301 Warga Tubaba Jadi CPMI Semester I 2026, Taiwan Jadi Tujuan Favorit

Arie

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Taiwan menjadi magnet utama bagi warga Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Lampung, yang ingin bekerja ke luar negeri. Sepanjang Semester I 2026, sebanyak 301 warga Tubaba tercatat sebagai Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI), dan 201 di antaranya memilih Taiwan sebagai negara tujuan penempatan.

Tulang Bawang Barat (Netizenku.com): Data Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Tubaba menunjukkan, jumlah CPMI tersebut didominasi perempuan. Dari total 301 orang, sebanyak 226 CPMI merupakan perempuan, sementara laki-laki berjumlah 75 orang.

Kepala Bidang Pelatihan dan Penempatan Disnakertrans Tubaba, Mirra Desthari Thiodora, mengatakan data tersebut merupakan hasil pendataan CPMI asal Tubaba selama Semester I 2026.

Baca Juga  Bukan Sekadar Bantuan, Tubaba Bangun Ekosistem Usaha Warga dari Modal hingga Perlindungan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jumlah CPMI pada Semester I 2026 sebanyak 301 orang, terdiri dari 75 laki-laki dan 226 perempuan,” kata Thiodora, Rabu (12/8/2026).

Tingginya minat warga Tubaba untuk bekerja di Taiwan terlihat dari jumlah CPMI yang memilih negara tersebut. Dari 301 CPMI, sebanyak 201 orang tercatat memilih Taiwan.

Negara tujuan berikutnya adalah Singapura dengan 29 CPMI, Hong Kong 28 orang, dan Malaysia 26 orang. Sementara Turki menjadi tujuan bagi 7 CPMI.

Adapun Jerman, Kroasia, dan Brunei Darussalam masing-masing dipilih oleh 2 CPMI. Sedangkan Slovakia, Arab Saudi, Jepang, dan Yunani masing-masing tercatat memiliki 1 CPMI asal Tubaba.

Baca Juga  Tubaba Jadi Contoh Daerah Lain Berkat Inovasi dan Pemberdayaan Masyarakat

Jika dilihat dari daerah asal, Kecamatan Tulang Bawang Tengah menjadi penyumbang CPMI terbanyak dengan 89 orang.

Gunung Terang dan Tumijajar berada di posisi berikutnya dengan masing-masing 39 CPMI. Kemudian Gunung Agung 36 orang, Way Kenanga 31 orang, Lambu Kibang 27 orang, Batu Putih 18 orang, Tulang Bawang Udik 17 orang, dan Pagar Dewa 5 orang.

Sementara berdasarkan sektor pekerjaan, mayoritas CPMI asal Tubaba memilih pekerjaan di sektor informal. Jumlahnya mencapai 219 orang, sedangkan CPMI yang masuk sektor formal sebanyak 82 orang.

Baca Juga  Pemkab Tubaba Identifikasi Kebutuhan SMP Karya Bhakti untuk Perbaikan Fasilitas Belajar

Disnakertrans Tubaba memastikan hingga saat ini belum menerima laporan maupun menemukan adanya PMI asal Tubaba yang bekerja melalui jalur ilegal sepanjang 2026.

“Untuk PMI ilegal, sampai saat ini belum ada laporan maupun temuan,” ungkap Thiodora.

Tidak hanya soal jalur keberangkatan, Thiodora juga menyebut belum terdapat kendala yang dilaporkan dalam proses penempatan CPMI asal Tubaba sepanjang 2026.

“Meski demikian, pengawasan tetap dilakukan untuk memastikan warga Tubaba yang bekerja ke luar negeri melalui jalur resmi mendapatkan proses penempatan sesuai ketentuan,” pungkasnya.(*)

Editor : Arie

Berita Terkait

Ribuan Warga Tubaba Salat Istisqa, Doakan Hujan Segera Turun
Pemkab Tubaba Cari Formula Pembiayaan Siltap Aparatur Tiyuh di Tengah Keterbatasan Fiskal
Pemkab Tubaba Diminta Perketat Penganggaran Belanja Hibah dalam APBD 2027
TP PKK Lampung Canangkan Desa TAPIS di Tubaba, Perkuat Pemberdayaan Keluarga
Pengurus Baru Pramuka Tulang Bawang Udik Resmi Dilantik, Ini Pesan Tegas Ketua Kwarcab Tubaba
Sekda Tubaba Tekankan Ketelitian Belanja Hibah dalam Penyusunan APBD 2027
DPRD Tubaba Sahkan Raperda APBD-P 2026, Busroni Tegaskan Pengawasan Tak Berhenti di Paripurna
Pramuka Tubaba Diminta Jadi Teladan, Bupati Novriwan Soroti Pangan, Disiplin, dan Penanganan Sampah Plastik

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 16:44 WIB

Pemprov Lampung Kantongi Rp12,3 Miliar dari Retribusi Pemanfaatan Rumija

Jumat, 25 September 2026 - 20:27 WIB

Pemprov Lampung dan PTA Bandar Lampung Perkuat Sinergi Tekan Angka Perceraian

Jumat, 25 September 2026 - 15:50 WIB

Hari Tani Nasional, Harga Singkong Lampung Mulai Menguat

Kamis, 24 September 2026 - 21:26 WIB

Kemah Bhakti Satya Linmas, Gubernur Mirza Dorong Penguatan Peran Satlinmas

Kamis, 24 September 2026 - 21:00 WIB

Gubernur Lampung Dorong Petani Lampung Kembangkan Pupuk Hayati Secara Mandiri

Kamis, 24 September 2026 - 20:52 WIB

Pemprov Lampung Tindaklanjuti Aspirasi PPRL soal Konflik Agraria

Kamis, 24 September 2026 - 20:30 WIB

Gubernur Mirza Launching Perlindungan Jamsostek bagi 98.809 Pekerja Rentan di Lampung

Kamis, 24 September 2026 - 19:46 WIB

Lampung Raih Penghargaan Provinsi Terbaik Regional Sumatera dalam Pengendalian Inflasi

Berita Terbaru

Lampung Selatan

ASDP Bakauheni Dukung Pelaksanaan HPN dan Porwanas 2027 di Lampung

Jumat, 25 Sep 2026 - 18:42 WIB

Lampung

Hari Tani Nasional, Harga Singkong Lampung Mulai Menguat

Jumat, 25 Sep 2026 - 15:50 WIB