DPRD Lampung, Koperasi Merah Putih Harus Berpihak ke Petani

Tauriq Attala Gibran

Selasa, 9 Juni 2026 - 22:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Program Koperasi Merah Putih di Provinsi Lampung mendapat dukungan penuh dari Komisi II DPRD Lampung. Meski demikian, lampu kuning tetap dinyalakan agar program ini tidak melenceng dari tujuan utamanya.

Lampung (Netizenku.com): Ketua Komisi II DPRD Lampung, Ahmad Basuki, mengingatkan pemerintah agar koperasi ini tidak berubah menjadi perpanjangan tangan korporasi besar. Koperasi Merah Putih harus tetap setia pada khitah awalnya, menyejahterakan masyarakat desa.

Menurut pria yang akrab disapa Abas ini, Koperasi Merah Putih adalah peluang besar untuk menciptakan ekosistem ekonomi baru di pedesaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kehadirannya harus menjadi pusat aktivitas ekonomi yang menyerap hasil pertanian warga. Ini penting untuk memutus ketergantungan petani terhadap tengkulak,” ujar Abas saat di wawancarai diruang kerjanya, Selasa (9/6/2026).

Baca Juga  ANTARA Dukung Penguatan Kerja Sama Media Asia-Pasifik Hadapi Disrupsi Digital

Politisi PKB Lampung tersebut menegaskan bahwa Koperasi Merah Putih wajib difokuskan sebagai hub atau pusat penampungan komoditas unggulan desa. Mulai dari kopi, jagung, padi, hingga hasil bumi lainnya.

Melalui wadah inilah, proses hilirisasi dan pemasaran hasil panen dapat dikelola secara lebih terorganisir dan menguntungkan petani.

“Koperasi harus menjadi hub komoditas desa, bukan sekadar tempat menjual produk pabrikan,” tegasnya.

Ia juga menepis kekhawatiran bahwa kehadiran koperasi ini akan mematikan usaha ritel modern. Menurutnya, segmen pasar koperasi desa sangat berbeda dengan minimarket. Fokus utama koperasi adalah memperkuat ekonomi berbasis komoditas lokal.

Baca Juga  Manajer Minisocer PWI Lampung Dorong Tim Perkuat Fisik dan Mental Jelang Porwanas

Oleh karena itu, Abas mewanti-wanti agar koperasi tidak beralih fungsi menjadi etalase produk-produk korporasi raksasa. Jika hanya menjual barang yang sama dengan ritel modern, semangat pemberdayaan ekonomi rakyat akan hilang.

“Jangan sampai negara justru menjadi kaki tangan korporasi. Koperasi Merah Putih harus berpihak kepada petani dan masyarakat desa,” katanya.

Agar dampaknya terasa nyata, Abas meminta pembangunan fisik koperasi tidak dilakukan asal-asalan hanya demi mengejar target. Lokasi koperasi harus strategis, mudah dijangkau, dan berada tepat di pusat aktivitas ekonomi desa.

Baca Juga  Gubernur Mirza Launching Perlindungan Jamsostek bagi 98.809 Pekerja Rentan di Lampung

Sejauh ini, Komisi II DPRD Lampung belum menerima laporan adanya pembangunan Koperasi Merah Putih yang tidak layak. Namun, pengawasan ketat tetap berjalan karena sebagian proyek masih dalam tahap konstruksi.

Ke depan, Abas berharap Koperasi Merah Putih juga mengambil peran sebagai saluran resmi distribusi berbagai kebutuhan bersubsidi dari pemerintah, seperti pupuk dan LPG.

Dengan komitmen ini, Koperasi Merah Putih tidak akan menjadi sekadar bangunan mati. Ia akan tumbuh menjadi motor penggerak ekonomi desa yang memangkas rantai distribusi dan mengangkat kesejahteraan masyarakat akar rumput. (*)

Berita Terkait

Razia Kendaraan di Lampung Sasar Kelengkapan STNK dan Pajak
Pemkot Bandar Lampung Sosialisasikan Bahaya Liquid Vape ke Sekolah Mulai 21 Oktober
Gubernur Lampung Instruksikan Percepatan Penanganan Karhutla dan Penguatan Mitigasi
Jihan Nurlela Perkuat Penanganan Karhutla TNWK, 350 Personel Gabungan Dikerahkan
HUT ke-18 PIRA Lampung, Salurkan 100 Paket Sembako dan Tebar Benih Ikan di Pesawaran
Batin Wulan Promosikan Mocaf dan Ikan Cobia Lampung di Ajang Kuliner Internasional
Rezki Wirmandi: Di Balik Kesibukan Politik, Keluarga Tetap Jadi Rumah untuk Pulang
Thomas Amirico Tekankan Kompetensi Guru di Tengah Wacana Penghapusan Kenaikan Kelas Otomatis

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:22 WIB

Pemkot Bandar Lampung Sosialisasikan Bahaya Liquid Vape ke Sekolah Mulai 21 Oktober

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Gubernur Lampung Instruksikan Percepatan Penanganan Karhutla dan Penguatan Mitigasi

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:11 WIB

Jihan Nurlela Perkuat Penanganan Karhutla TNWK, 350 Personel Gabungan Dikerahkan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 10:24 WIB

HUT ke-18 PIRA Lampung, Salurkan 100 Paket Sembako dan Tebar Benih Ikan di Pesawaran

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:10 WIB

Batin Wulan Promosikan Mocaf dan Ikan Cobia Lampung di Ajang Kuliner Internasional

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Rezki Wirmandi: Di Balik Kesibukan Politik, Keluarga Tetap Jadi Rumah untuk Pulang

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Thomas Amirico Tekankan Kompetensi Guru di Tengah Wacana Penghapusan Kenaikan Kelas Otomatis

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:33 WIB

Pemprov Lampung Targetkan Groundbreaking Kawasan Industri Katibung pada 2027

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

Pemkab Tubaba Siapkan Anggaran Pelaksanaan Putusan MA Terkait SDN Pagar Dewa

Senin, 19 Okt 2026 - 19:11 WIB