Tubaba Nihil PHK Semester I 2026, Disnakertrans Siapkan Tim Monitoring ke Perusahaan

Arie

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabar positif datang dari sektor ketenagakerjaan Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Lampung. Hingga Semester I 2026, tidak ada kasus Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang tercatat di wilayah tersebut.

Tulang Bawang Barat (Netizenku.com): Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Tubaba memastikan kondisi hubungan industrial masih berjalan kondusif. Selain nihil PHK, hingga pertengahan 2026 juga belum ada laporan keluhan ketenagakerjaan yang masuk ke instansi tersebut.

Kepala Bidang Hubungan Industrial (HI) Disnakertrans Tubaba, Nurmansyah, mengatakan kondisi tersebut diketahui berdasarkan hasil pendataan dan monitoring terhadap perkembangan hubungan industrial di wilayah Tubaba.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Untuk Semester I 2026, tidak ada kasus PHK yang kami temukan di Tubaba,” kata Nurmansyah saat dikonfirmasi media, Rabu (12/8/2026).

Keluhan yang selama ini menjadi perhatian Disnakertrans meliputi persoalan upah, keselamatan dan kesehatan kerja (K3), hingga berbagai masalah lain yang berkaitan dengan hubungan antara pekerja dan perusahaan.

Menurut Nurmansyah, nihilnya kasus PHK maupun laporan keluhan ketenagakerjaan menunjukkan hubungan industrial di Tubaba relatif kondusif sepanjang Semester I 2026.

Meski begitu, kondisi tersebut tidak membuat Disnakertrans mengendurkan pengawasan. Justru, instansi tersebut berencana meningkatkan monitoring ke sejumlah perusahaan untuk mengantisipasi munculnya persoalan ketenagakerjaan.

Baca Juga  DPRD Tubaba Sahkan Raperda APBD-P 2026, Busroni Tegaskan Pengawasan Tak Berhenti di Paripurna

“Disnakertrans Tubaba tengah menyiapkan tim monitoring yang akan melakukan pengawasan dan evaluasi secara lebih intensif terhadap kondisi hubungan industrial di perusahaan-perusahaan,” ulasnya.

Rencana pembentukan tim tersebut, lanjut dia, telah dikonsultasikan dengan bagian hukum agar pelaksanaan monitoring tetap sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Tim monitoring ini nantinya akan turun lebih intensif ke perusahaan-perusahaan yang ada di Tubaba,” ujarnya.

Tim monitoring rencananya melibatkan sejumlah unsur terkait, termasuk Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI), kepolisian, dan pihak lainnya. Disnakertrans juga membuka kemungkinan melibatkan unsur media sepanjang diperbolehkan sesuai ketentuan.

Baca Juga  Pemprov Lampung Bidik Mulang Maya Jadi Agenda Wisata Provinsi 2027

Nurmansyah menegaskan, monitoring tidak semata-mata ditujukan untuk mengawasi perusahaan. Langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya pencegahan agar potensi persoalan hubungan industrial dapat diketahui dan ditangani sejak dini.

Dengan kondisi hubungan industrial yang sejauh ini relatif kondusif, Disnakertrans berharap hubungan antara pekerja dan perusahaan di Tubaba dapat terus terjaga.

“Dengan monitoring dan evaluasi yang lebih intensif, kita berharap hubungan antara pekerja dan perusahaan tetap terjaga dengan baik. Kondisi hubungan industrial yang kondusif tentunya penting untuk menjamin keberlangsungan dunia usaha di Tubaba,” pungkasnya.(*)

Editor : Arie

Berita Terkait

Pemprov Lampung Bidik Mulang Maya Jadi Agenda Wisata Provinsi 2027
Pemkab Tubaba Siapkan Anggaran Pelaksanaan Putusan MA Terkait SDN Pagar Dewa
PWI Tubaba Tegaskan Dukungan Penuh untuk Wirahadikusumah dan Adi Kurniawan
Disnak Keswan Tubaba Awasi 7 SPPG, Pastikan Bahan Pangan MBG Aman dan Berkualitas
Sekda Tubaba Pimpin Evkin ASN, Peringkat OPD Bakal Diumumkan Tiap Semester
Marindo Buka Evaluasi Pembinaan Bahasa Indonesia, Enam Lembaga Raih Apresiasi
Kwarcab Tubaba Bekali 41 Peserta Satgas Pramuka Peduli, Siapkan Relawan Muda Tangguh
Kwarcab Tubaba Buka KMD Angkatan X 2026, 75 Peserta Disiapkan Jadi Pembina Pramuka Berkualitas

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:49 WIB

HUT ke-62 Golkar, DPD Lampung Selatan Santuni 20 Anak Yatim-Piatu

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:06 WIB

PWI Lampung Selatan dan Grand Elty Krakatoa Jajaki Kerja Sama Promosi Wisata

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:44 WIB

Pemkab Lampung Selatan Perkuat Pemantauan Harga Cabai untuk Kendalikan Inflasi

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:37 WIB

Pemkab Lampung Selatan Gandeng ITB, Empat Desa Pesisir Disiapkan Hadapi Tsunami

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:45 WIB

PUPR Lampung Selatan Sertifikasi 100 Tenaga Kerja Konstruksi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:44 WIB

Bukan karena Anggaran, Gaji PPPK Paruh Waktu Lamsel Tertunda Tunggu SK

Rabu, 30 September 2026 - 20:09 WIB

PWI Lampung Selatan Jalin Sinergi dengan Grand Elty Krakatoa untuk Promosi Wisata

Rabu, 30 September 2026 - 20:05 WIB

Got Talent 2026 Jadi Panggung Talenta Muda Lampung Selatan

Berita Terbaru

Tanggamus

RAPBD Tanggamus 2027, Belanja Daerah Diusulkan Rp1,64 Triliun

Selasa, 3 Nov 2026 - 16:59 WIB