Kementan Salurkan Bantuan Tebu, Kopi, dan Kakao untuk Petani Tubaba

ari

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah melalui Kementerian Pertanian menyalurkan berbagai bantuan sektor perkebunan kepada masyarakat Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Lampung, pada 2026. Program tersebut mencakup pengembangan tanaman tebu, kopi, dan kakao guna meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Tulang Bawang Barat (Netizenku.com): Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) Tubaba, Sarwo Haddy Sumarsono mengatakan bantuan terbesar difokuskan pada komoditas tebu melalui program tebunisasi seluas 1.150 hektare.

“Bantuan tebu diberikan dalam bentuk bibit mata tunas sebanyak 65 ribu per hektare serta bantuan biaya pengolahan tanah sebesar Rp3,6 juta per hektare,” ujar Sarwo Haddy, pada Rabu (13/5/2026).

Baca Juga  Naik Motor Bareng Warga, Bupati Rayakan HUT ke-17 Tubaba dengan Nuansa Kebersamaan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, luas tanam tebu di Tubaba terus meningkat sejak adanya program kemitraan dan bantuan pemerintah pusat. Sebelum program berjalan, luas lahan tebu hanya berkisar 500–600 hektare. Setelah adanya program tersebut, luasnya meningkat menjadi 750 hektare, lalu bertambah 800 hektare untuk tanaman baru yang mendaftar pada program bantuan 1.150 hektare.

“Tahun ini ada tambahan sekitar 1.150 hektare, sehingga total luas lahan tebu mencapai sekitar 2.300 hektare,” katanya.

Selain tebu, pemerintah juga menyalurkan bantuan pengembangan kopi Liberika seluas 300 hektare. Varietas kopi tersebut dipilih karena dinilai lebih tahan terhadap cuaca panas.

Baca Juga  Program Tubaba Berkurban 2026 Himpun 7 Sapi dan 477 Kambing

“Bantuan bibit kopi mencakup 500–600 batang per hektare serta bantuan pengolahan tanah sekitar Rp1,5 juta per hektare,” jelasnya.

Sementara itu, bantuan kakao diberikan untuk lahan seluas 800 hektare menggunakan bibit varietas MCC 02 asal Sulawesi Selatan.

“Setiap hektare memperoleh 800 batang bibit dan bantuan pengolahan lahan sekitar Rp1,5 juta,” ujarnya.

Ia menambahkan, terdapat sejumlah syarat bagi petani penerima bantuan, yakni maksimal mengelola lahan seluas 4 hektare, terdaftar sebagai anggota kelompok tani, serta lahan tidak berada di kawasan hak guna usaha (HGU), kawasan hutan lindung, maupun lahan pertanian pangan berkelanjutan (LP2B).

Baca Juga  Wabup Nadirsyah Lantik 30 Pejabat Tubaba, Tekankan Capaian Target Program.

Pendaftaran penerima bantuan dibuka hingga akhir Mei 2026. Pengajuan dapat dilakukan melalui penyuluh pertanian lapangan (PPL) di wilayah masing-masing atau langsung ke Dinas TPHP Tubaba di Kawasan Kota Budaya Uluan Nughik.

Menurutnya, nilai bantuan untuk komoditas tebu cukup besar. Bantuan bibit mata tunas tebu diperkirakan mencapai sekitar Rp10 juta per hektare, ditambah bantuan pengolahan tanah sebesar Rp3,6 juta per hektare.

Program tersebut diharapkan mampu menyerap tenaga kerja baru, meningkatkan hasil produksi dan panen, serta memperkuat ekonomi masyarakat berbasis pertanian.

“Daya ungkit ekonomi masyarakat cukup besar, khususnya dari sektor pertanian tebu,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Pemkab Tubaba Raih Opini WTP ke-15 Kali Berturut-turut
Tubaba Usulkan Sekolah Nasional Terintegrasi, Siapkan Kawasan Pendidikan Bertaraf Internasional
Tubaba Siapkan Tim Lintas Sektor untuk Awasi Aktivitas Usaha
Tulang Bawang Barat Targetkan Siltap Aparatur Tiyuh Dibayar Sebelum Iduladha
Program Tubaba Berkurban 2026 Himpun 7 Sapi dan 477 Kambing
Wabup Tubaba Gotong Royong Perbaiki Jalan Bersama Warga
Wabup Nadirsyah Lantik 30 Pejabat Tubaba, Tekankan Capaian Target Program.
Tubaba Q Sehat, Jemput Bola Layanan Kesehatan Gratis di 16 Titik

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:04 WIB

Gubernur Lampung Dukung Kepemimpinan Baru BGN Perkuat Program MBG

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:00 WIB

Ketua DPRD Lampung Sambut Kepemimpinan Baru BGN

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:07 WIB

Pemprov Lampung Sosialisasikan E-Reviu untuk Perkuat Pengawasan dan Tata Kelola Daerah

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:38 WIB

Soroti PAD Mandek, DPRD Lampung Desak Pembenahan Pajak dan Aset Daerah

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:21 WIB

DPRD Lampung Cari Solusi Anjloknya Harga Sawit

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:18 WIB

SMAN 1 Tegineneng Jadi Bukti Mutu Pendidikan Lampung Meningkat

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:09 WIB

BGN Akui Banyak SPPG Melenceng dari Target Prioritas

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:46 WIB

IJP Lampung Salurkan 120 Paket Daging Kurban untuk Anggota dan Warga

Berita Terbaru

Lampung

Ketua DPRD Lampung Sambut Kepemimpinan Baru BGN

Selasa, 2 Jun 2026 - 23:00 WIB

Lampung

DPRD Lampung Cari Solusi Anjloknya Harga Sawit

Selasa, 2 Jun 2026 - 14:21 WIB