Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mendorong semangat kepedulian, kemanusiaan, gotong royong, dan kesiapsiagaan bencana menjadi bagian dari budaya masyarakat di Provinsi Lampung.
Lampung (Netizenku.com): Hal tersebut disampaikan Gubernur saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Palang Merah Indonesia (PMI) di Golden Bistro, Bandar Lampung, Kamis (17/9/2026).
Peringatan HUT ke-81 PMI tersebut diisi dengan berbagai kegiatan kemanusiaan, salah satunya aksi donor darah yang berlangsung pada 16–18 September 2026. Kegiatan itu menjadi bagian dari upaya PMI meningkatkan partisipasi masyarakat sekaligus membantu memenuhi kebutuhan darah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Gubernur Mirza menyampaikan PMI memiliki peran penting dalam menumbuhkan kepedulian dan semangat gotong royong di tengah masyarakat. Menurut dia, nilai tersebut sejalan dengan salah satu tujuan utama berdirinya negara, yakni melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia.
“Nilai paling mendasar dari PMI adalah kepedulian, gotong royong, dan kemanusiaan yang tumbuh dari hati masyarakat. Aksi donor darah bukan sekadar kegiatan kesehatan, tetapi merupakan wujud nyata doa dan harapan yang mampu menyelamatkan satu kehidupan manusia,” ujar Gubernur.
Ia juga menekankan pentingnya membangun budaya kesiapsiagaan bencana di masyarakat. Kondisi geografis Lampung yang memiliki wilayah pesisir panjang dan berada di kawasan Cincin Api membuat kesiapsiagaan perlu menjadi kemampuan bersama, bukan hanya tanggung jawab relawan maupun organisasi kebencanaan.
“Sifat siap siaga dan tanggap bencana tidak boleh hanya dimiliki oleh relawan PMI, melainkan harus menjadi budaya seluruh masyarakat di Provinsi Lampung,” katanya.
Menurut Gubernur, semangat kemanusiaan juga menjadi bagian penting dalam membangun sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045. Kemajuan daerah, kata dia, tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi, pembangunan infrastruktur, dan aktivitas industri, tetapi juga dari kualitas peradaban serta kepedulian masyarakat.
“Menuju Indonesia Emas 2045, nomor satu yang harus diperbaiki dan diperkuat adalah kualitas SDM, terutama dalam nilai gotong royong, kemanusiaan, dan tolong-menolong,” ujarnya.
Gubernur berharap PMI terus memperkuat perannya dalam menanamkan nilai-nilai kemanusiaan, khususnya kepada generasi muda, sehingga kepedulian dapat tumbuh dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.
“Saya berharap PMI ke depan semakin kuat organisasinya, semakin profesional pelayanannya, semakin banyak relawannya, dan semakin luas manfaat pengabdiannya bagi masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Ketua PMI Provinsi Lampung Purnama Wulan Sari Mirza mengatakan HUT ke-81 PMI menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berbagai aksi kemanusiaan.
“Peringatan HUT ke-81 Palang Merah Indonesia tidak hanya menjadi momen peringatan ataupun momentum seremonial, tetapi menjadi kesempatan kami semua untuk memperkuat semangat kepedulian, semangat kemanusiaan, dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam aksi kemanusiaan,” ujar Purnama Wulan.
Dalam rangkaian HUT ke-81 PMI, PMI Provinsi Lampung juga melaksanakan sejumlah kegiatan kemanusiaan. Di antaranya penyaluran 445.400 liter air bersih dan makanan siap jadi di 71 titik yang menjangkau 57.031 jiwa di Bandar Lampung, Lampung Selatan, Pesawaran, dan Pringsewu.
PMI Lampung juga merespons dampak abu vulkanik dengan membagikan masker kepada masyarakat dan menggelar pemeriksaan kesehatan gratis. Selain itu, PMI menyiapkan berbagai kegiatan edukasi kesiapsiagaan bencana dan kemanusiaan bagi generasi muda.
Untuk aksi donor darah yang berlangsung 16–18 September 2026 di Golden Bistro, PMI Lampung menargetkan 1.700 pendonor dengan melibatkan 1.550 pengemudi ojek online sebagai calon pendonor terdaftar.
PMI Lampung juga menyiapkan penyerahan 75 unit kursi roda bagi lansia dan penyandang disabilitas di 15 kabupaten/kota. Sejumlah kegiatan edukasi turut digelar, di antaranya PMI Go to School, lomba tandu darurat, dan lomba reels edukasi kemanusiaan.
Purnama Wulan menegaskan seluruh rangkaian kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memastikan keberadaan PMI memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kami ingin memastikan kehadiran serta kebermanfaatan PMI di Provinsi Lampung dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat, khususnya di Provinsi Lampung,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang terus mendukung kegiatan kemanusiaan PMI dan berharap kolaborasi tersebut dapat diperkuat sehingga pelayanan kemanusiaan semakin luas dan berkelanjutan.
“Kami semua berharap semoga seluruh bakti dan pengabdian yang kita lakukan bersama-sama dapat memberikan manfaat yang nyata dan berkelanjutan, bukan hanya dalam rangkaian acara HUT saja, tetapi juga menjadi ladang amal kebaikan untuk kita semua,” pungkasnya.
Peringatan HUT ke-81 PMI tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara PMI, pemerintah, dunia usaha, relawan, dan masyarakat dalam membangun budaya kepedulian serta kesiapsiagaan bencana di Provinsi Lampung. (*)








