Mahasiswa Lampung Desak Pemerintah Benahi Infrastruktur hingga Usut Tambang Ilegal

Tauriq Attala Gibran

Jumat, 18 September 2026 - 20:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Gerakan Mahasiswa Lampung mendesak pemerintah segera membenahi sejumlah persoalan yang dinilai masih berdampak langsung terhadap masyarakat.

Lampung (Netizenku.com): Desakan tersebut disampaikan mahasiswa saat menggelar aksi unjuk rasa di Gedung DPRD Provinsi Lampung, Jumat (18/9/2026). Dalam aksi itu, mahasiswa membawa 14 tuntutan yang mencakup sektor infrastruktur, pelayanan publik, lingkungan, pangan, hingga pemberdayaan UMKM.

Koordinator aksi, Raco dari Universitas Bandar Lampung (UBL), mengatakan berbagai tuntutan tersebut merupakan bentuk penyampaian aspirasi masyarakat yang membutuhkan perhatian dan tindak lanjut pemerintah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga  Gubernur Lampung Dukung FGD Nasional Jalan Tol Digelar di Lampung

Salah satu persoalan yang disuarakan mahasiswa yakni pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, terutama ketersediaan air bersih di tengah kondisi kekeringan yang terjadi di sejumlah wilayah.

“Kami menuntut pemerintah menjamin air bersih bagi masyarakat yang terdampak kekeringan, melakukan audit total pelayanan kesehatan, dan memaksimalkan transportasi umum di Lampung,” ujar Raco dalam orasinya.

Selain kebutuhan dasar dan pelayanan publik, mahasiswa menyoroti kondisi infrastruktur jalan. Mereka meminta pemerintah meningkatkan pemeliharaan jalan serta mengambil tindakan terhadap kendaraan yang melanggar ketentuan dimensi dan muatan atau over dimension over loading (ODOL).

“Kami juga menuntut optimalisasi pemeliharaan jalan di Lampung, tindakan tegas terhadap kendaraan ODOL, serta optimalisasi penerangan jalan,” katanya.

Baca Juga  Pengusaha Jambi Laporkan Dugaan Penipuan Proyek Fiktif Rp465 Juta ke Polda Lampung

Menurut Raco, persoalan jalan menjadi salah satu perhatian mahasiswa karena masih ditemukan ruas jalan yang mengalami kerusakan di sejumlah wilayah Lampung. Mereka juga meminta adanya evaluasi terhadap tarif tol yang berlaku di daerah tersebut.

“Kami menuntut evaluasi total tarif tol di Lampung dan menghadirkan bursa pangan,” lanjutnya.

Di sektor ekonomi kerakyatan, mahasiswa meminta pemerintah memberikan ruang usaha yang lebih memadai bagi pelaku UMKM. Mereka juga mendorong pelaksanaan reforma agraria yang ditujukan untuk kepentingan masyarakat.

Baca Juga  Pemprov Lampung Gelar Salat Istisqa di Tengah Kemarau dan Erupsi Gunung Anak Krakatau

“Kami menuntut disediakan ruang usaha bagi UMKM dan diwujudkan reforma agraria untuk rakyat,” kata Raco.

Isu lingkungan juga menjadi bagian dari 14 tuntutan yang disampaikan dalam aksi tersebut. Mahasiswa meminta pemerintah melakukan pembenahan terhadap sistem pengelolaan sampah sekaligus memperkuat pengawasan terhadap aktivitas yang berpotensi merusak lingkungan.

“Kami juga menuntut pembenahan total pengelolaan sampah dan mengusut tuntas tambang ilegal di Way Kanan,” tegasnya.

Melalui aksi tersebut, mahasiswa meminta berbagai persoalan yang mereka sampaikan tidak berhenti pada penyampaian aspirasi, tetapi ditindaklanjuti pemerintah melalui kebijakan dan langkah konkret. (*)

Berita Terkait

Marindo Kurniawan Tekankan Penguatan Forum Penataan Ruang untuk Dukung Investasi Lampung
Gubernur Mirza Tinjau Antrean BBM, Soroti Pelayanan SPBU dan Usulan Tambahan Kuota
Marindo Kurniawan Lantik Imam Ghozali sebagai Staf Ahli Gubernur Lampung
BULOG Lampung Serap 241.319 Ton Beras hingga Oktober 2026
IJP Lampung Desak Evaluasi Tim Media Gubernur
Inflasi Lampung Terendah di Sumatera, Mikdar Apresiasi Kinerja Gubernur
Gubernur Mirza Paparkan Strategi Penguatan Ekonomi dan Ketahanan Pangan Berbasis Desa
Lampung Catat Inflasi September 0,14 Persen, Terendah di Sumatera

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:52 WIB

6.149 SKCK Diterbitkan Polres Pringsewu hingga September 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:19 WIB

Bupati Pringsewu: Ormas Punya Peran Strategis dalam Pembangunan Daerah

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Bupati Pringsewu Ajukan R-APBD 2027 Senilai Rp1,138 Triliun

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:07 WIB

Catur PWI Lampung Bidik Tiga Emas pada Porwanas 2027

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:37 WIB

Kejari Pringsewu Tempuh Restorative Justice dalam Kasus Pencurian HP

Rabu, 30 September 2026 - 12:29 WIB

Kejari Pringsewu Musnahkan Barang Bukti dari 72 Perkara, Ada Sabu hingga Senjata Api

Selasa, 29 September 2026 - 19:39 WIB

105 Pelaku UMKM Pringsewu Ikuti Pelatihan Kemitraan Bersama Indomaret

Senin, 28 September 2026 - 19:56 WIB

Jambret Tas Berisi Rp1,6 Juta di Gadingrejo Terjatuh Saat Kabur

Berita Terbaru

Lampung

BULOG Lampung Serap 241.319 Ton Beras hingga Oktober 2026

Jumat, 9 Okt 2026 - 15:46 WIB

Pringsewu

6.149 SKCK Diterbitkan Polres Pringsewu hingga September 2026

Kamis, 8 Okt 2026 - 20:52 WIB