Konflik PT BSA Memanas, Wahrul Desak Pemerintah Pusat Turun Tangan

Tauriq Attala Gibran

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Lampung, Wahrul Fauzi Silalahi, meminta konflik agraria antara masyarakat Anak Tuha dan PT Bumi Sentosa Abadi (BSA) di Lampung Tengah segera diselesaikan melalui dialog. Ia juga mendorong pemerintah pusat turun langsung memfasilitasi penyelesaian persoalan tersebut.

Lampung (Netizenku.com): Wahrul mengatakan keprihatinannya atas kerusuhan yang terjadi di kawasan PT BSA. Ia menegaskan perusakan, pembakaran, dan tindakan anarkis tidak dapat dibenarkan dengan alasan apa pun.

“Perusakan perusahaan, pembakaran, atau tindakan anarkis lainnya tentu tidak dibenarkan. Proses penegakan hukum harus kita lakukan karena negara kita adalah negara hukum, dan penegakan hukum harus menjadi panglima di republik ini,” ujar Wahrul, Jumat (14/8/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia meminta Kapolda Lampung dan aparat penegak hukum mengusut aksi pembakaran serta menindak pihak-pihak yang terbukti terlibat.

Baca Juga  Gubernur Lampung Minta Pemerintah Pusat Percepat Penataan HGU dan Hutan Register

Di sisi lain, Wahrul memahami keresahan masyarakat Anak Tuha yang telah lama menghadapi persoalan akses tanah. Namun, kondisi tersebut, menurutnya, tidak dapat dijadikan alasan untuk melakukan kekerasan.

“Saya sangat memahami bagaimana psikologi masyarakat Anak Tuha. Namun, terkait kekerasan dan kerusuhan yang dilakukan, hal tersebut juga tidak dibenarkan,” katanya.

Wahrul juga menyoroti sikap PT BSA dalam proses penyelesaian konflik. Berdasarkan catatan yang dimilikinya, pemerintah disebut telah beberapa kali mengundang perusahaan untuk membahas persoalan tersebut, tetapi pihak PT BSA disebut tidak hadir.

Karena itu, ia meminta seluruh pihak menahan diri dan mengutamakan dialog agar konflik tidak terus berlarut.

“Ke depan saya meminta kita semua untuk lebih tenang dan berkepala dingin dalam menyelesaikan masalah ini dengan sebaik-baiknya,” jelasnya.

Baca Juga  DPRD Lampung Kejar Penyelesaian 13 Raperda Sebelum 25 November

Menurut Wahrul, dialog diperlukan untuk menjaga keberlangsungan aktivitas perusahaan dan investasi di Lampung sekaligus memastikan kepentingan serta perlindungan masyarakat tetap diperhatikan.

Ia secara khusus meminta Menteri ATR/BPN Nusron Wahid turun langsung ke Lampung untuk memfasilitasi penyelesaian konflik. Menurutnya, persoalan tersebut berkaitan dengan Hak Guna Usaha (HGU) sehingga membutuhkan keterlibatan pemerintah pusat.

“Kalau hanya Kanwil BPN Tulang Bawang atau Kanwil BPN Lampung, persoalan ini tidak akan selesai. Maka, saya meminta Pak Nusron untuk turun dan menyelesaikan persoalan ini dengan sebaik-baiknya, dengan hati dan kepala yang dingin. Jangan gagah-gagahan,” tegasnya.

Wahrul menilai persoalan agraria tersebut harus segera diperjelas agar masyarakat tidak terus dirugikan akibat konflik yang berkepanjangan.

Baca Juga  Gubernur Lampung Dukung Lampung Financial Festival 2026

“Biar persoalan ini menjadi jelas. Kasihan masyarakat kalau masalah ini terus berlarut-larut,” katanya.

Terkait penanganan kerusuhan, Wahrul menilai Kapolda Lampung dan jajarannya telah bergerak cepat melakukan mitigasi untuk mencegah situasi meluas. Ia juga mendukung proses penyelidikan terhadap aksi pembakaran.

“Kita kejar saja siapa oknum-oknum yang melakukan pembakaran ini. Ini merupakan preseden buruk dan tidak boleh lagi terjadi atau terulang di kelompok mana pun,” ujarnya.

Wahrul berharap seluruh pihak bersedia duduk bersama mencari solusi damai. Ia juga mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi agar situasi di Lampung tetap kondusif, terlebih menjelang momentum peringatan kemerdekaan.

“Kita harus bersatu dan kompak dalam membangun Lampung, menjaga Lampung, serta mengisi kemerdekaan kita,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

DPRD Lampung Kejar Penyelesaian 13 Raperda Sebelum 25 November
Wagub Jihan Dorong Mahasiswa Jadi Versi Terbaik Diri di Era Digital
Pemprov Lampung Kantongi Rp12,3 Miliar dari Retribusi Pemanfaatan Rumija
Pemprov Lampung dan PTA Bandar Lampung Perkuat Sinergi Tekan Angka Perceraian
Hari Tani Nasional, Harga Singkong Lampung Mulai Menguat
Kemah Bhakti Satya Linmas, Gubernur Mirza Dorong Penguatan Peran Satlinmas
Gubernur Lampung: PKH Bukan untuk Ketergantungan, tapi Mendorong Keluarga Mandiri
Gubernur Lampung Dorong Petani Lampung Kembangkan Pupuk Hayati Secara Mandiri

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 15:34 WIB

Pemilihan OSIS SMAN 1 Liwa, Menjadi Pemimpin Tidak Harus Dengan Kampanye Hitam Dan Serangan Fajar

Rabu, 2 September 2026 - 15:47 WIB

Dari Senam Bareng Ribuan Warga hingga Bagikan Alsintan, Parosil Mabsus: Jangan Jadi Pajangan

Selasa, 1 September 2026 - 12:56 WIB

10 Pendaftar Lolos Seleksi Administrasi Calon Pimpinan BAZNAS Lampung Barat

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:25 WIB

Punya Golden Tiket ke Istana, Mukhlis Malah Pilih Upacara Bersama Rakyat

Minggu, 16 Agustus 2026 - 20:19 WIB

Dorong Kawasan Kuliner Makin Hidup, Bambang Kusmanto Usulkan Parkir Resmi

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:19 WIB

Reses di Pesisir Barat, Mukhlis Basri Kawal dan Awasi Program Pembangunan APBN

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:35 WIB

Henry Yosodiningrat Khawatir Keselamatan Tersangka Febri Adriansyah

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:06 WIB

Mukhlis Basri Perjuangkan Peningkatan Bandara M. Taufiq Kiemas dan Pelabuhan Kuala Stabas di DPR RI

Berita Terbaru

Lampung Selatan

Tim Domino PWI Lampung Juara Turnamen 101 Piala Panglima TNI

Senin, 28 Sep 2026 - 15:31 WIB