SMPN 2 Pringsewu menerima bantuan perpustakaan digital senilai Rp500 juta dari Centratama Group melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Bantuan tersebut diresmikan oleh Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas di SMPN 2 Pringsewu, Selasa (4/8/2026).
Pringsewu (Netizenku.com): Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas mengatakan bantuan tersebut merupakan wujud kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan satuan pendidikan dalam upaya membangun sumber daya manusia (SDM) yang unggul di Kabupaten Pringsewu.
“Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Centratama Group atas komitmen dan kepeduliannya dalam mendukung pembangunan pendidikan di Kabupaten Pringsewu. Bantuan ini kiranya tidak hanya berhenti pada pembangunan fisik dan penyediaan sarana teknologi semata, tetapi juga dimanfaatkan secara optimal sehingga memberikan dampak nyata terhadap budaya belajar para siswa,” ujarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Riyanto, pembangunan daerah tidak dapat dilakukan pemerintah sendiri tanpa dukungan seluruh pemangku kepentingan, termasuk dunia usaha. Karena itu, ia berharap sinergi serupa dapat terus dikembangkan, tidak hanya di bidang pendidikan, tetapi juga pada sektor pembangunan lain yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Ia juga berharap keberadaan perpustakaan digital mampu mempermudah siswa mengakses berbagai sumber pengetahuan dan materi pembelajaran yang positif, edukatif, serta relevan dengan perkembangan teknologi.
“Saya berharap anak-anak Pringsewu tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu berinovasi dan menghasilkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Vice President Fibre Business Centratama Group Abraham Semuel Bernadus menegaskan komitmen perusahaan untuk terus mendukung peningkatan kualitas pendidikan melalui pemanfaatan teknologi dan penguatan literasi digital di lingkungan sekolah.
Peresmian perpustakaan digital tersebut turut dihadiri jajaran Centratama Group, unsur Pemerintah Kabupaten Pringsewu, serta jajaran UPT SMPN 2 Pringsewu.
Bupati berharap program tersebut menjadi langkah awal dalam membangun ekosistem pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, memperkuat budaya literasi, serta menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing. (*)








