Pemilihan OSIS SMAN 1 Liwa, Menjadi Pemimpin Tidak Harus Dengan Kampanye Hitam Dan Serangan Fajar

iwan

Senin, 28 September 2026 - 15:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMA Negeri 1 Liwa, Lampung Barat, periode 2026/2027, benar-benar terasa seperti pesta demokrasi.

Lampung Barat (Netizenku.com): Bedanya, kalau pemilu biasanya identik dengan ketegangan dan kampanye, di sekolah ini suasananya justru berlangsung riang gembira. Para siswa ikut menentukan pemimpinnya melalui proses yang dibuat menyerupai pemilihan umum.

Kepala SMA Negeri 1 Liwa, M Suharyadi, mengatakan pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS tahun ini dilaksanakan melalui Pemilu Raya dengan tahapan yang cukup panjang dan demokratis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mulai dari penjaringan calon, tes tertulis, wawancara, kampanye tertutup dan terbuka, debat calon, masa tenang, hingga puncaknya pemungutan suara menggunakan sistem e-voting.

“Pendaftar calon ketua dan wakil ketua ada tujuh pasangan calon. Namun, setelah melalui tes tertulis dan wawancara, tersaring tiga pasangan calon,” kata M Suharyadi.

Baca Juga  10 Pendaftar Lolos Seleksi Administrasi Calon Pimpinan BAZNAS Lampung Barat

Menurutnya, ada ketentuan khusus dalam pemilihan tersebut. Calon ketua berasal dari siswa kelas XI, sedangkan calon wakil ketua berasal dari kelas X. Menariknya lagi, calon ketua tidak bebas memilih sendiri siapa yang akan menjadi wakilnya. Wakil ketua ditentukan melalui mekanisme pengundian.

Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga proses pemilihan tetap adil sekaligus menghindari potensi gesekan antarkandidat.
“Semua calon memiliki kompetensi untuk menjadi pemimpin. Mereka juga sebelumnya pernah menjadi pengurus OSIS di sekolah asal masing-masing,” ujarnya.

Untuk proses pemungutan suara, SMAN 1 Liwa memilih menggunakan sistem e-voting. Selain lebih praktis, cara tersebut juga menjadi pembelajaran bagi siswa bahwa pemilu tidak harus selalu identik dengan biaya besar dan proses yang rumit.

Baca Juga  Yusrin : Pesta Demokrasi Selesai, Warga Tetap Guyub Dan Lingkungan Makin Kompak

Petugas KPPS dalam Pemilu Raya tersebut juga berasal dari kalangan siswa. Sementara pengawasan dilakukan bersama-sama oleh seluruh warga sekolah.

“Ini sekaligus menjadi pembelajaran demokrasi bagi anak-anak. Mereka belajar bagaimana menjadi calon, berkampanye, berdebat, memilih, sekaligus menerima hasil pemilihan,” kata Suharyadi.

Sementara itu, Ketua KPU Lampung Barat, Doni Risadi, yang menyaksikan langsung pelaksanaan Pemilu Raya tersebut memberikan apresiasi.

Menurut Doni, proses pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMAN 1 Liwa sudah menyerupai pelaksanaan pemilu, mulai dari tahapan pencalonan hingga pemungutan suara.

“Ini sangat baik karena anak-anak mendapatkan pengalaman langsung bagaimana proses demokrasi berjalan, bahkan lebih canggih, karena pemilihan dilakukan secara e_voting,” katanya.

Baca Juga  Dari Senam Bareng Ribuan Warga hingga Bagikan Alsintan, Parosil Mabsus: Jangan Jadi Pajangan

Menurutnya, kegiatan tersebut sekaligus membantu KPU dalam menjalankan pendidikan politik dan pendidikan bagi pemilih pemula.

Apalagi, para siswa SMA merupakan calon pemilih pemula yang nantinya akan menggunakan hak pilihnya dalam pemilu maupun pemilihan kepala daerah.

Hasil pemungutan suara melalui sistem e-voting menunjukkan pasangan nomor urut 1, Rafa Aidin Albarizki–Kenzie Adani Al Habsi, keluar sebagai peraih suara terbanyak dengan 605 suara atau 56,43 persen.

Posisi kedua ditempati pasangan nomor urut 3, Aurel Azzatin Nisya–Sofyan Dwi Rafa, dengan perolehan 271 suara atau 25,3 persen. Sedangkan pasangan nomor urut 2, Ahmad Hafiz Wicaksono–Arsyad Mufaddol Al Karim, memperoleh 195 suara 18 persen. (*)

Berita Terkait

Yusrin : Pesta Demokrasi Selesai, Warga Tetap Guyub Dan Lingkungan Makin Kompak
Dari Senam Bareng Ribuan Warga hingga Bagikan Alsintan, Parosil Mabsus: Jangan Jadi Pajangan
10 Pendaftar Lolos Seleksi Administrasi Calon Pimpinan BAZNAS Lampung Barat
Punya Golden Tiket ke Istana, Mukhlis Malah Pilih Upacara Bersama Rakyat
Dorong Kawasan Kuliner Makin Hidup, Bambang Kusmanto Usulkan Parkir Resmi
Reses di Pesisir Barat, Mukhlis Basri Kawal dan Awasi Program Pembangunan APBN
Henry Yosodiningrat Khawatir Keselamatan Tersangka Febri Adriansyah
Mukhlis Basri Perjuangkan Peningkatan Bandara M. Taufiq Kiemas dan Pelabuhan Kuala Stabas di DPR RI

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Pemkab Pringsewu Gelar Gerakan Penetrasi Pasar untuk Kendalikan Harga dan Inflasi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:19 WIB

Bupati Pringsewu: Ormas Punya Peran Strategis dalam Pembangunan Daerah

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Bupati Pringsewu Ajukan R-APBD 2027 Senilai Rp1,138 Triliun

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:07 WIB

Catur PWI Lampung Bidik Tiga Emas pada Porwanas 2027

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:37 WIB

Kejari Pringsewu Tempuh Restorative Justice dalam Kasus Pencurian HP

Rabu, 30 September 2026 - 12:29 WIB

Kejari Pringsewu Musnahkan Barang Bukti dari 72 Perkara, Ada Sabu hingga Senjata Api

Selasa, 29 September 2026 - 19:39 WIB

105 Pelaku UMKM Pringsewu Ikuti Pelatihan Kemitraan Bersama Indomaret

Senin, 28 September 2026 - 19:56 WIB

Jambret Tas Berisi Rp1,6 Juta di Gadingrejo Terjatuh Saat Kabur

Berita Terbaru

Lampung

BULOG Lampung Serap 241.319 Ton Beras hingga Oktober 2026

Jumat, 9 Okt 2026 - 15:46 WIB