Sampah Organik Lampung Dibidik Jadi Pupuk, Dorong Ekonomi Pertanian

Tauriq Attala Gibran

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Provinsi Lampung mendorong pengolahan sampah organik menjadi produk bernilai ekonomi untuk mendukung sektor pertanian dan ketahanan pangan daerah.

Lampung (Netizenku.com): Salah satu yang dikembangkan yakni pengolahan sampah organik menjadi pupuk organik dan asam humat (humic acid) yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas tanah serta mendukung produktivitas pertanian.

Rencana tersebut dibahas dalam pertemuan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal bersama PT EZSolusi Jaringan Terpadu terkait rencana kerja sama pengelolaan sampah terintegrasi dan pengembangan perekonomian pertanian di Provinsi Lampung, di Mahan Agung, Bandar Lampung, Sabtu (3/10/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Lampung, timbulan sampah di Lampung mencapai 4.667,13 ton per hari. Dari jumlah tersebut, sekitar 51,65 persen atau setara 2.410,57 ton per hari merupakan sampah organik yang berpotensi diolah lebih lanjut.

Potensi tersebut dinilai dapat menjadi bagian dari pengembangan sistem pengelolaan sampah yang terintegrasi dengan sektor pertanian. Sampah organik yang selama ini menjadi persoalan lingkungan diarahkan untuk diolah menjadi pupuk yang memiliki nilai guna sekaligus nilai ekonomi.

Melalui rencana kerja sama tersebut, produk hasil pengolahan sampah organik akan dimanfaatkan untuk membantu memperbaiki kualitas tanah pertanian. Hasil produksi pupuk juga diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan petani di Lampung.

Baca Juga  Lampung Mulai Bangun Ekosistem Bioetanol untuk Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Dengan pendekatan tersebut, pengelolaan sampah tidak hanya diarahkan untuk mengurangi beban lingkungan, tetapi juga dikaitkan dengan kebutuhan sektor pertanian. Sampah organik diharapkan dapat menjadi sumber bahan baku yang mendukung produktivitas pertanian dan ketahanan pangan.

Dari sisi pembiayaan, proyek tersebut direncanakan menggunakan skema investasi swasta sehingga tidak membebankan biaya investasi kepada APBD. Investor juga tidak memungut biaya layanan pengolahan sampah atau tipping fee kepada pemerintah daerah.

Untuk pembangunan fasilitas pengolahan, investor direncanakan menyewa lahan sekitar enam hektare di setiap lokasi yang disepakati.

Baca Juga  Gubernur Lampung: PKH Bukan untuk Ketergantungan, tapi Mendorong Keluarga Mandiri

Pada tahap awal, pengembangan fasilitas pengolahan sampah direncanakan menyasar Kabupaten Lampung Tengah dan Lampung Utara, dengan Kota Metro sebagai salah satu kawasan penyangga.

Sementara itu, pengembangan di kawasan lainnya akan dikaji lebih lanjut melalui perencanaan pengelolaan sampah regional.

Pemprov Lampung berharap pola kerja sama tersebut dapat membangun ekosistem pengelolaan sampah yang memberikan manfaat lebih luas, mulai dari pengurangan persoalan lingkungan hingga penyediaan bahan pendukung pertanian dan peningkatan nilai ekonomi bagi masyarakat. (*)

Berita Terkait

Demokrat Lampung Siapkan Muscab, Edy Irawan Bidik Kursi Pimpinan DPRD
Gubernur Lampung Fokus Tangani Karhutla TNWK, Lima Hektare Dipadamkan per Hari
Tim Mini Soccer PWI Lampung Menang 7-1 dalam Tiga Laga Trofeo
RSUDAM Lampung Pertama Kali Lakukan Tindakan Neurointervensi DSA
Yusnadi Minta KNKT Investigasi Menyeluruh Insiden KMP Batumandi
Hadiri Wisuda ke-76 UBL, Gubernur Mirza Titip Pesan Kepada 539 Lulusan untuk Bangun Lampung
Jihan Nurlela Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Presiden Prabowo Salurkan Kredit Produktif Rp53,15 Triliun
Pemprov Lampung Arahkan APBD 2027 untuk Hilirisasi dan Pemerataan Pembangunan

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Demokrat Lampung Siapkan Muscab, Edy Irawan Bidik Kursi Pimpinan DPRD

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Gubernur Lampung Fokus Tangani Karhutla TNWK, Lima Hektare Dipadamkan per Hari

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:12 WIB

Tim Mini Soccer PWI Lampung Menang 7-1 dalam Tiga Laga Trofeo

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:52 WIB

RSUDAM Lampung Pertama Kali Lakukan Tindakan Neurointervensi DSA

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Hadiri Wisuda ke-76 UBL, Gubernur Mirza Titip Pesan Kepada 539 Lulusan untuk Bangun Lampung

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:45 WIB

Jihan Nurlela Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Presiden Prabowo Salurkan Kredit Produktif Rp53,15 Triliun

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:26 WIB

Pemprov Lampung Arahkan APBD 2027 untuk Hilirisasi dan Pemerataan Pembangunan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:22 WIB

Gubernur Lampung Dorong Hilirisasi Pertanian Berbasis Desa, Bed Dryer Hasilkan Nilai Tambah

Berita Terbaru