oleh

Persaingan Parosil-Mad Hasnurin Memanas, Ada Apa?

Liwa (Netizenku.com): Bupati dan Wakil Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus dan Mad Hasnurin, mulai menunjukkan persaiangan. Bahkan persaingan antara orang nomor satu dan dua tersebut sudah ditunjukkan di depan kabinet dan stafnya.

Seperti yang terlihat, Rabu (14/8) di lapangan Pemkab setempat, antara Parosil dengan Mad Hasnurin, nampak menunjukkan persaingan. Tapi persaingan antara keduanya, bukan dalam hal menjalankan roda pemerintahan, tetapi ditunjukkan saat Wakil Bupati berani menantang Bupati lomba balap karung.

Kegiatan lomba olahraga tradisional dalam rangka memperingati HUT RI ke-74 Tahun 2019, disaksikan, Dandim 0422 Letkol Kav Adri Nurcahyo, Kapolres AKBP Doni Wahyudi, S.Ik, serta ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN), walaupun dari umur lebih senior dan badan lebih besar, Mad Hasnurin mampu menunjukkan perlawanan.

Baca Juga  Mukhlis: PPBI Dukung Pemerintah Kembangkan Ekonomi Kreatif dan Pariwisata

Pantauan Netizenku.com, dari awal perlombaan terlihat keduanya saling mengejar, bahka Mad Hasnurin sempat memimpin, tetapi begitu mendekati garis finish, Mad Hasnurin terjatuh, dan Parosil lebih dahulu menyentuh garis finish. Dengan hasil akhir kepala Bappeda Okmal juara I, Dandim juara II, Parosil juara III dan Mad Hasnurin juara harapan I.

Seperti diketahui, perlombaan olahraga tradisional tersebut, Pemkab Lampung Barat menggelar dua tangkai, yakni lomba lari karung dan tarik tambang, selain perlombaan antar Forkompimda dan kepala Organisasi Perangkat Daerah  (OPD) juga antara OPD, ormas, dan organisasi profesi.

Baca Juga  Meneropong Kandidat Pilgub yang Bakal Unggul di Lambar

Bupati Parosil, berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan kebersamaan dan kekompakan diantara Pemkab Lambar dan Forkopimda dalam rangka memperingati HUT RI ke 74 yang bertema  \”sumber daya manusia unggul , Indonesia maju\” maka dari itu mari ciptakan hiburan dengan kegembiraan dan tetap ada nilai perjuangan.

\”Kegiatan ini dalam rangka menjalin kebersamaan dan silaturahmi, jadi walaupun hanya lomba lari karung dan tarik tambang yang merupakan budaya bangsa kita, tetapi di dalamnya terkandung perjuangan, yang juga sebagai hiburan dan kegembiraan bersama,\” kata Parosil.

Parosil juga berharap, kegiatan tersebut dapat memperkokoh nasionalisme dan patriotisme maka dari itu  jangan ada ego sentris dengan adanya lomba ini tetaplah jaga kebersamaan agar dapat mencegah paham radikalisme, karena paham ini  terpaparnya di semua kalangan sehingga kita harus memilih informasi yang ada sehingga tidak ada informasi hoaks maupun paham-paham radikal yang beredar melalui media sosial dan media elektronik lainnya.

Baca Juga  Warga Pekon Trimulyo Sukses Kibarkan Bendera Raksasa di Puncak Tamiangan

\”Paham radikalisme saat ini sudah masuk dalam semua kalangan, maka dengan memperingati HUT Kemerdekaan RI, dapat memperkokoh nasionalisme dan patriotisme, juga kita jadikan momen introspeksi dan evaluasi, dalam mencapai cita-cita Lampung Barat Hebat,\” tandas Parosil. (Iwan)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *