Tarik Ulur PTM Terbatas di Bandarlampung

Redaksi

Rabu, 26 Januari 2022 - 16:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana usai membagikan insentif perangkat kelurahan di Kecamatan Enggal, Rabu (26/1). Foto: Netizenku.com

Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana usai membagikan insentif perangkat kelurahan di Kecamatan Enggal, Rabu (26/1). Foto: Netizenku.com

“Senin akan kita evaluasi, kalau berjalan baik kita akan lakukan terus. Tapi kalau ada yang kita takutkan, secara bertahap kita lakukan,” ujar dia.

Wali Kota mengajak aparatur di tingkat kelurahan bekerja sama menyukseskan program vaksinasi Covid-19 anak-anak usia 6-11 tahun agar PTM Terbatas di sekolah berlangsung dengan baik.

Optimalisasi vaksinasi Covid-19 bagi anak usia 6-11 tahun terus dilakukan sejak diluncurkan pada Senin, 20 Desember 2021.

Baca Juga  Tubaba Masih Nol Kasus PMK, Tapi Vaksinasi Ternak Baru Capai 30 Persen

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bagi anak-anak yang belum divaksinasi biar belajar daring (dalam jaringan) saja dulu. Setelah divaksinasi baru belajar tatap muka kembali,” kata Eva Dwiana.

Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19 menyebutkan pendidik dan tenaga kependidikan (PTK) yang sudah divaksinasi wajib menyediakan layanan PTM Terbatas dan PTK yang belum divaksinasi disarankan mengajar secara jarak jauh.

Baca Juga  Dukung Tubaba Cerdas, Disperpusip Gelar Layanan Keliling ke Sekolah dan Pesantren

Plh Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bandarlampung, Mulyadi, mengatakan PTK di satuan pendidikan jenjang PAUD, TK, SD, SMP mulai menerima vaksin booster pada 27-28 Januari 2022.

“Sebanyak 12.000 guru lebih akan menerima vaksin booster di sentra-sentra vaksinasi di 20 kecamatan se-Bandarlampung,” ujar dia ketika dihubungi Netizenku, Rabu (26/1) sore.

Mulyadi menjelaskan PTK yang menerima vaksin booster sudah menerima dosis lengkap dengan selang waktu 6 bulan usai divaksinasi dosis kedua.

Baca Juga  Transfer Turun, PAD Naik: Tubaba Rombak Proyeksi APBD Perubahan 2026

Data vaksinasi Covid-19 Kemenkes RI per tanggal 26 Januari 2022 pukul 12.00 Wib di Kota Bandarlampung menyebutkan capaian vaksinasi anak-anak dosis pertama 76.282 dan dosis kedua 22.633 orang.

Berdasarkan data KPCPEN (Komite Penanganan Covid-19 Pemulihan Ekonomi Nasional) jumlah anak usia 6-11 tahun di Bandarlampung sebanyak 111.025 orang. (Josua)

Berita Terkait

Abu Vulkanik Krakatau Ancam Siswa, Syukron Desak Sekolah Libur Sementara
Seminar Al-Aqsha di Lampung Dorong Generasi Muda Temukan Peran Nyata untuk Palestina
Perubahan KUA-PPAS 2026 Pringsewu Disepakati, Belanja Daerah Naik Jadi Rp1,195 Triliun
Gubernur Lampung Perkuat Operasi Terpadu Tangani Karhutla
Tubaba Nihil PHK Semester I 2026, Disnakertrans Siapkan Tim Monitoring ke Perusahaan
BPBD Padamkan Kebakaran TPA Bakung Teluk Betung Barat
32 Pramuka Tubaba Siap Bawa Nama Daerah ke Jambore Nasional XII 2026
Tubaba Gandeng ATR/BPN Integrasikan Data Pertanahan, Bidik Optimalisasi PAD

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 12:11 WIB

Kejari Lampung Selatan Tetapkan Yayasan Bussaina sebagai Wali Sah Delapan Anak

Jumat, 11 September 2026 - 15:04 WIB

Zulkifli Hasan Pastikan Bantuan Pangan Beras Berlanjut hingga Akhir 2026

Selasa, 8 September 2026 - 12:25 WIB

32.415 Warga Lampung Selatan Terdampak Erupsi Anak Krakatau

Minggu, 6 September 2026 - 19:14 WIB

Mendes PDT Soroti Kebun Anggur BUMDes Merak Berseri di Lampung Selatan

Minggu, 6 September 2026 - 18:38 WIB

Komisi X DPR RI Dorong Revitalisasi Sekolah dan Penyelesaian Status Guru PPPK

Minggu, 6 September 2026 - 18:21 WIB

Komisi X DPR RI Dorong Pemerataan Sarana Pendidikan melalui Program Revitalisasi Sekolah

Minggu, 6 September 2026 - 18:18 WIB

Erupsi Gunung Anak Krakatau Meningkat, Pemkab Lampung Selatan Siapkan Langkah Antisipasi

Minggu, 6 September 2026 - 18:16 WIB

Gunung Anak Krakatau Level III, Pemkab Lampung Selatan Imbau Warga Tetap Tenang dan Waspada

Berita Terbaru