Marindo: Nilai Pancasila Harus Menjadi Landasan Pembangunan di Lampung

Tauriq Attala Gibran

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan menegaskan nilai-nilai Pancasila harus menjadi landasan dalam setiap kebijakan dan pembangunan di Provinsi Lampung.

Lampung (Netizenku.com): Hal tersebut disampaikan Marindo saat menjadi inspektur upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 di Lapangan Korpri, Kompleks Kantor Gubernur Lampung, Kamis (1/10/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun ini mengangkat tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”.

Marindo mengatakan tema tersebut mengingatkan bahwa persatuan bukan merupakan tujuan akhir, melainkan jalan menuju Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.

Menurutnya, tantangan terhadap persatuan bangsa saat ini terus mengalami perubahan. Ancaman terhadap persatuan tidak hanya muncul secara langsung, tetapi juga melalui ruang digital, seperti penyebaran hoaks, ujaran kebencian, dan pesan-pesan yang dapat memecah belah masyarakat.

Baca Juga  Gubernur Mirza Hadiri Apel Akbar Satlinmas di Jawa Tengah

“Di situlah Pancasila harus hadir, bukan hanya dihafal, tetapi diamalkan dalam sikap sehari-hari,” ujarnya.

Marindo menegaskan, bagi Provinsi Lampung, nilai-nilai Pancasila harus menjadi landasan dalam setiap langkah pembangunan. Pembangunan, kata dia, harus mencerminkan nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, musyawarah, dan keadilan sosial.

“Artinya, pembangunan tidak hanya mengejar pertumbuhan, tetapi juga harus menghadirkan pemerataan dan kesejahteraan. Pembangunan tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun manusia,” katanya.

Ia mengatakan pembangunan harus mampu mendorong kemajuan ekonomi sekaligus memperkuat persatuan dan meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat.

“Inilah pembangunan yang berlandaskan Pancasila: pembangunan yang menempatkan manusia sebagai tujuan utama dan kesejahteraan masyarakat sebagai orientasinya,” ujarnya.

Baca Juga  Marindo Lantik Djohan Lius sebagai Kepala Dinas Kesehatan Lampung

Marindo mencontohkan pembangunan infrastruktur harus mampu membuka akses dan kesempatan ekonomi bagi masyarakat. Sementara pembangunan pendidikan harus membuka masa depan generasi muda.

Di sektor kesehatan, pelayanan harus menjangkau seluruh masyarakat. Pembangunan pertanian juga harus diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan petani, sedangkan pemberdayaan UMKM harus membuka kesempatan bagi masyarakat untuk tumbuh dan mandiri.

“Seluruh proses pembangunan harus dilaksanakan dengan semangat gotong royong, keadilan, serta keberpihakan kepada kepentingan masyarakat,” jelasnya.

Karena itu, Marindo menegaskan Pancasila tidak boleh berhenti sebagai nilai yang diucapkan dalam upacara, tetapi harus diwujudkan dalam setiap kebijakan, pelayanan, dan proses pembangunan.

Pada momentum Hari Kesaktian Pancasila 2026, ia mengajak seluruh pihak membulatkan tekad untuk mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai sumber kekuatan dalam membangun kebersamaan.

Baca Juga  Gabah Lampung Tembus Rp8.000, Imelda Minta Distribusi ke Luar Daerah Diawasi Ketat

“Dengan kebersamaan itu, kita perjuangkan dan tegakkan kebenaran dan keadilan demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang kita cintai,” ujarnya.

Marindo juga mengingatkan kekuatan Pancasila tidak hanya bergantung pada peringatan setiap tahun, tetapi pada penerapan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.

“Pancasila tidak akan kuat hanya karena kita peringati setiap tahun. Pancasila kuat karena kita rawat setiap hari, lewat sikap jujur, adil, dan saling menghargai,” jelasnya.

“Tugas kita adalah memastikan nilai-nilai itu diwariskan utuh kepada generasi berikutnya, dan kita menjaganya dengan bekerja, bergotong royong, dan merawat persaudaraan,” ujar Marindo. (*)

Berita Terkait

Status GAK Naik ke Siaga, BPBD Lampung Larang Aktivitas dalam Radius 5 Kilometer
Marindo Kurniawan Tekankan Penguatan Forum Penataan Ruang untuk Dukung Investasi Lampung
Gubernur Mirza Tinjau Antrean BBM, Soroti Pelayanan SPBU dan Usulan Tambahan Kuota
Marindo Kurniawan Lantik Imam Ghozali sebagai Staf Ahli Gubernur Lampung
BULOG Lampung Serap 241.319 Ton Beras hingga Oktober 2026
IJP Lampung Desak Evaluasi Tim Media Gubernur
Inflasi Lampung Terendah di Sumatera, Mikdar Apresiasi Kinerja Gubernur
Gubernur Mirza Paparkan Strategi Penguatan Ekonomi dan Ketahanan Pangan Berbasis Desa

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Pemkab Pringsewu Gelar Gerakan Penetrasi Pasar untuk Kendalikan Harga dan Inflasi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:19 WIB

Bupati Pringsewu: Ormas Punya Peran Strategis dalam Pembangunan Daerah

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Bupati Pringsewu Ajukan R-APBD 2027 Senilai Rp1,138 Triliun

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:07 WIB

Catur PWI Lampung Bidik Tiga Emas pada Porwanas 2027

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:37 WIB

Kejari Pringsewu Tempuh Restorative Justice dalam Kasus Pencurian HP

Rabu, 30 September 2026 - 12:29 WIB

Kejari Pringsewu Musnahkan Barang Bukti dari 72 Perkara, Ada Sabu hingga Senjata Api

Selasa, 29 September 2026 - 19:39 WIB

105 Pelaku UMKM Pringsewu Ikuti Pelatihan Kemitraan Bersama Indomaret

Senin, 28 September 2026 - 19:56 WIB

Jambret Tas Berisi Rp1,6 Juta di Gadingrejo Terjatuh Saat Kabur

Berita Terbaru

Lampung

BULOG Lampung Serap 241.319 Ton Beras hingga Oktober 2026

Jumat, 9 Okt 2026 - 15:46 WIB