BGN Akui Banyak SPPG Melenceng dari Target Prioritas

Redaksi

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banyak mitra dan SPPG keliru menganggap Program Makan Bergizi Gratis hanya untuk anak sekolah karena istilah school meal.(Ilustrasi: Netizenku)

Banyak mitra dan SPPG keliru menganggap Program Makan Bergizi Gratis hanya untuk anak sekolah karena istilah school meal.(Ilustrasi: Netizenku)

Pemahaman tentang sasaran Program Makan Bergizi Gratis ternyata masih banyak yang keliru. Sejumlah yayasan dan mitra pelaksana di daerah kedapatan salah arah. Mereka mengira program ini hanya berfokus untuk anak sekolah saja.

(Netizenku.com): Kekeliruan ini muncul karena pengaruh penggunaan istilah school meal di tengah masyarakat. Akibatnya, para mitra di lapangan telanjur sibuk menjalin kerja sama dengan sekolah. Mereka mengabaikan sasaran prioritas utama yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat.

Fakta ini membuat Badan Gizi Nasional (BGN) bergerak cepat meluruskan salah kaprah tersebut. Pemerintah menegaskan bahwa program ini mengusung target yang jauh lebih mendasar.

Baca Juga  Imelda SH Terpilih Aklamasi Pimpin PUAN Lampung Periode 2025–2030

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wakil Kepala BGN, Sony Sonjaya, menyampaikan hal itu saat konsolidasi di berbagai daerah. Sony Dia meminta seluruh pihak menyamakan persepsi agar pelaksanaan di lapangan tidak melenceng.

Fokus utama intervensi gizi ini sebenarnya menyasar kelompok masyarakat yang paling rentan. Sasaran tersebut meliputi ibu hamil, ibu menyusui, serta anak balita.

Kelompok ini sedang berada dalam masa krusial 1.000 hari pertama kehidupan. Setelah kebutuhan kelompok rentan ini terpenuhi, barulah program menyentuh para peserta didik.

Investasi Strategis Menuju Indonesia Emas 2045

Upaya penyamaan persepsi ini melibatkan banyak unsur pelaksana di tingkat daerah. Koordinasi diperkuat mulai dari Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), yayasan mitra, hingga Satgas MBG kabupaten dan kota.

Baca Juga  Gubernur Lampung, Kemerdekaan Harus Dirasakan Masyarakat melalui Pembangunan yang Nyata

Sinergi ini penting agar seluruh instansi bergerak seirama demi menyelamatkan generasi masa depan. Pemenuhan gizi bagi ibu dan anak merupakan investasi jangka panjang bagi bangsa.

Program mulia ini menjadi fondasi utama untuk mencetak sumber daya manusia yang berkualitas tinggi. Pemerintah berharap intervensi ini mampu melahirkan generasi yang siap menyongsong Indonesia Emas 2045.

Sony mengingatkan seluruh jajaran pelaksana agar memegang teguh komitmen ini. Pengelola SPPG dan mitra di daerah dilarang keras membuat kebijakan yang menyimpang dari aturan.

Baca Juga  PPM Bandar Lampung Turut Sukseskan Gerakan Radin Inten Asri

“Mengutamakan pemberian MBG kepada kelompok rentan, yaitu ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita, merupakan esensi Program MBG sebagai investasi strategis bangsa Indonesia. Hal ini harus betul-betul dijiwai oleh seluruh pelaksana program MBG di lapangan. Jangan coba-coba menyimpang dari tujuan utama,” tegas Sony Sonjaya dalam keterangannya, Minggu (31 Mei 2026).

Program prioritas Presiden Prabowo Subianto ini menuntut pengawasan ketat dari semua pihak. Setiap elemen yang terlibat wajib saling mengawal jalannya program di lapangan. Kerja sama yang solid akan memastikan bantuan gizi ini sampai ke tangan yang tepat.(*)

Berita Terkait

Kebakaran Berulang di Way Kambas, Komisi II DPRD Lampung Dorong Pencegahan Diperkuat
BPBD Lampung Siap Bantu Korban Gempa NTT
Atap Rapuh, Mimpi Anak Way Kanan Tak Boleh Runtuh
Gubernur Lampung Ikuti Upacara Detik Detik Proklamasi Secara Virtual
Gubernur Lampung, Kemerdekaan Harus Dirasakan Masyarakat melalui Pembangunan yang Nyata
Pengusaha Jambi Laporkan Dugaan Penipuan Proyek Fiktif Rp465 Juta ke Polda Lampung
Konflik PT BSA Memanas, Wahrul Desak Pemerintah Pusat Turun Tangan
Putra Jaya Umar, Antara Kebun, Petani, dan Tanggung Jawab Sebagai Wakil Rakyat

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:27 WIB

Bupati Pringsewu Lepas 35 Atlet FESPATI Lampung ke Kejurnas 2026

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:25 WIB

Diklat Paskibraka Pringsewu 2026 Resmi Ditutup

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:11 WIB

HUT Ke-81 RI, Pemkab Pringsewu Gelar Upacara dan Serahkan Bantuan Bedah Rumah

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:08 WIB

Curanmor Mengintai Dini Hari, Polres Pringsewu Intensifkan Patroli

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:58 WIB

Setahun Buron Kasus Curanmor, Andi Lau Akhirnya Ditangkap Polisi di Tanggamus

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:49 WIB

Bupati Pringsewu Hadiri Paripurna Istimewa DPRD, Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:47 WIB

Motor Petani Dicuri Saat Panen Kelapa, Dua Pelaku Curanmor Dibekuk Polisi

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:45 WIB

Pemkab dan DPRD Pringsewu Sepakati KUA-PPAS APBD 2027

Berita Terbaru

Lampung Selatan

PWI Lampung Selatan Dukung Pemanfaatan IKD

Jumat, 21 Agu 2026 - 21:30 WIB

Pringsewu

Diklat Paskibraka Pringsewu 2026 Resmi Ditutup

Jumat, 21 Agu 2026 - 21:25 WIB