oleh

Polsek Bengkunat Berjibaku dengan Alam untuk Logistik Pemilu

Lampung Barat (Netizenku.com): Anggota Polsek Bengkunat, Pesisir Barat yang merupakan wilayah hukum Polres Lampung Barat, berjibaku dengan alam, untuk menghantarkan logistik Pemilu serentak 17 April mendatang.

Kapolsek Bengkunat, Iptu Ono Karyono mewakili Kapolres Lampung Barat, AKBP Doni Wahyudi mengatakan, PPK kecamatan Bengkunat telah memulai pendistribusian logistik Pemilu menuju PPS pada panitia pemilihan tingkat Pekon.

Ono Karyono menerangkan, sekitar ada empat titik wilayah di Bengkunat yang mengirim logistik menggunakan gerobak sapi, seperti Way Haru, Way Tiyas, Bandar Dalam dan Siring Gading, dengan kondisi akses jalan berupa tanah.

Baca Juga  Perekonomian Buruk, Pelaku Seni Lambar Gelar Rakor

\”Saya bersama anggota harus melakukan pengawalan logistik dari PPK ke PPS yang diangkut menggunakan gerobak sapi, sementara petugas penyelenggara dan Polisi harus jalan kaki,\” terangnya.

Ia mengungkapkan, selain buruknya kondisi jalan, rute perjalanan gerobak yang diperuntukkan membawa logistik Pemilu tersebut juga sangat ekstrim. Kendati rombongan harus melewati tepi pantai, dan menyeberangi sekitar enam sungai.

\”Kami bersama sejumlah anggota dan penyelenggara Pemilu harus berjibaku, bahkan tidak jarang sapi tidak mampu menarik gerobak, sehingga harus kita bantu dorong,\” kata dia.

Baca Juga  Gemar PM, Tidak Ada Masyarakat yang Tidak Kebagian Masker

Ia melanjutkan, walaupun medan ditempuh sangat jelek dan jauh, pihaknya tetap bertanggungjawab terhadap logistik Pemilu, sehingga pihaknya menjamin logistik akan tiba di TPS dengan aman.

\”Kami tidak hanya menjamin logistik Pemilu sampai tempat tujuan, tetapi Kami memastikan keamanan seluruh logistik sampai ke TPS, sehingga proses pemungutan suara di wilayah Bengkunat tidak terkendala dan berjalan aman dan sukses,\” jelas Ono.

Baca Juga  Pimpinan dan Anggota DPRD tak Hadiri Pembukaan Festival Skala Bghak

Menurutnya, perjalanan yang ditempuh sekitar seharian tersebut kondisinya saat ini jalan berlumpur karena musim hujan, sehingga tidak jarang tim jatuh bangun dalam lumpur. Walaupun demikian semua pihak tetap semangat.

\”Alhamdulillah walaupun Kami harus jatuh bangun dalam lumpur, tetapi Kami kerja dengan semangat dan gembira, sehingga seluruh logistik untuk empat wilayah tersebut sudah sampai di lokasi, sehingga Pemilu di daerah terpencil tersebut dapat terlaksana tepat waktu,\” tandasnya. (Iwan)

Komentar