Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus didampingi Wakil Bupati Mad Hasnurin, Rabu (2/9/2026), menjalani kegiatan secara maraton. Diawali dengan senam bersama ribuan masyarakat, kemudian dilanjutkan dengan penyerahan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani.
Lampung Barat (Netizenku.com): Pada pagi hari, ribuan warga memadati Stadion Bumi Sekala Bekhak untuk mengikuti senam bersama dalam rangkaian Festival Kreasi GTK dan HUT Ke-35 Kabupaten Lampung Barat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus mengatakan, kegiatan senam bersama tersebut bukan sekadar seremoni perayaan HUT Ke-35 Lampung Barat.
Pemerintah daerah, kata dia, ingin momentum ulang tahun kabupaten benar-benar dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, termasuk insan pendidikan.
“Kita ingin membangun pendidikan tidak hanya dengan meningkatkan kualitas pembelajaran, tetapi juga dengan membangun insan pendidikan yang sehat, bugar, bersemangat, dan bahagia,” kata Parosil.
Ia menjelaskan, komitmen Pemkab Lampung Barat terhadap dunia pendidikan terus diwujudkan melalui sejumlah program. Mulai dari pemberian seragam gratis bagi peserta didik baru tingkat SD dan SMP hingga upaya mencegah anak putus sekolah karena keterbatasan ekonomi.
“Kita dorong agar tidak ada anak Lampung Barat yang putus sekolah karena keterbatasan ekonomi,” tegasnya.
Selain itu, pemerintah daerah juga terus membuka akses pendidikan tinggi melalui program beasiswa pendidikan, kedokteran, kewirausahaan dan Satu Keluarga Satu Sarjana.
“Kita ingin memastikan bahwa pendidikan tidak berhenti karena keterbatasan ekonomi. Kita ingin semakin banyak keluarga di Lampung Barat yang memiliki sarjana,” ujar Parosil.
Usai kegiatan senam bersama, Parosil didampingi Wakil Bupati Mad Hasnurin melanjutkan agenda dengan menyerahkan 14 unit alsintan bantuan Kementerian Pertanian kepada kelompok tani di Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Balik Bukit.
Bantuan yang bersumber dari Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian RI tersebut terdiri dari berbagai jenis alsintan untuk mendukung percepatan pengolahan lahan, penanaman hingga panen.
Di antaranya tiga unit traktor crawler, dua unit traktor rotavator, satu unit traktor roda empat, satu unit combine harvester, satu unit rice transplanter serta enam unit pompa air.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Parosil Mabsus mengingatkan kelompok tani agar bantuan tersebut benar-benar dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan masyarakat.
“Jangan sampai alat ini hanya untuk menjadi pajangan saja. Bagaimana caranya alsintan ini agar betul-betul bermanfaat. Jangan sampai tidak menambah kesejahteraan masyarakat,” tegas Parosil.
Ia juga membuka peluang agar alsintan dapat disewakan atau digunakan oleh kelompok tani lain selama masih berada di wilayah Kabupaten Lampung Barat.
“Kalau masih di Lampung Barat boleh-boleh saja, daripada alatnya nganggur. Yang jangan itu kalau sampai lintas daerah,” katanya.
Parosil meminta para penerima bantuan bertanggung jawab menjaga dan merawat alsintan tersebut agar memiliki usia pakai yang panjang. (*)








