Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal melantik M. Galang Putra Rahman sebagai Wakil Bupati Way Kanan sisa masa jabatan 2025-2030. Pelantikan berlangsung di Balai Keratun Lantai III, Kompleks Kantor Pemerintah Provinsi Lampung, Jumat (30/10/2026).
Lampung (Netizenku.com): Pada kesempatan yang sama, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung Purnama Wulan Sari Mirza melantik Sasa Chalim Nur Syajarotuddur sebagai Ketua Tim Penggerak PKK, Ketua Tim Pembina Posyandu, dan Ketua Dekranasda Kabupaten Way Kanan sisa masa bakti 2025-2030.
Dalam sambutannya, Gubernur Mirza mengucapkan selamat kepada M. Galang Putra Rahman dan mengingatkan bahwa jabatan Wakil Bupati merupakan amanah sekaligus tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan integritas, dedikasi, dan kesungguhan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menegaskan, kepentingan masyarakat harus menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan pemerintahan. Keberhasilan seorang pemimpin, kata dia, diukur dari manfaat nyata yang dirasakan masyarakat.
“Amanah adalah kepercayaan dan tanggung jawab yang besar. Jalankan dengan integritas, dengan dedikasi, dan dengan kesungguhan. Utamakan kepentingan masyarakat. Ukurannya sederhana, bagaimana masyarakat Way Kanan bisa merasakan manfaat dari kehadiran kita,” ujar Mirza.
Gubernur menitipkan tiga hal utama kepada Wakil Bupati Way Kanan. Pertama, membantu Bupati dalam pembinaan aparatur dengan menerapkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), menjunjung tinggi sistem merit, menjaga netralitas, serta menegakkan disiplin ASN.
Kedua, menjaga integritas dan menghindari segala bentuk korupsi maupun penyalahgunaan wewenang. Ketiga, aktif turun ke lapangan untuk mendengarkan aspirasi masyarakat hingga tingkat kampung agar kebijakan pemerintah tepat sasaran.
Selain itu, Mirza meminta Pemerintah Kabupaten Way Kanan mendukung pelaksanaan program prioritas nasional dalam Asta Cita Presiden, di antaranya Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Ia mengingatkan agar pelaksanaan kedua program tersebut memperhatikan kualitas, standar operasional prosedur (SOP), serta pengawasan sehingga manfaatnya benar-benar diterima masyarakat yang menjadi sasaran.
Khusus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Mirza menyebut program tersebut menjadi salah satu instrumen pemerintah untuk menyalurkan bahan kebutuhan pokok bersubsidi secara tepat sasaran, menjaga stabilitas harga, menampung hasil pertanian, serta memperkuat ketahanan pangan.
Menurut Mirza, Way Kanan memiliki potensi besar di sektor pertanian dan perkebunan. Namun, peningkatan produksi harus diikuti pengolahan dan optimalisasi komoditas agar menghasilkan nilai tambah bagi petani sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat hingga tingkat kampung.
Ia menjelaskan, Pemerintah Provinsi Lampung memiliki program Desa Maju yang dirancang terintegrasi dengan program Asta Cita pemerintah pusat.
“Nilai tambah kekayaan komoditas yang ada di Way Kanan harus punya peran maksimal untuk meningkatkan ekonomi Way Kanan. Nilai tambah harus dibangun di desa, sehingga kesejahteraan dari komoditas bisa dirasakan langsung oleh petani,” katanya.
Pada kesempatan itu, Mirza juga menyampaikan selamat bertugas kepada Sasa Chalim Nur Syajarotuddur yang baru dilantik sebagai Ketua TP PKK, Ketua Tim Pembina Posyandu, dan Ketua Dekranasda Kabupaten Way Kanan.
Ia berharap ketiga lembaga tersebut dapat memperkuat peran dalam pemberdayaan masyarakat, khususnya melalui pelaksanaan 10 program pokok PKK, pemenuhan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) Posyandu, serta pelestarian dan pengembangan kerajinan daerah.
“Saya percaya di bawah kepemimpinan yang baru, PKK Kabupaten Way Kanan mampu mewujudkan 10 program pokok PKK, Posyandu juga mampu menjalankan 6 standar pelayanan minimal, dan Dekranasda juga mampu melestarikan serta mengembangkan kerajinan-kerajinan yang ada di Way Kanan,” pungkasnya. (*)








