Dihadiri Menteri Pertanian, Pesta Rakyat Petani 2026 Dipusatkan di Pringsewu

Reza

Minggu, 25 Oktober 2026 - 18:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Puncak peringatan Hari Tani Nasional 2026 melalui kegiatan Pesta Rakyat Petani dipusatkan di areal persawahan Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pringsewu, Pekon Klaten, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, Lampung, Sabtu-Minggu (24-25 Oktober 2026). Kegiatan tersebut dihadiri Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman.

Pringsewu (Netizenku.com): Turut hadir anggota MPR RI yang juga Presiden PKS Al-Muzammil Yusuf, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas, Wakil Bupati Umi Laila, jajaran pemerintah daerah, DPRD, Forkopimda, serta para petani.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pesta Rakyat Petani 2026 dimeriahkan dengan berbagai kegiatan, di antaranya fun run menyusuri ruas jalan di sekitar pusat pemerintahan Kabupaten Pringsewu, kontes kambing dan domba, kontes entog jumbo, Grebeg Ayam, Pasar Tani, pelantikan Duta Tani, serta ramah tamah di Aula Utama Pemkab Pringsewu.

Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas mengapresiasi kebijakan pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian, khususnya terkait penurunan harga pupuk bersubsidi dan perbaikan distribusinya yang dinilai semakin efektif. Menurutnya, persoalan utama yang masih dihadapi petani di Pringsewu saat ini adalah ketersediaan air untuk irigasi.

Baca Juga  Bupati Pringsewu Panen Raya Corporate Farming di Pekon Pujodadi

“Sejak 2025, kami sudah beraudiensi dan berkoordinasi dengan berbagai pihak, baik di Lampung maupun Jakarta, agar bendungan yang ada dapat dimanfaatkan secara optimal bagi masyarakat Pringsewu. Semoga permasalahan distribusi air bendungan ini dapat terselesaikan,” ujar Riyanto, Minggu (25/10/2026).

Ia mengungkapkan, meskipun memiliki wilayah yang relatif kecil, produktivitas padi di Kabupaten Pringsewu mencapai 63,5 kuintal per hektare, tertinggi di Provinsi Lampung. Angka tersebut melampaui rata-rata produktivitas padi provinsi yang mencapai 52,5 kuintal per hektare.

Selain sektor tanaman pangan, Pemkab Pringsewu juga mendorong hilirisasi pertanian, salah satunya melalui Sentra Mocaf Pringsewu. Program tersebut telah menyerap 150 ton singkong dari petani untuk diolah menjadi 40 ton tepung mocaf.

“Hingga akhir tahun, kami menargetkan 320 ton singkong terserap dengan produksi sekitar 80 ton tepung mocaf. Insyaallah, pada November nanti kita mulai ekspor mocaf ke Amerika Serikat,” ungkapnya.

Di sektor peternakan, Pringsewu juga menjadi salah satu pusat pengembangan kambing dan domba di Provinsi Lampung. Populasi kedua jenis ternak tersebut kini mencapai 98.843 ekor. Pemkab Pringsewu pun terus melakukan riset dan konsolidasi untuk mendukung program hilirisasi peternakan kambing.

Baca Juga  105 Pelaku UMKM Pringsewu Ikuti Pelatihan Kemitraan Bersama Indomaret

Riyanto menambahkan, Kabupaten Pringsewu memiliki sekitar 6.722 usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta 63 industri kecil dan menengah (IKM) yang bergerak dalam kegiatan hilirisasi pertanian. Potensi tersebut dinilai menjadi modal untuk mengembangkan Pringsewu sebagai pusat hilirisasi, inovasi, dan pertanian modern di Provinsi Lampung.

Terkait program pencetakan sawah baru, Riyanto menyebutkan bahwa Kecamatan Pagelaran Utara memiliki potensi pengembangan lahan sawah hingga 1.000 hektare. Untuk mendukung program tersebut, Pemkab Pringsewu telah mengajukan proposal pembangunan Bendung Way Waya yang berhulu di kawasan hutan lindung Register 22. Pemerintah daerah juga mengusulkan pemanfaatan air dari Bendungan Way Sekampung untuk mengairi persawahan petani.

Sejumlah usulan tersebut disampaikan langsung kepada Menteri Pertanian, baik oleh pemerintah daerah maupun para petani. Menanggapi hal itu, Mentan Andi Amran Sulaiman menyatakan bahwa seluruh usulan telah dicatat dan akan ditindaklanjuti. Khusus pembangunan bendung, Kementerian Pertanian akan berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

Baca Juga  Pemkab Pringsewu Perkuat Jaringan Usaha Koperasi melalui Pengembangan Mocaf

Dalam kesempatan tersebut, Amran juga berdialog dengan para petani penggarap dan buruh tani. Ia menyampaikan bahwa buruh tani, termasuk buruh tanam atau tandur, berpeluang memperoleh bantuan alat dan mesin pertanian dari pemerintah.

“Kebijakan yang tepat perlu disertai koordinasi yang baik antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten. Sinergi ini penting agar kebijakan pertanian dapat memberikan manfaat bagi petani,” ujarnya.

Amran juga menyampaikan bahwa pemerintah telah memutuskan untuk menghentikan impor singkong sebagai upaya mendukung petani dan menjaga harga komoditas tersebut. Menurutnya, harga singkong saat ini mencapai Rp3.000 per kilogram, meningkat dibandingkan sebelumnya yang berada di kisaran Rp700 per kilogram.

“Kami, pemerintah pusat, tentu sangat mendukung upaya-upaya yang bertujuan memberikan keuntungan bagi para petani, di antaranya melalui kebijakan regulasi. Untuk kepentingan petani, kami pasti akan mendukung,” tegasnya. (*)

Berita Terkait

Wabup Pringsewu Imbau Orangtua Hargai Proses Tumbuh Kembang Anak
Pemkab dan DPRD Pringsewu Sahkan Empat Perda, Atur Aset hingga Pesantren
Polisi Gerebek Enam Lokasi di Margakaya Pringsewu, Dua Pria Diamankan
Lantik Delapan Pejabat, Bupati Pringsewu Ingatkan Pentingnya Kerja Nyata
Bupati Riyanto Ajak Sekolah Cegah Perundungan dan Kekerasan terhadap Anak
Pemkab Pringsewu Gelar Penetrasi Pasar untuk Kendalikan Inflasi
6.149 SKCK Diterbitkan Polres Pringsewu hingga September 2026
Pemkab Pringsewu Gelar Gerakan Penetrasi Pasar untuk Kendalikan Harga dan Inflasi

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Demokrat Lampung Siapkan Muscab, Edy Irawan Bidik Kursi Pimpinan DPRD

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Gubernur Lampung Fokus Tangani Karhutla TNWK, Lima Hektare Dipadamkan per Hari

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:12 WIB

Tim Mini Soccer PWI Lampung Menang 7-1 dalam Tiga Laga Trofeo

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:52 WIB

RSUDAM Lampung Pertama Kali Lakukan Tindakan Neurointervensi DSA

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Hadiri Wisuda ke-76 UBL, Gubernur Mirza Titip Pesan Kepada 539 Lulusan untuk Bangun Lampung

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:45 WIB

Jihan Nurlela Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Presiden Prabowo Salurkan Kredit Produktif Rp53,15 Triliun

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:26 WIB

Pemprov Lampung Arahkan APBD 2027 untuk Hilirisasi dan Pemerataan Pembangunan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:22 WIB

Gubernur Lampung Dorong Hilirisasi Pertanian Berbasis Desa, Bed Dryer Hasilkan Nilai Tambah

Berita Terbaru