Lampung Perkuat Pengembangan Bawang Putih Dukung Swasembada Nasional 2029

Tauriq Attala Gibran

Sabtu, 19 September 2026 - 15:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Pemerintah Provinsi Lampung memperkuat pengembangan komoditas bawang putih sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan dan target swasembada bawang putih nasional pada 2029.

Lampung (Netizenku.com): Upaya tersebut dibahas Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan bersama Direktur Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian RI Taufiq Ratule di ruang kerja Sekdaprov Lampung, Jumat (18/9/2026).

Pembahasan mencakup pengembangan lahan, dukungan bagi petani, ketersediaan benih, hingga langkah yang perlu disiapkan untuk memperluas budidaya bawang putih di Lampung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemerintah menargetkan swasembada bawang putih nasional dapat tercapai pada 2029. Untuk mendukung target tersebut, Kementerian Pertanian pada 2026 mengembangkan bawang putih seluas 5.000 hektare di berbagai daerah.

Baca Juga  Pemprov Lampung dan Kejati Perkuat Sinergi Kawal Program Pemerintah dan Pelayanan Publik

Hasil panen dari pengembangan tersebut juga diarahkan untuk memenuhi kebutuhan benih pada musim tanam berikutnya, sehingga budidaya dapat terus berlanjut dan tidak bergantung pada pasokan benih dari luar.

Lampung menjadi salah satu daerah yang mendapat dukungan pengembangan bawang putih. Tahun ini, seluas 40 hektare lahan di Kabupaten Lampung Barat dialokasikan untuk pengembangan komoditas tersebut, disertai dukungan benih dan berbagai sarana produksi bagi petani.

Pemprov Lampung turut memberikan dukungan melalui penyediaan Pupuk Hayati Cair (PHC) bagi kelompok tani yang melaksanakan pengembangan bawang putih.

Pengembangan bawang putih tersebut diharapkan tidak berhenti pada satu musim tanam. Sebagian hasil panen akan diserap penangkar atau offtaker yang telah disiapkan pemerintah, sementara sebagian lainnya dapat dimanfaatkan sebagai benih untuk musim tanam 2027.

Baca Juga  BPBD Lampung Siap Bantu Korban Gempa NTT

Langkah tersebut diharapkan dapat menjaga keberlanjutan budidaya sekaligus mendorong petani semakin mampu mengembangkan bawang putih secara mandiri.

Peluang pengembangan bawang putih di Lampung juga masih terbuka. Pada 2027, Kementerian Pertanian menargetkan perluasan tanam bawang putih secara nasional mencapai 20.000 hektare.

Berdasarkan hasil pemetaan, Lampung memiliki potensi lahan sekitar 870 hektare yang dapat dikembangkan untuk komoditas bawang putih.

Selain dukungan pemerintah melalui APBN, Lampung juga akan mendapatkan alokasi wajib tanam bawang putih seluas 100 hektare pada 2027 melalui kerja sama antara importir dan petani.

Baca Juga  Pemprov Lampung Perkuat Vokasi untuk Kerja Global

Untuk memastikan pengembangan berjalan sesuai target, Kabupaten Lampung Barat dan Tanggamus akan melakukan identifikasi lahan potensial sekaligus memetakan berbagai kendala yang dihadapi di lapangan.

Peningkatan kapasitas petugas pengawasan benih juga menjadi perhatian guna menjaga ketersediaan dan mutu benih bawang putih. Pelatihan bagi petugas akan dilakukan untuk memperkuat kemampuan dalam pengawasan dan sertifikasi benih.

Pengembangan bawang putih di Lampung diharapkan terus dilakukan secara berkelanjutan, sehingga tidak hanya meningkatkan produksi daerah, tetapi juga berkontribusi terhadap pemenuhan kebutuhan bawang putih nasional menuju target swasembada pada 2029. (*)

Berita Terkait

Gubernur Lampung Dorong Hilirisasi Komoditas Unggulan Lampung
Pemprov Lampung Dorong Persaingan Usaha Sehat untuk Perkuat Investasi dan Hilirisasi
Gubernur Mirza Dorong BAZNAS Perkuat Peran Zakat untuk Entaskan Kemiskinan
Mikdar Ilyas: Kepuasan Publik 81 Persen terhadap Mirza Sejalan dengan Kinerja Pemerintahan
Elly Wahyuni Nilai Kebijakan Pendidikan Ringankan Beban Masyarakat Lampung
Mahasiswa Lampung Desak Pemerintah Benahi Infrastruktur hingga Usut Tambang Ilegal
51 Sekolah di Lampung Terkonfirmasi Tolak Program MBG
Survei Rakata: Kepuasan Publik terhadap Kinerja Mirza-Jihan di Atas 80 Persen

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 15:52 WIB

Gubernur Lampung Dorong Hilirisasi Komoditas Unggulan Lampung

Sabtu, 19 September 2026 - 15:50 WIB

Lampung Perkuat Pengembangan Bawang Putih Dukung Swasembada Nasional 2029

Sabtu, 19 September 2026 - 15:48 WIB

Pemprov Lampung Dorong Persaingan Usaha Sehat untuk Perkuat Investasi dan Hilirisasi

Sabtu, 19 September 2026 - 15:45 WIB

Gubernur Mirza Dorong BAZNAS Perkuat Peran Zakat untuk Entaskan Kemiskinan

Jumat, 18 September 2026 - 20:38 WIB

Mikdar Ilyas: Kepuasan Publik 81 Persen terhadap Mirza Sejalan dengan Kinerja Pemerintahan

Jumat, 18 September 2026 - 20:26 WIB

Mahasiswa Lampung Desak Pemerintah Benahi Infrastruktur hingga Usut Tambang Ilegal

Jumat, 18 September 2026 - 20:18 WIB

51 Sekolah di Lampung Terkonfirmasi Tolak Program MBG

Jumat, 18 September 2026 - 13:51 WIB

Survei Rakata: Kepuasan Publik terhadap Kinerja Mirza-Jihan di Atas 80 Persen

Berita Terbaru