Transfer Turun, PAD Naik: Tubaba Rombak Proyeksi APBD Perubahan 2026

Arie

Jumat, 7 Agustus 2026 - 20:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Lampung, melakukan penyesuaian terhadap struktur keuangan daerah dalam Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026.

Tulang Bawang Barat (Netizenku.com): Salah satu perubahan yang menjadi perhatian terlihat pada target pendapatan daerah. Dalam rancangan perubahan tersebut, pendapatan Tubaba diproyeksikan turun dari sebelumnya Rp831,97 miliar menjadi Rp820,33 miliar.

Penurunan tersebut terutama dipengaruhi berkurangnya proyeksi Pendapatan Transfer. Namun, di tengah penyesuaian tersebut, Pemkab Tubaba justru menargetkan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal itu disampaikan Bupati Tubaba, Ir. Novriwan Jaya, S.P., dalam Rapat Paripurna DPRD Tubaba dalam rangka penyampaian Rancangan Perubahan KUA dan PPAS Perubahan APBD 2026 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Tubaba, Jumat (7/8/2026).

Baca Juga  301 Warga Tubaba Jadi CPMI Semester I 2026, Taiwan Jadi Tujuan Favorit

Bupati hadir didampingi Wakil Bupati Tubaba, Nadirsyah, bersama unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, jajaran pejabat Pemkab Tubaba, serta anggota DPRD.

Berdasarkan rancangan yang disampaikan, PAD Tubaba diproyeksikan meningkat dari Rp71,33 miliar menjadi Rp77,92 miliar. Sementara Pendapatan Transfer mengalami penyesuaian dari Rp760,64 miliar menjadi Rp742,41 miliar.

Kondisi tersebut menunjukkan pemerintah daerah perlu semakin mengoptimalkan sumber-sumber pendapatan yang berasal dari daerah sendiri, seiring adanya perubahan pada penerimaan transfer.

Pada sisi belanja, total Belanja Daerah juga mengalami penyesuaian, dari semula Rp827,47 miliar menjadi Rp818,01 miliar. Angka tersebut terdiri atas Belanja Operasi dan Belanja Modal sebesar Rp697,55 miliar, Belanja Tidak Terduga Rp350 juta, serta Belanja Transfer sebesar Rp120,10 miliar.

Baca Juga  Pemkab Tubaba Mediasi Sengketa Lahan Warga, Dua Pihak Sepakat Berdamai

Sementara itu, Penerimaan Pembiayaan Daerah mengalami kenaikan cukup besar, dari Rp8,5 miliar menjadi Rp40,68 miliar. Adapun Pengeluaran Pembiayaan Daerah berubah dari Rp13 miliar menjadi Rp43 miliar.

Bupati Novriwan Jaya menjelaskan, perubahan KUA dan PPAS merupakan bagian penting dalam menyesuaikan arah kebijakan pembangunan dengan perkembangan kondisi ekonomi, kebutuhan masyarakat, kemampuan fiskal daerah, serta kebijakan pemerintah yang berlaku.

Menurutnya, seluruh perubahan tersebut harus dikelola secara terukur agar keterbatasan ruang fiskal tidak menghambat program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.

Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2026 nantinya menjadi landasan dalam penyusunan Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Kabupaten Tulang Bawang Barat Tahun Anggaran 2026.

Baca Juga  Pemkab Tubaba Rancang Perlindungan Lingkungan 30 Tahun, Lewat RPPLH Tahun 2026-2056

“Kami berharap seluruh pihak dapat terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam menghadapi berbagai isu strategis serta mewujudkan pengelolaan APBD yang lebih efektif, efisien, transparan, dan akuntabel sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” ujar Novriwan.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD Tubaba atas dukungan serta kerja sama yang telah terjalin.”Kami berharap pembahasan perubahan KUA-PPAS dapat berjalan secara konstruktif dan menghasilkan kebijakan anggaran yang tepat sasaran,” harapnya.

Dengan menurunnya proyeksi pendapatan transfer di satu sisi dan meningkatnya PAD di sisi lain, perubahan APBD 2026 menjadi momentum bagi Tubaba untuk memperkuat kemandirian fiskal sekaligus memastikan setiap belanja daerah benar-benar diarahkan untuk kebutuhan prioritas masyarakat dan keberlanjutan pembangunan.(*)

Editor : Arie

Berita Terkait

Pengurus Baru Pramuka Tulang Bawang Udik Resmi Dilantik, Ini Pesan Tegas Ketua Kwarcab Tubaba
Sekda Tubaba Tekankan Ketelitian Belanja Hibah dalam Penyusunan APBD 2027
DPRD Tubaba Sahkan Raperda APBD-P 2026, Busroni Tegaskan Pengawasan Tak Berhenti di Paripurna
Abu Vulkanik Krakatau Ancam Siswa, Syukron Desak Sekolah Libur Sementara
Seminar Al-Aqsha di Lampung Dorong Generasi Muda Temukan Peran Nyata untuk Palestina
Perubahan KUA-PPAS 2026 Pringsewu Disepakati, Belanja Daerah Naik Jadi Rp1,195 Triliun
Pramuka Tubaba Diminta Jadi Teladan, Bupati Novriwan Soroti Pangan, Disiplin, dan Penanganan Sampah Plastik
Kapolres Tubaba Ajak Pers Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 21:31 WIB

Lima Presidium KAI Lampung Periode 2026-2031 Resmi Dilantik

Sabtu, 19 September 2026 - 15:52 WIB

Gubernur Lampung Dorong Hilirisasi Komoditas Unggulan Lampung

Sabtu, 19 September 2026 - 15:50 WIB

Lampung Perkuat Pengembangan Bawang Putih Dukung Swasembada Nasional 2029

Sabtu, 19 September 2026 - 15:48 WIB

Pemprov Lampung Dorong Persaingan Usaha Sehat untuk Perkuat Investasi dan Hilirisasi

Sabtu, 19 September 2026 - 15:45 WIB

Gubernur Mirza Dorong BAZNAS Perkuat Peran Zakat untuk Entaskan Kemiskinan

Jumat, 18 September 2026 - 20:36 WIB

Elly Wahyuni Nilai Kebijakan Pendidikan Ringankan Beban Masyarakat Lampung

Jumat, 18 September 2026 - 20:26 WIB

Mahasiswa Lampung Desak Pemerintah Benahi Infrastruktur hingga Usut Tambang Ilegal

Jumat, 18 September 2026 - 20:18 WIB

51 Sekolah di Lampung Terkonfirmasi Tolak Program MBG

Berita Terbaru

Lampung

Lima Presidium KAI Lampung Periode 2026-2031 Resmi Dilantik

Sabtu, 19 Sep 2026 - 21:31 WIB