Kuota BBM Subsidi Nelayan Lampung Tengah Bocor, DPRD Lampung Desak Pertamina Benahi Distribusi

Tauriq Attala Gibran

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jeritan para nelayan dan petani di Bandar Surabaya, Lampung Tengah, yang kesulitan mendapatkan solar subsidi akhirnya sampai ke telinga wakil rakyat.

Lampung (Netizenku.com): Sekretaris Komisi IV DPRD Provinsi Lampung, Muhammad Ghofur, menyoroti tajam penyaluran BBM subsidi Lampung. Ia menegaskan bahwa kuota khusus nelayan sebesar lebih dari 79 ribu liter harus tepat sasaran dan bebas dari praktik penyelewengan.

Pernyataan tegas ini disampaikan Ghofur dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi IV DPRD Lampung bersama Pertamina Patra Niaga, Hiswana Migas, serta kelompok nelayan dan petani setempat, Kamis (21/05/2026).

Baca Juga  Pemprov Lampung Tanam 25.000 Mangrove di Pesisir Pesawaran

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam forum tersebut, Ghofur mempertanyakan transparansi pemisahan antara kuota umum SPBU dan kuota khusus untuk BBM khusus nelayan dan petani. Menurutnya, mekanisme di lapangan saat ini masih sangat abu-abu.

“Kalau memang ada kuota khusus nelayan sebesar 79 ribu liter lebih, sistem distribusinya harus jelas. Jangan sampai angka itu hanya indah di atas kertas, sementara realitasnya masyarakat tetap kesulitan beli solar,” ujar Anggota Fraksi PKS Dapil Lampung Tengah tersebut.

Mantan Wakil Presiden BEM Unila ini menambahkan bahwa letak geografis Kecamatan Bandar Surabaya yang jauh dari SPBU memperparah keadaan. Akibatnya, warga terpaksa membeli solar dari pengecer dengan harga yang melambung tinggi. Kondisi ini jelas memukul urat nadi perekonomian masyarakat kecil yang bergantung penuh pada ketersediaan bahan bakar untuk melaut dan bertani.

Baca Juga  Pemprov Lampung Komitmen Selesaikan Konflik Agraria yang Berlarut-larut

Guna menghentikan mata rantai masalah distribusi BBM tepat sasaran ini, Komisi IV DPRD Lampung mendesak sejumlah langkah konkret dari pihak terkait.

Langkah pertama, Pertamina dan dinas teknis wajib memperketat validasi data penerima manfaat melalui sistem rekomendasi dan optimalisasi barcode resmi. Langkah kedua, pengawasan di lapangan harus diperkuat untuk memastikan kuota khusus tersebut tidak menguap atau sengaja dititipkan ke SPBU umum tanpa kejelasan target.

Baca Juga  Pemprov Lampung Perkuat Sinergi Kementerian PKP Percepat Penanganan RTLH

Sebagai solusi jangka panjang, Ghofur mendorong pemerintah daerah dan Pertamina untuk segera membangun Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) atau sub-penyalur resmi langsung di wilayah Bandar Surabaya.

“Negara harus hadir. Kita harus pastikan petani dan nelayan tidak kesulitan mendapatkan energi untuk bekerja. Kuota subsidi ini mutlak hak masyarakat kecil,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Razia Kendaraan di Lampung Sasar Kelengkapan STNK dan Pajak
Pemkot Bandar Lampung Sosialisasikan Bahaya Liquid Vape ke Sekolah Mulai 21 Oktober
Gubernur Lampung Instruksikan Percepatan Penanganan Karhutla dan Penguatan Mitigasi
Jihan Nurlela Perkuat Penanganan Karhutla TNWK, 350 Personel Gabungan Dikerahkan
HUT ke-18 PIRA Lampung, Salurkan 100 Paket Sembako dan Tebar Benih Ikan di Pesawaran
Batin Wulan Promosikan Mocaf dan Ikan Cobia Lampung di Ajang Kuliner Internasional
Rezki Wirmandi: Di Balik Kesibukan Politik, Keluarga Tetap Jadi Rumah untuk Pulang
Thomas Amirico Tekankan Kompetensi Guru di Tengah Wacana Penghapusan Kenaikan Kelas Otomatis

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:22 WIB

Pemkot Bandar Lampung Sosialisasikan Bahaya Liquid Vape ke Sekolah Mulai 21 Oktober

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Gubernur Lampung Instruksikan Percepatan Penanganan Karhutla dan Penguatan Mitigasi

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:11 WIB

Jihan Nurlela Perkuat Penanganan Karhutla TNWK, 350 Personel Gabungan Dikerahkan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 10:24 WIB

HUT ke-18 PIRA Lampung, Salurkan 100 Paket Sembako dan Tebar Benih Ikan di Pesawaran

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:10 WIB

Batin Wulan Promosikan Mocaf dan Ikan Cobia Lampung di Ajang Kuliner Internasional

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Rezki Wirmandi: Di Balik Kesibukan Politik, Keluarga Tetap Jadi Rumah untuk Pulang

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Thomas Amirico Tekankan Kompetensi Guru di Tengah Wacana Penghapusan Kenaikan Kelas Otomatis

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:33 WIB

Pemprov Lampung Targetkan Groundbreaking Kawasan Industri Katibung pada 2027

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

Pemkab Tubaba Siapkan Anggaran Pelaksanaan Putusan MA Terkait SDN Pagar Dewa

Senin, 19 Okt 2026 - 19:11 WIB