Komitmen Anggota Komisi V DPR RI, Mukhlis Basri, untuk terus memperjuangkan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Pesisir Barat kembali ditunjukkan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Kementerian Perhubungan.
Lampung Barat (Netizenku.com): Dalam forum tersebut, politisi PDI Perjuangan itu secara khusus meminta pemerintah pusat memberikan perhatian terhadap peningkatan infrastruktur Bandara M. Taufiq Kiemas dan Pelabuhan Kuala Stabas yang dinilai memiliki peran strategis bagi keselamatan masyarakat sekaligus penguatan perekonomian daerah.
Mukhlis Basri menjelaskan, Bandara M. Taufiq Kiemas dibangun bukan semata-mata untuk menunjang transportasi udara, tetapi juga sebagai infrastruktur vital mengingat Kabupaten Pesisir Barat merupakan wilayah yang rawan bencana. Keberadaan bandara dengan landasan yang memadai akan mempercepat mobilisasi bantuan maupun evakuasi ketika terjadi keadaan darurat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain itu, menurutnya, Pesisir Barat telah dikenal dunia sebagai salah satu destinasi wisata selancar terbaik dengan ombak kelas internasional yang setiap tahun menjadi lokasi penyelenggaraan kejuaraan surfing bertaraf dunia.
“Daerah ini memiliki potensi wisata yang luar biasa. Infrastruktur transportasi yang baik akan memudahkan wisatawan datang sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Karena itu peningkatan Bandara M. Taufiq Kiemas harus menjadi perhatian pemerintah,” ujar Mukhlis dalam RDP.
Tak hanya bandara, Mukhlis juga memperjuangkan revitalisasi Pelabuhan Kuala Stabas. Pelabuhan yang telah ada sejak masa pemerintahan kolonial Inggris itu dinilai menyimpan sejarah panjang sekaligus memiliki potensi besar untuk kembali menjadi pintu gerbang aktivitas ekonomi masyarakat pesisir.
Menurutnya, apabila pelabuhan tersebut dikembangkan, jalur transportasi laut akan kembali hidup sehingga distribusi barang dan hasil bumi menjadi lebih cepat dan murah. Dampaknya, roda perekonomian masyarakat Pesisir Barat akan bergerak semakin kuat.
“Pelabuhan Kuala Stabas bukan sekadar aset daerah, tetapi harapan masyarakat. Jika kembali difungsikan secara maksimal, pelabuhan ini akan membuka akses perdagangan, menciptakan lapangan pekerjaan, dan meningkatkan kesejahteraan warga,” tegasnya.
Mukhlis menegaskan, perjuangannya di Senayan bukan hanya menyuarakan aspirasi pembangunan, tetapi juga memastikan masyarakat di daerah yang berada di ujung barat Lampung memperoleh hak yang sama dalam menikmati pembangunan nasional.
“Daerah tidak boleh tertinggal hanya karena letaknya jauh dari ibu kota. Pesisir Barat memiliki potensi besar yang harus didukung dengan infrastruktur yang memadai. Ketika akses terbuka, investasi akan datang, pariwisata berkembang, dan kesejahteraan masyarakat akan ikut meningkat. Itulah yang terus kami perjuangkan,” pungkasnya. (*)








