BGN Akui Banyak SPPG Melenceng dari Target Prioritas

Redaksi

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banyak mitra dan SPPG keliru menganggap Program Makan Bergizi Gratis hanya untuk anak sekolah karena istilah school meal.(Ilustrasi: Netizenku)

Banyak mitra dan SPPG keliru menganggap Program Makan Bergizi Gratis hanya untuk anak sekolah karena istilah school meal.(Ilustrasi: Netizenku)

Pemahaman tentang sasaran Program Makan Bergizi Gratis ternyata masih banyak yang keliru. Sejumlah yayasan dan mitra pelaksana di daerah kedapatan salah arah. Mereka mengira program ini hanya berfokus untuk anak sekolah saja.

(Netizenku.com): Kekeliruan ini muncul karena pengaruh penggunaan istilah school meal di tengah masyarakat. Akibatnya, para mitra di lapangan telanjur sibuk menjalin kerja sama dengan sekolah. Mereka mengabaikan sasaran prioritas utama yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat.

Fakta ini membuat Badan Gizi Nasional (BGN) bergerak cepat meluruskan salah kaprah tersebut. Pemerintah menegaskan bahwa program ini mengusung target yang jauh lebih mendasar.

Baca Juga  Mikdar Ilyas: Kepuasan Publik 81 Persen terhadap Mirza Sejalan dengan Kinerja Pemerintahan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wakil Kepala BGN, Sony Sonjaya, menyampaikan hal itu saat konsolidasi di berbagai daerah. Sony Dia meminta seluruh pihak menyamakan persepsi agar pelaksanaan di lapangan tidak melenceng.

Fokus utama intervensi gizi ini sebenarnya menyasar kelompok masyarakat yang paling rentan. Sasaran tersebut meliputi ibu hamil, ibu menyusui, serta anak balita.

Kelompok ini sedang berada dalam masa krusial 1.000 hari pertama kehidupan. Setelah kebutuhan kelompok rentan ini terpenuhi, barulah program menyentuh para peserta didik.

Investasi Strategis Menuju Indonesia Emas 2045

Upaya penyamaan persepsi ini melibatkan banyak unsur pelaksana di tingkat daerah. Koordinasi diperkuat mulai dari Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), yayasan mitra, hingga Satgas MBG kabupaten dan kota.

Baca Juga  Gubernur Lampung Dorong BUM Desa Jadi Penggerak Hilirisasi dan Ekonomi Desa

Sinergi ini penting agar seluruh instansi bergerak seirama demi menyelamatkan generasi masa depan. Pemenuhan gizi bagi ibu dan anak merupakan investasi jangka panjang bagi bangsa.

Program mulia ini menjadi fondasi utama untuk mencetak sumber daya manusia yang berkualitas tinggi. Pemerintah berharap intervensi ini mampu melahirkan generasi yang siap menyongsong Indonesia Emas 2045.

Sony mengingatkan seluruh jajaran pelaksana agar memegang teguh komitmen ini. Pengelola SPPG dan mitra di daerah dilarang keras membuat kebijakan yang menyimpang dari aturan.

Baca Juga  Status GAK Naik ke Siaga, BPBD Lampung Larang Aktivitas dalam Radius 5 Kilometer

“Mengutamakan pemberian MBG kepada kelompok rentan, yaitu ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita, merupakan esensi Program MBG sebagai investasi strategis bangsa Indonesia. Hal ini harus betul-betul dijiwai oleh seluruh pelaksana program MBG di lapangan. Jangan coba-coba menyimpang dari tujuan utama,” tegas Sony Sonjaya dalam keterangannya, Minggu (31 Mei 2026).

Program prioritas Presiden Prabowo Subianto ini menuntut pengawasan ketat dari semua pihak. Setiap elemen yang terlibat wajib saling mengawal jalannya program di lapangan. Kerja sama yang solid akan memastikan bantuan gizi ini sampai ke tangan yang tepat.(*)

Berita Terkait

Demokrat Lampung Siapkan Muscab, Edy Irawan Bidik Kursi Pimpinan DPRD
Tim Mini Soccer PWI Lampung Menang 7-1 dalam Tiga Laga Trofeo
RSUDAM Lampung Pertama Kali Lakukan Tindakan Neurointervensi DSA
Yusnadi Minta KNKT Investigasi Menyeluruh Insiden KMP Batumandi
Hadiri Wisuda ke-76 UBL, Gubernur Mirza Titip Pesan Kepada 539 Lulusan untuk Bangun Lampung
Jihan Nurlela Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Presiden Prabowo Salurkan Kredit Produktif Rp53,15 Triliun
Pemprov Lampung Arahkan APBD 2027 untuk Hilirisasi dan Pemerataan Pembangunan
Gubernur Lampung Dorong Hilirisasi Pertanian Berbasis Desa, Bed Dryer Hasilkan Nilai Tambah

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Demokrat Lampung Siapkan Muscab, Edy Irawan Bidik Kursi Pimpinan DPRD

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:12 WIB

Tim Mini Soccer PWI Lampung Menang 7-1 dalam Tiga Laga Trofeo

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:52 WIB

RSUDAM Lampung Pertama Kali Lakukan Tindakan Neurointervensi DSA

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Yusnadi Minta KNKT Investigasi Menyeluruh Insiden KMP Batumandi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Hadiri Wisuda ke-76 UBL, Gubernur Mirza Titip Pesan Kepada 539 Lulusan untuk Bangun Lampung

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:26 WIB

Pemprov Lampung Arahkan APBD 2027 untuk Hilirisasi dan Pemerataan Pembangunan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:22 WIB

Gubernur Lampung Dorong Hilirisasi Pertanian Berbasis Desa, Bed Dryer Hasilkan Nilai Tambah

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:03 WIB

Gubernur Lampung Pimpin Upacara Hari Santri Nasional 2026, Salurkan Bantuan untuk Pesantren

Berita Terbaru