Cegah Rabies, Petugas Jemput Bola Vaksinasi Hewan Peliharaan di Lampung Selatan

Tauriq Attala Gibran

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Upaya pencegahan rabies di Provinsi Lampung diperkuat dengan pola jemput bola. Petugas mendatangi permukiman warga untuk memberikan edukasi sekaligus vaksinasi hewan peliharaan secara langsung.

Lampung (Netizenku.com): Langkah tersebut dilakukan Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Lampung bersama Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Cabang Lampung serta Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Lampung Selatan di Desa Legundi, Kecamatan Ketapang, Sabtu (3/10/2026).

Sebanyak sembilan dusun disisir petugas untuk memberikan komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE) mengenai rabies serta melakukan vaksinasi terhadap hewan peliharaan milik warga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hasilnya, sebanyak 149 hewan berhasil mendapatkan vaksinasi rabies. Jumlah tersebut terdiri atas 81 ekor anjing dan 68 ekor kucing.

Baca Juga  IJP Lampung Desak Evaluasi Tim Media Gubernur

Pendekatan tersebut berbeda dari kegiatan vaksinasi yang sebelumnya lebih banyak dipusatkan di satu lokasi, khususnya di wilayah Bandar Lampung. Kali ini, petugas mendatangi rumah warga dari satu dusun ke dusun lainnya untuk memperluas jangkauan pelayanan.

Kepala Karantina Lampung Donni Muksydayan mengatakan, pencegahan rabies membutuhkan keterlibatan pemerintah, petugas kesehatan hewan, serta masyarakat, terutama pemilik hewan peliharaan.

“Kita harus bersama-sama membantu Pemerintah Provinsi Lampung memberantas rabies. Pemerintah, petugas, dan masyarakat wajib bergotong royong melakukan upaya pencegahan ini,” kata Donni.

Menurut dia, pola jemput bola dipilih untuk mendekatkan pelayanan kesehatan hewan kepada masyarakat, khususnya di wilayah yang memiliki potensi kasus rabies.

“Selama ini kegiatan fokus di Bandar Lampung, tetapi kali ini kami membawa pendekatan berbeda dengan mendatangi rumah warga secara langsung (door to door). Mengingat potensi kasus di Lampung Selatan cukup tinggi, kami ingin mendekatkan pelayanan kesehatan hewan ke tengah masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga  Forum Ekosistem Jaringan Jalan Tol MTI Resmi Dikukuhkan di Lampung

Data mencatat sebanyak 493 kasus gigitan hewan penular rabies terjadi di Provinsi Lampung sepanjang Januari hingga Desember 2025. Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan penguatan edukasi dan vaksinasi sebagai bagian dari upaya pencegahan.

Ketua PDHI Lampung Anwar Fuadi mengatakan vaksinasi merupakan salah satu langkah penting untuk memutus rantai penularan rabies. Namun, upaya tersebut harus disertai kepedulian pemilik dalam menjaga kesehatan dan mengawasi hewan peliharaan.

“Masyarakat harus memahami bahwa vaksinasi bukan sekadar agenda seremoni hari ini. Hewan peliharaan wajib dijaga kesehatannya dan mendapat vaksinasi secara rutin,” kata Anwar.

Baca Juga  Pemprov Lampung Perkuat SDM Desa Lewat Program Satu Desa Satu Sarjana dan Hafiz Quran

Karantina Lampung juga mengimbau masyarakat rutin memeriksakan kesehatan hewan peliharaan dan tidak mengabaikan potensi rabies. Masyarakat diminta segera melapor kepada petugas apabila menemukan gejala yang tidak biasa pada hewan atau terjadi kasus gigitan.

Donni mengatakan pola jemput bola diharapkan tidak hanya meningkatkan cakupan vaksinasi, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pencegahan rabies sejak dini.

“Target kami bukan hanya memvaksinasi 149 hewan pada hari ini, melainkan menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat. Jika masyarakat dan pemerintah bergerak beriringan, pencegahan rabies di Lampung akan jauh lebih kuat,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Demokrat Lampung Siapkan Muscab, Edy Irawan Bidik Kursi Pimpinan DPRD
Tim Mini Soccer PWI Lampung Menang 7-1 dalam Tiga Laga Trofeo
RSUDAM Lampung Pertama Kali Lakukan Tindakan Neurointervensi DSA
Yusnadi Minta KNKT Investigasi Menyeluruh Insiden KMP Batumandi
Hadiri Wisuda ke-76 UBL, Gubernur Mirza Titip Pesan Kepada 539 Lulusan untuk Bangun Lampung
Jihan Nurlela Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Presiden Prabowo Salurkan Kredit Produktif Rp53,15 Triliun
Pemprov Lampung Arahkan APBD 2027 untuk Hilirisasi dan Pemerataan Pembangunan
Gubernur Lampung Dorong Hilirisasi Pertanian Berbasis Desa, Bed Dryer Hasilkan Nilai Tambah

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Demokrat Lampung Siapkan Muscab, Edy Irawan Bidik Kursi Pimpinan DPRD

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:12 WIB

Tim Mini Soccer PWI Lampung Menang 7-1 dalam Tiga Laga Trofeo

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:52 WIB

RSUDAM Lampung Pertama Kali Lakukan Tindakan Neurointervensi DSA

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Yusnadi Minta KNKT Investigasi Menyeluruh Insiden KMP Batumandi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Hadiri Wisuda ke-76 UBL, Gubernur Mirza Titip Pesan Kepada 539 Lulusan untuk Bangun Lampung

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:26 WIB

Pemprov Lampung Arahkan APBD 2027 untuk Hilirisasi dan Pemerataan Pembangunan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:22 WIB

Gubernur Lampung Dorong Hilirisasi Pertanian Berbasis Desa, Bed Dryer Hasilkan Nilai Tambah

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:03 WIB

Gubernur Lampung Pimpin Upacara Hari Santri Nasional 2026, Salurkan Bantuan untuk Pesantren

Berita Terbaru