Tubaba Gandeng ATR/BPN Integrasikan Data Pertanahan, Bidik Optimalisasi PAD

Arie

Senin, 10 Agustus 2026 - 22:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Lampung, bersama Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Tubaba mulai memperkuat sinergi untuk mengintegrasikan data pertanahan dengan sistem perpajakan daerah.

Tulang Bawang Barat (Netizenku.com): Langkah tersebut diarahkan untuk meningkatkan akurasi data sekaligus mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya dari sektor Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) serta Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2).

Pembahasan draf Nota Kesepakatan dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pemkab Tubaba dan ATR/BPN Tubaba dijadwalkan berlangsung Rabu (12/8/2026) di Ruang Rapat Asisten I.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Tubaba, Untung Budiono, mengatakan agenda ini menjadi tindak lanjut atas rencana kerja sama pengelolaan BPHTB, PBB-P2, sekaligus pelaksanaan pendaftaran tanah.

“Tak hanya menyangkut administrasi pertanahan, kerja sama tersebut juga diarahkan pada pengintegrasian data pertanahan dengan data PBB-P2 dan BPHTB. Pemanfaatan Peta Zona Nilai Tanah (ZNT) turut menjadi bagian penting dalam rancangan kerja sama tersebut,” kata dia.

Integrasi ini, lanjut dia, dinilai strategis, karena data pertanahan yang akurat dapat menjadi salah satu fondasi dalam meningkatkan ketepatan pendataan objek maupun subjek pajak.

“Dengan demikian, potensi penerimaan daerah dari sektor pertanahan dan perpajakan diharapkan dapat teridentifikasi secara lebih optimal,” ulasnya.

Baca Juga  Bupati Tubaba: Disiplin Kunci Raih Cita-cita

Menurutnya, selama ini, pengelolaan data yang melibatkan berbagai instansi membutuhkan koordinasi dan sinkronisasi agar tidak terjadi perbedaan data. Melalui kerja sama Pemkab Tubaba dan ATR/BPN, proses tersebut diharapkan dapat dilakukan secara lebih terpadu.

“Penguatan sektor PAD menjadi penting bagi Tubaba di tengah kebutuhan pembiayaan pembangunan dan pelayanan publik. Semakin optimal penerimaan daerah, semakin besar pula ruang fiskal pemerintah daerah dalam mendukung berbagai program yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat,” ungkapnya.

Karena itu, kerja sama ini tidak hanya dipandang sebagai kesepakatan administratif antarlembaga, tetapi sebagai upaya membangun sistem pengelolaan data yang dapat mendukung kebijakan perpajakan daerah secara lebih akurat, transparan, dan terukur.

Baca Juga  Kapolres Tubaba Sambangi Kejari, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

Pembahasan rencana kerja sama tersebut akan melibatkan sejumlah perangkat daerah terkait, mulai dari Sekretaris Daerah, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Inspektorat, BKAD, Bapperida, Bapenda, Dinas PUPR, Dinas Dukcapil, Dinas Perkimta, Dinas PMT, Dinas Kominfo hingga sejumlah bagian di lingkungan Setdakab Tubaba.

Melalui sinergi tersebut, Pemkab Tubaba berharap pengelolaan data pertanahan dan perpajakan tidak lagi berjalan secara parsial. Integrasi data diharapkan mampu memperkuat basis penerimaan daerah sekaligus mendukung tata kelola pemerintahan yang semakin efektif dan berbasis data.(*)

Editor : Arie

Berita Terkait

Kwarcab Tubaba Buka KMD Angkatan X 2026, 75 Peserta Disiapkan Jadi Pembina Pramuka Berkualitas
Ribuan Warga Tubaba Salat Istisqa, Doakan Hujan Segera Turun
Pemkab Tubaba Cari Formula Pembiayaan Siltap Aparatur Tiyuh di Tengah Keterbatasan Fiskal
Pemkab Tubaba Diminta Perketat Penganggaran Belanja Hibah dalam APBD 2027
TP PKK Lampung Canangkan Desa TAPIS di Tubaba, Perkuat Pemberdayaan Keluarga
Pengurus Baru Pramuka Tulang Bawang Udik Resmi Dilantik, Ini Pesan Tegas Ketua Kwarcab Tubaba
Sekda Tubaba Tekankan Ketelitian Belanja Hibah dalam Penyusunan APBD 2027
DPRD Tubaba Sahkan Raperda APBD-P 2026, Busroni Tegaskan Pengawasan Tak Berhenti di Paripurna

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Pemkab Pringsewu Gelar Gerakan Penetrasi Pasar untuk Kendalikan Harga dan Inflasi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:19 WIB

Bupati Pringsewu: Ormas Punya Peran Strategis dalam Pembangunan Daerah

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Bupati Pringsewu Ajukan R-APBD 2027 Senilai Rp1,138 Triliun

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:07 WIB

Catur PWI Lampung Bidik Tiga Emas pada Porwanas 2027

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:37 WIB

Kejari Pringsewu Tempuh Restorative Justice dalam Kasus Pencurian HP

Rabu, 30 September 2026 - 12:29 WIB

Kejari Pringsewu Musnahkan Barang Bukti dari 72 Perkara, Ada Sabu hingga Senjata Api

Selasa, 29 September 2026 - 19:39 WIB

105 Pelaku UMKM Pringsewu Ikuti Pelatihan Kemitraan Bersama Indomaret

Senin, 28 September 2026 - 19:56 WIB

Jambret Tas Berisi Rp1,6 Juta di Gadingrejo Terjatuh Saat Kabur

Berita Terbaru

Lampung

BULOG Lampung Serap 241.319 Ton Beras hingga Oktober 2026

Jumat, 9 Okt 2026 - 15:46 WIB