Gubernur Lampung Dorong Hilirisasi Pertanian Berbasis Desa, Bed Dryer Hasilkan Nilai Tambah

Tauriq Attala Gibran

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mendorong penguatan hilirisasi pertanian melalui pemanfaatan teknologi pengeringan hasil panen di tingkat desa. Langkah ini menjadi bagian dari Program Desaku Maju untuk meningkatkan nilai tambah komoditas pertanian sekaligus memperkuat pendapatan petani.

Lampung (Netizenku.com): Hal tersebut disampaikan Mirza saat mengikuti Seminar Teknologi, Akuntansi, Bisnis, Ekonomi, dan Komunitas (STABEK) 9 yang diselenggarakan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lampung (Unila) di Golden Tulip Springhill, Bandarlampung, Kamis (22/10/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Mirza memaparkan studi pendahuluan berjudul Analisis Nilai Tambah Bruto Pengeringan Jagung dan Gabah pada Penerima Bed Dryer Program Desaku Maju. Kajian ini mengukur manfaat ekonomi dari penggunaan alat pengering hasil pertanian di tingkat desa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mirza, yang juga merupakan mahasiswa Program Doktor Ilmu Ekonomi Unila, menjelaskan bahwa sektor pertanian memiliki peran strategis bagi perekonomian masyarakat Lampung. Sebanyak 88,21 persen desa di provinsi ini berbasis pertanian, sementara komoditas padi dan jagung menjadi sumber penghidupan sekitar 500 ribu kepala keluarga atau kurang lebih dua juta penduduk.

Baca Juga  APBD Perubahan 2026 Lampung Difokuskan Perkuat Program Prioritas dan Pertumbuhan Ekonomi

Menurutnya, salah satu persoalan yang dihadapi petani adalah tingginya kadar air pada jagung dan gabah saat panen. Kondisi tersebut dapat menyebabkan penurunan mutu dan penyusutan hasil apabila tidak segera ditangani melalui proses pengeringan yang tepat.

“Pertanian tidak cukup hanya menghasilkan komoditas dalam jumlah besar. Kita juga harus memastikan hasil panen memiliki kualitas yang baik dan nilai jual yang lebih tinggi. Karena itu, teknologi pengeringan menjadi salah satu langkah awal untuk memperkuat hilirisasi pertanian dari desa,” kata Mirza.

Melalui Program Desaku Maju, Pemerintah Provinsi Lampung menyalurkan 34 unit bed dryer pada 2025. Fasilitas tersebut ditujukan untuk mendukung proses pengeringan hasil panen sekaligus membuka peluang peningkatan nilai tambah komoditas pertanian sebelum dipasarkan atau diolah lebih lanjut.

Baca Juga  Gubernur Mirza Tinjau Antrean BBM, Soroti Pelayanan SPBU dan Usulan Tambahan Kuota

Hasil studi pendahuluan menunjukkan seluruh unit yang diteliti menghasilkan Nilai Tambah Bruto (NTB) positif. Nilai tambah rata-rata tercatat sebesar Rp407 per kilogram untuk jagung dan Rp271 per kilogram untuk gabah.

Temuan tersebut memberikan gambaran awal bahwa penggunaan teknologi pengeringan berpotensi meningkatkan nilai ekonomi hasil pertanian. Namun, manfaatnya perlu didukung pengelolaan alat dan usaha yang baik agar dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh petani maupun masyarakat desa.

Mirza menegaskan, hilirisasi pertanian tidak boleh berhenti pada penyediaan sarana produksi, tetapi harus diarahkan pada pengembangan usaha yang mampu menghasilkan produk bernilai tambah.

“Yang kita dorong bukan sekadar pengadaan alat pengering, melainkan bagaimana teknologi ini bisa menjadi bagian dari kegiatan ekonomi desa. Hasil pertanian harus memiliki nilai tambah, sehingga manfaatnya tidak berhenti pada penjualan hasil panen, tetapi juga membuka peluang usaha dan meningkatkan kesejahteraan petani,” ujarnya.

Baca Juga  Lampung Perkuat Pengembangan Bawang Putih Dukung Swasembada Nasional 2029

Ia menjelaskan, pengeringan merupakan tahap awal dalam rantai hilirisasi pertanian. Setelah dikeringkan, komoditas dapat diolah lebih lanjut menjadi berbagai produk, seperti beras, pakan ternak, konsentrat, kopi, dan mocaf.

Pengembangan teknologi pengeringan juga perlu disesuaikan dengan karakteristik komoditas serta kebutuhan masyarakat setempat. Dengan demikian, pemanfaatan fasilitas tersebut dapat terintegrasi dengan pengelolaan usaha dan pengembangan produk olahan di tingkat desa.

Menurut Mirza, keberhasilan hilirisasi tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan teknologi, tetapi juga oleh tata kelola usaha yang memastikan nilai ekonomi yang dihasilkan dapat dinikmati para pelaku yang terlibat.

Melalui Program Desaku Maju, Pemerintah Provinsi Lampung berharap pengembangan teknologi pengeringan dan pengolahan hasil pertanian dapat memperkuat ekonomi perdesaan, meningkatkan daya saing komoditas unggulan, serta mendorong kesejahteraan petani secara berkelanjutan. (*)

Berita Terkait

Yusnadi Minta KNKT Investigasi Menyeluruh Insiden KMP Batumandi
Hadiri Wisuda ke-76 UBL, Gubernur Mirza Titip Pesan Kepada 539 Lulusan untuk Bangun Lampung
Jihan Nurlela Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Presiden Prabowo Salurkan Kredit Produktif Rp53,15 Triliun
Pemprov Lampung Arahkan APBD 2027 untuk Hilirisasi dan Pemerataan Pembangunan
Gubernur Lampung Pimpin Upacara Hari Santri Nasional 2026, Salurkan Bantuan untuk Pesantren
Gubernur Lampung Apresiasi Pakan Ikan Mandiri, Biaya Produksi Turun 50 Persen
Gubernur Mirza Ajak LPM Perkuat Sinergi Bangun Ekonomi Desa
KMP Batumandi Terbakar, Aprozi Alam Desak Kemenhub Evaluasi Total Keselamatan Pelayaran

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Yusnadi Minta KNKT Investigasi Menyeluruh Insiden KMP Batumandi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Hadiri Wisuda ke-76 UBL, Gubernur Mirza Titip Pesan Kepada 539 Lulusan untuk Bangun Lampung

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:45 WIB

Jihan Nurlela Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Presiden Prabowo Salurkan Kredit Produktif Rp53,15 Triliun

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:26 WIB

Pemprov Lampung Arahkan APBD 2027 untuk Hilirisasi dan Pemerataan Pembangunan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:22 WIB

Gubernur Lampung Dorong Hilirisasi Pertanian Berbasis Desa, Bed Dryer Hasilkan Nilai Tambah

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Gubernur Lampung Apresiasi Pakan Ikan Mandiri, Biaya Produksi Turun 50 Persen

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:50 WIB

Gubernur Mirza Ajak LPM Perkuat Sinergi Bangun Ekonomi Desa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:25 WIB

KMP Batumandi Terbakar, Aprozi Alam Desak Kemenhub Evaluasi Total Keselamatan Pelayaran

Berita Terbaru