Keji, Pasutri Diduga Lakukan Tindak Asusila ke Teman Pekerja

Leni Marlina

Sabtu, 6 Juli 2024 - 16:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasangan suami istri inisial JI dan RH warga Tiyuh Penumangan merupakan terduga pelaku asusila terhadap MN (24) di Perkebunan Karet PT HIM. (Arie/NK)

Pasangan suami istri inisial JI dan RH warga Tiyuh Penumangan merupakan terduga pelaku asusila terhadap MN (24) di Perkebunan Karet PT HIM. (Arie/NK)

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Diduga Suami Istri inisial JI (32) dan RH (30) di Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), kompak melakukan dugaan asusila kepada MS (24) di Perkebunan Karet PT HIM di Tiyuh Penumangan, Kecamatan Tulangbawang Tengah.

Akibat perbuatan keji kedua pelaku tersebut, akhirnya Satuan Reserse Kriminal Polres Tubaba mengamankan keduanya di kediaman Kepalo Tiyuh Penumangan saat akan di massa oleh masyarakat setempat.

Diketahui, kedua pelaku merupakan pasangan suami istri (Pasutri) yang beralamat di Tiyuh Panumangan Kecamatan Tulangbawang Tengah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Benar pelaku JI (suami) kami amankan sekitar pukul 21.45 WIB dan RH (Istri) sekira Pukul 23.00 WIB, pada Kamis (4/7/2024) oleh Tim Tekab 308 Presisi Polres Tubaba,” ungkap Kapolres Tubaba, AKBP Ndaru Istimawan, melalui Kepala Satuan Reskrim Kriminal Iptu H Tosira, Jumat (5/7/2024).

Baca Juga  Harga Gabah dan Jagung Naik, Komoditas Unggulan Tubaba Masih Stabil di Tengah Kemarau

Dikatakannya, Pelaku JI diduga melakukan perbuatan pemerkosaan di kebun karet yang terletak di seputaran PT HIM, saat Pelaku RH yakni istri JI, dan korbannya sedang bekerja di Kebun Cabai yang terletak di Tiyuh Penumangan Kecamatan Tulangbawang Tengah.

Kronologis kejadian, urainya Korban MS (24), pada Kamis 4 Juli 2024, sekira pukul 09.30 WIB bersama pelaku (RH) sedang bekerja di Kebun Cabai yang terletak di Tiyuh Penumangan, dan sewaktu istirahat pelaku RH mengajak korban pergi ke warung untuk membeli es dengan menggunakan sepeda motor jenis Mio warna putih merah. Namun, dalam perjalanan pelaku malah mengajak korban pergi ke kebun karet milik PT HIM.

Baca Juga  Sekda Tubaba Tekankan Ketelitian Belanja Hibah dalam Penyusunan APBD 2027

Setelah sampai di kebun karet yang terletak di seputaran PT HIM, lanjut Tosira, sudah ada suami Pelaku JI yang sudah menunggu di lokasi, lalu Pelaku JI langsung mengancam korban, sementara pelaku RH turun dari sepeda motor dan langsung menghampiri Pelaku JI suaminya, dengan mengambil handphone dan pisau jenis badik berwarna coklat, lalu korban ditarik oleh Pelaku JI dan kedua tangan Korban diikat dan dibanting di tanah lalu korban tergeletak.

Selanjutnya, mulut korban dibekap oleh pelaku RH dan diancam kembali kemudian Pelaku JI melancarkan aksi bejatnya, meski korban terus berontak, sementara Pelaku RH istrinya memegang tangan korban sambil memvideokan kejadian itu.

Baca Juga  DPRD Tubaba Sahkan Raperda APBD-P 2026, Busroni Tegaskan Pengawasan Tak Berhenti di Paripurna

“Usai melakukan perbuatannya, Pelaku RH dan korban menuju kembali ke kebun cabai tempat bekerja mereka, dan Pelaku RH pamit pulang,” ungkapnya.

Kasat Reskrim menambahkan, kasus ini terungkap setelah korban menceritakan kejadian yang dialaminya kepada kakak iparnya dan bersama temannya. Usai mendengar cerita korban, kakak ipar, korban, bersama temannya kemudian melaporkan kejadian itu ke Polres Tubaba.

“Berdasarkan bukti penyidikan, Polres Tubaba menetapkan JI dan RH sebagai tersangka,” ucapnya.

Kepada tersangka, dikenakan pasal 285 KUHPidana Juncto Pasal 53 KUHPidana Subsider Pasal 289 KUHPidana atau Pasal 6 huruf (b) UU RI Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual. (Arie)

Berita Terkait

Kwarcab Tubaba Buka KMD Angkatan X 2026, 75 Peserta Disiapkan Jadi Pembina Pramuka Berkualitas
Ribuan Warga Tubaba Salat Istisqa, Doakan Hujan Segera Turun
Pemkab Tubaba Cari Formula Pembiayaan Siltap Aparatur Tiyuh di Tengah Keterbatasan Fiskal
Pemkab Tubaba Diminta Perketat Penganggaran Belanja Hibah dalam APBD 2027
TP PKK Lampung Canangkan Desa TAPIS di Tubaba, Perkuat Pemberdayaan Keluarga
Pengurus Baru Pramuka Tulang Bawang Udik Resmi Dilantik, Ini Pesan Tegas Ketua Kwarcab Tubaba
Sekda Tubaba Tekankan Ketelitian Belanja Hibah dalam Penyusunan APBD 2027
DPRD Tubaba Sahkan Raperda APBD-P 2026, Busroni Tegaskan Pengawasan Tak Berhenti di Paripurna

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:52 WIB

6.149 SKCK Diterbitkan Polres Pringsewu hingga September 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:19 WIB

Bupati Pringsewu: Ormas Punya Peran Strategis dalam Pembangunan Daerah

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Bupati Pringsewu Ajukan R-APBD 2027 Senilai Rp1,138 Triliun

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:07 WIB

Catur PWI Lampung Bidik Tiga Emas pada Porwanas 2027

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:37 WIB

Kejari Pringsewu Tempuh Restorative Justice dalam Kasus Pencurian HP

Rabu, 30 September 2026 - 12:29 WIB

Kejari Pringsewu Musnahkan Barang Bukti dari 72 Perkara, Ada Sabu hingga Senjata Api

Selasa, 29 September 2026 - 19:39 WIB

105 Pelaku UMKM Pringsewu Ikuti Pelatihan Kemitraan Bersama Indomaret

Senin, 28 September 2026 - 19:56 WIB

Jambret Tas Berisi Rp1,6 Juta di Gadingrejo Terjatuh Saat Kabur

Berita Terbaru

Lampung

BULOG Lampung Serap 241.319 Ton Beras hingga Oktober 2026

Jumat, 9 Okt 2026 - 15:46 WIB

Pringsewu

6.149 SKCK Diterbitkan Polres Pringsewu hingga September 2026

Kamis, 8 Okt 2026 - 20:52 WIB