Pemkot Siap Hadapi Tudingan LCW Soal Dugaan Tipikor

Agis Dwi Prakoso

Sabtu, 18 Mei 2024 - 14:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BPKAD Kota Bandarlampung, M Nur Ramdhan, didampingi Sekretaris BPKAD Zakky Irawan dan Humas Kota Bandarlampung Ali Rozi. (Foto: Agis)

Kepala BPKAD Kota Bandarlampung, M Nur Ramdhan, didampingi Sekretaris BPKAD Zakky Irawan dan Humas Kota Bandarlampung Ali Rozi. (Foto: Agis)

Bandarlampung (Netizenku.com): Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) siap memberikan klarifikasi apabila laporan yang dilayangkan Lampung Corruption Watch (LCW) kepada Kejaksaan Agung RI, atas dugaan tindak pidana korupsi pada anggaran 2023 Pemkot Bandarlampung berlanjut hingga ke pemeriksaan.

Diketahui, LCW melaporkan Walikota Bandarlampung, Eva Dwiana, atas penggunaan anggaran pendapatan belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2023 kepada Kejaksaan Agung RI di Jakarta pada Jumat (17/5).

Baca Juga  Pemprov Lampung Perkuat Kendali Inflasi Jelang Ramadan 2026

Ketua LCW, Juendi Leksa Utama, menyebut bahwa pengaduan dugaan penyalahgunaan anggaran disampaikan langsung pada Jaksa Agung Muda Intelijen (JAM INTEL) Kejaksaan Agung RI.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menduga adanya tindak pidana korupsi terkait belanja operasi, belanja modal dan belanja tidak terduga pada APBD yang sudah terealisasi pada penggunaan Pemerintah Kota Bandar Lampung.

Baca Juga  Emado’s Perluas Jaringan, Lampung Jadi Cabang ke-99

“Dalam pertanggungjawaban Walikota Bandarlampung, penggunaan anggaran yang terealisasi sekitar Rp 2 triliun lebih. Dan Walikota ini mesti diperiksa apakah ada kerugian negara atau tidak disana,” tandasnya.

Kepala BPKAD Kota Bandarlampung, M Nur Ramdhan, menjelaskan bahwa jika ada penyelewengan anggaran pada 2023, harusnya hal tersebut harusnya diketahui oleh BPK RI.

“Tahun anggaran 2023 kan sudah selesai audit, harusnya itu diketahui oleh auditor,” kata M Nur Ramdhan di ruang rapat BPKAD Kota Bandarlampung, Sabtu (18/5).

Baca Juga  Pemkab Lamsel Raih UHC Award 2026 Kategori Pratama

Dirinya mengklaim bahwa pengelolaan keuangan pada tahun anggaran 2023 terbilang baik ketimbang tahun-tahun sebelumnya.

“Hal ini terbukti dengan diberikannya WTP kepada Pemkot Bandarlampung,” jelasnya.

Ia pun menegaskan bahwa pihaknya siap apabila perlu mengklarifikasi hal tersebut jikalau laporan LCW berlanjut hingga tahap pemeriksaan. “Insyaallah kita siap, karena memang begitulah faktanya,” pungkasnya. (Agis) 

Berita Terkait

Pemkab Lamsel Raih UHC Award 2026 Kategori Pratama
Pemprov Lampung Perkuat Kendali Inflasi Jelang Ramadan 2026
Larangan Simbolik Petasan vs Perut Pedagang Kecil yang Berisik
Emado’s Perluas Jaringan, Lampung Jadi Cabang ke-99
Kwarcab Pesawaran Serahkan Dana Bumbung Kemanusiaan ke Kwarda Lampung
Pemprov Lampung Lantik Lima Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama
Triga Lampung Tagih Tanggung Jawab Menteri ATR/BPN soal HGU SGC
3.000 Bibit Kopi-Kakao Dibagikan, Menko Zulkifli Hasan Minta Petani Jaga Gunung Rajabasa

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 19:13 WIB

Hilirisasi Ayam Jadi Mesin Baru Perputaran Ekonomi Lampung

Jumat, 6 Februari 2026 - 14:50 WIB

Pemprov Lampung Bersama Pemkot Gelar Aksi Kebersihan di Pulau Pasaran

Kamis, 5 Februari 2026 - 12:28 WIB

Bidik Kemenangan Pemilu 2029, Chusnunia Chalim Siap Melantik 100 Lebih Pengurus PKB Lampung

Kamis, 5 Februari 2026 - 12:26 WIB

Meski Damai, Fraksi PDI Perjuangan Tetap Dukung Proses Etik Andi Robi di BK DPRD Lampung

Rabu, 4 Februari 2026 - 21:36 WIB

IJP FC Resmi Diluncurkan, Sekdaprov Lampung Siap Turun ke Lapangan

Rabu, 4 Februari 2026 - 12:33 WIB

DPRD Lampung Dorong Hilirisasi Sawit dan Kopi untuk Tingkatkan Nilai Tambah Ekspor

Selasa, 3 Februari 2026 - 18:21 WIB

Pemprov Lampung Putuskan Bangun Ulang Jembatan Way Bungur

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:48 WIB

Lampung Terima 710 Ribu Ton Pupuk Subsidi 2026, DPRD Lampung Pastikan Distribusi Sesuai HET

Berita Terbaru

Lampung

Hilirisasi Ayam Jadi Mesin Baru Perputaran Ekonomi Lampung

Jumat, 6 Feb 2026 - 19:13 WIB