Elly Wahyuni Nilai Kebijakan Pendidikan Ringankan Beban Masyarakat Lampung

Tauriq Attala Gibran

Jumat, 18 September 2026 - 20:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kebijakan Pemerintah Provinsi Lampung di sektor pendidikan dinilai mulai memberikan dampak terhadap masyarakat, terutama melalui penghapusan uang komite bagi siswa SMA/SMK negeri, penguatan Sekolah Terbuka, dukungan terhadap Sekolah Rakyat, serta perluasan akses pelajar untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri (PTN).

Lampung (Netizenku.com): Sekretaris Komisi V DPRD Lampung, Elly Wahyuni, menilai berbagai kebijakan tersebut menjadi bagian dari kinerja pemerintahan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dan Wakil Gubernur Jihan Nurlela yang manfaatnya semakin dirasakan masyarakat.

Penilaian tersebut sejalan dengan hasil survei Rakata Analytics and Advisory yang digelar pada Agustus 2026. Survei terhadap 800 responden dengan margin of error ±3,5 persen mencatat tingkat kepuasan terhadap kinerja Gubernur Mirza sebesar 81,75 persen, sedangkan Wakil Gubernur Jihan sebesar 80,38 persen.

Baca Juga  Gubernur Lampung Dukung Lampung Financial Festival 2026

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pendidikan itu kebutuhan dasar. Ketika uang komite dihapus, tentu beban orang tua menjadi lebih ringan. Ini bentuk keberpihakan pemerintah kepada masyarakat,” kata Elly, Jumat (18/9/2026).

Menurut Elly, pembangunan sektor pendidikan tidak cukup hanya diukur dari jumlah sekolah maupun fasilitas yang tersedia. Pemerintah juga harus memastikan tidak ada anak yang kehilangan kesempatan belajar akibat persoalan ekonomi maupun keterbatasan akses.

Karena itu, ia menilai keberadaan Sekolah Terbuka menjadi salah satu langkah penting untuk menjangkau anak-anak yang tidak dapat mengikuti pola pendidikan reguler.

“Jangan sampai ada anak Lampung yang putus sekolah hanya karena keadaan. Pemerintah harus memastikan mereka tetap memiliki akses untuk belajar dan meraih masa depan,” ujarnya.

Baca Juga  Antrean BBM Solar Hambat Ekonomi Lampung, Budi Hadi Minta Pertamina Tambah Pasokan dan SPBN

Elly juga menilai dukungan terhadap program Sekolah Rakyat dapat membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi anak-anak dari keluarga yang membutuhkan.

Selain itu, semakin banyaknya pelajar Lampung yang berhasil menembus PTN dinilai menjadi salah satu indikator penting dalam melihat perkembangan akses pendidikan di daerah.

“Kalau anak-anak Lampung semakin banyak yang bisa masuk PTN, tentu ini menjadi investasi besar bagi masa depan daerah. Mereka nantinya yang akan menjadi sumber daya manusia untuk membangun Lampung,” katanya.

Tidak hanya sektor pendidikan, Elly turut menilai pelayanan kesehatan terus mengalami pembenahan. Menurutnya, akses dan kualitas pelayanan kesehatan merupakan kebutuhan dasar yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

“Pelayanan kesehatan sekarang sudah semakin baik. Ini juga yang harus terus dijaga dan ditingkatkan, karena kesehatan merupakan kebutuhan langsung masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga  Mendes PDT Tegaskan KDMP Berjalan, Finalisasi 35 Ribu Gudang dan Gerai

Meski hasil survei menunjukkan tingkat kepuasan publik berada di atas 80 persen, Elly mengingatkan capaian tersebut harus menjadi motivasi bagi pemerintah untuk terus meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat.

“Kalau masyarakat sudah memberikan penilaian yang baik, jangan kemudian berpuas diri. Justru ini menjadi motivasi agar pelayanan publik semakin baik,” tegasnya.

Ia berharap pembangunan Lampung ke depan semakin diarahkan pada pemerataan akses pendidikan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pelayanan kesehatan, serta pemenuhan berbagai kebutuhan dasar masyarakat.

“Harapan kita tentu Lampung semakin maju. Pendidikan semakin mudah diakses, semakin banyak anak Lampung masuk perguruan tinggi, pelayanan kesehatan semakin baik dan masyarakat benar-benar merasakan manfaat pembangunan,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Mikdar Ilyas: Kepuasan Publik 81 Persen terhadap Mirza Sejalan dengan Kinerja Pemerintahan
Mahasiswa Lampung Desak Pemerintah Benahi Infrastruktur hingga Usut Tambang Ilegal
51 Sekolah di Lampung Terkonfirmasi Tolak Program MBG
Survei Rakata: Kepuasan Publik terhadap Kinerja Mirza-Jihan di Atas 80 Persen
Gubernur Lampung, Penguatan SDM Jadi Fondasi Pembangunan Lampung
Pemprov Lampung Perkuat Sinergi Kementerian PKP Percepat Penanganan RTLH
HUT ke-81 PMI, Gubernur Mirza Dorong Budaya Kemanusiaan dan Kesiapsiagaan Bencana
405 ASN Pemprov Lampung Dilantik, Gen Z Didorong Jadi Energi Baru Birokrasi

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 20:38 WIB

Mikdar Ilyas: Kepuasan Publik 81 Persen terhadap Mirza Sejalan dengan Kinerja Pemerintahan

Jumat, 18 September 2026 - 20:36 WIB

Elly Wahyuni Nilai Kebijakan Pendidikan Ringankan Beban Masyarakat Lampung

Jumat, 18 September 2026 - 20:26 WIB

Mahasiswa Lampung Desak Pemerintah Benahi Infrastruktur hingga Usut Tambang Ilegal

Jumat, 18 September 2026 - 20:18 WIB

51 Sekolah di Lampung Terkonfirmasi Tolak Program MBG

Jumat, 18 September 2026 - 13:51 WIB

Survei Rakata: Kepuasan Publik terhadap Kinerja Mirza-Jihan di Atas 80 Persen

Jumat, 18 September 2026 - 11:48 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Sinergi Kementerian PKP Percepat Penanganan RTLH

Jumat, 18 September 2026 - 11:45 WIB

HUT ke-81 PMI, Gubernur Mirza Dorong Budaya Kemanusiaan dan Kesiapsiagaan Bencana

Kamis, 17 September 2026 - 20:44 WIB

405 ASN Pemprov Lampung Dilantik, Gen Z Didorong Jadi Energi Baru Birokrasi

Berita Terbaru

Lampung

51 Sekolah di Lampung Terkonfirmasi Tolak Program MBG

Jumat, 18 Sep 2026 - 20:18 WIB