DPRD Lampung Minta DTSEN Kemensos Tepat Sasaran

Tauriq Attala Gibran

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penerapan Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) oleh Kementerian Sosial kini menjadi acuan utama penyaluran bantuan pemerintah. Sistem baru ini diharapkan mampu menutup celah manipulasi data agar bantuan sosial (bansos) benar-benar tepat sasaran.

Lampung (Netizenku.com): Anggota Komisi V DPRD Lampung, Deni Ribowo, menegaskan pentingnya transparansi dan akurasi dalam sistem tersebut. Menurutnya, DTSEN mengintegrasikan data dari BPS, Disdukcapil, dan instansi terkait.

“Dengan sistem DTSEN ini, sangat kecil kemungkinan terjadi manipulasi data,” ujar Deni saat di wawancarai diruang kerjanya, Kamis (21/5/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sistem ini membagi masyarakat ke dalam kelompok desil 1 hingga desil 10. Pembagian inilah yang menjadi dasar pemerintah dalam mendistribusikan bantuan.

Deni menekankan bahwa bansos, termasuk BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI) atau BPJS gratis, wajib diprioritaskan untuk warga miskin ekstrem. Warga yang masuk dalam kategori ini berada pada kelompok desil 1 dan desil 2.

Oleh karena itu, warga yang ekonominya sudah mapan diminta sadar diri. Mereka diharapkan tidak lagi bergantung pada bantuan yang menjadi hak masyarakat kecil.

Baca Juga  Warning Keras Ketua DPRD Lampung, Jangan Main-main dengan Program Makan Bergizi Gratis

“Jangan sampai masyarakat yang sudah mampu justru tetap mengambil hak warga miskin,” tegasnya.

Kebijakan ini berdampak langsung pada kepesertaan BPJS gratis. Deni menyoroti kebijakan pemerintah pusat yang sempat menonaktifkan kepesertaan tersebut.

Di Provinsi Lampung sendiri, ada lebih dari 100 ribu penerima manfaat yang terdampak. Setelah sempat mendapatkan masa perpanjangan selama tiga bulan, penonaktifan permanen akan kembali berlaku mulai Juni mendatang.

Secara teknis, sistem DTSEN akan mendeteksi kondisi ekonomi keluarga secara otomatis. Jika ada anggota keluarga yang sudah bekerja dan dinilai mampu, status kepesertaan bansos akan langsung dinonaktifkan.

Baca Juga  Momen Gubernur Lampung Dampingi Presiden Prabowo Resmikan RSUD Krui di Pesisir Barat

Di samping pembenahan data, Deni juga mengajak masyarakat Lampung untuk mengubah pola pikir. Ia mengimbau warga untuk menghilangkan “mental miskin” dan tidak bergantung pada bansos.

“Kita tidak boleh mewariskan mental miskin kepada generasi berikutnya. Masyarakat Lampung harus terus semangat bekerja keras dan mandiri,” pungkasnya.

Terakhir, Deni mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Lampung yang terus memacu pembangunan daerah. Mulai dari peningkatan akses kesehatan, perbaikan jalan, hingga program kesejahteraan petani demi kemajuan Lampung. (*)

Berita Terkait

Ubah Cara Pandang terhadap Kencur, Farmasi ITERA Kenalkan Puding Jelly sebagai Inovasi Pangan Fungsional
DPRD Lampung Desak Polda Usut Tuntas Dugaan Korupsi Bank Syariah Way Kanan
Fatikhatul Khoiriyah Resmi Pimpin PKB Lampung Utara
Lesty Desak Masterplan Penanggulangan Banjir Segera Direalisasikan
DPRD Lampung Dorong Investasi Bioetanol Berujung pada Kesejahteraan Petani
DPRD Lampung Minta Pemprov Perkuat Sektor Energi, Potensi Migas Dinilai Sangat Menjanjikan
Biosolar B50 Mulai Didistribusikan ke Seluruh SPBU di Lampung, Pasokan Naik Jadi 2.797 KL per Hari
DPRD Lampung, Swadaya Warga Bangun Jalan Jadi Evaluasi bagi Pemkab Lampung Timur

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:26 WIB

Riyanto Pamungkas Pimpin FESPATI Lampung 2026–2031

Senin, 20 Juli 2026 - 20:32 WIB

Kredit Macet, Debitur di Pringsewu Ditahan usai Jual Truk yang Masih Jadi Jaminan Fidusia

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:56 WIB

Sepanjang 2026, Tubaba Catat 28 Kasus DBD Tanpa Kematian

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:49 WIB

Polres Pringsewu Gelar Rekonstruksi Kasus Penusukan Dua Pengunjung Biliar

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:46 WIB

Polisi Tangkap Penipu Modus Gadai Sawah di Bandar Lampung

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:26 WIB

Pemkab Pringsewu dan Ainet Gelar Nobar Piala Dunia 2026

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:07 WIB

Kejari Pringsewu Tahan Dua Tersangka Korupsi Pendataan PBB-P2

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:28 WIB

Pemkab Pringsewu Gelar Penetrasi Pasar di Sukoharjo

Berita Terbaru

Tanggamus

Tanggamus Jajaki Beasiswa dan Investasi dengan Turki

Jumat, 24 Jul 2026 - 14:52 WIB

Lampung

Fatikhatul Khoiriyah Resmi Pimpin PKB Lampung Utara

Kamis, 23 Jul 2026 - 13:44 WIB