Parosil, Jabatan Bukan Hadiah OPD Harus Inovatif

iwan

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, menegaskan bahwa jabatan yang diberikan kepada kepala organisasi perangkat daerah (OPD) maupun pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat merupakan amanah dan kepercayaan pimpinan, bukan hadiah.

Lampung Barat (Netizenku.com): Penegasan itu disampaikan Parosil saat menyoroti kinerja sejumlah kepala OPD yang dinilai belum maksimal dalam menjalankan program pembangunan daerah.

“Jabatan itu bukan hadiah. Jabatan adalah kepercayaan pimpinan yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” tegasnya pada, Selasa (12/5/2026).

Baca Juga  Anak Kembar dari Keluarga Kurang Mampu Asal Krui Lolos ke UI, Mukhlis Basri Berikan Apresiasi Langsung

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Parosil mengungkapkan dirinya banyak menerima masukan dari para staf terkait kinerja sejumlah kepala OPD. Menurutnya, masih ada pejabat yang lebih banyak mengeluhkan keterbatasan anggaran dibanding menghadirkan ide dan inovasi.

“Saya banyak dapat masukan dari staf. Ada kepala OPD yang hanya sibuk mengeluh anggaran kecil, tetapi ide tidak pernah ada,” ujarnya.

Ia mengingatkan bahwa efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah tidak boleh menjadi alasan untuk minim kreativitas dan terobosan dalam bekerja.

Baca Juga  Reses di Pesisir Barat, Mukhlis Basri Kawal dan Awasi Program Pembangunan APBN

“Efisiensi anggaran bukan berarti efisiensi ide dan kreativitas. Tetap harus ada inovasi dan terobosan demi kemajuan daerah,” katanya.

Selain itu, Parosil juga menyoroti lemahnya kemampuan sebagian pejabat dalam membangun jejaring dan menggandeng pihak ketiga untuk mendukung program pemerintah daerah. Menurutnya, banyak kegiatan masih sepenuhnya bergantung pada APBD.

“Semua kegiatan hanya bergantung kepada APBD. Padahal, jika mampu menggandeng pihak ketiga, banyak program bisa dijalankan sekaligus menghidupkan UMKM,” jelasnya.

Baca Juga  Henry Yosodiningrat Khawatir Keselamatan Tersangka Febri Adriansyah

Ia menilai kreativitas dan kemampuan komunikasi kepala OPD sangat dibutuhkan agar program pembangunan tidak selalu membebani anggaran daerah, sekaligus dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Parosil juga meminta para pejabat tidak hanya fokus membangun pencitraan di media sosial, tetapi lebih mengutamakan kerja nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Kepala OPD dan jajaran harus bekerja maksimal. Staf ahli juga harus memberikan masukan yang positif untuk kemajuan daerah,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Punya Golden Tiket ke Istana, Mukhlis Malah Pilih Upacara Bersama Rakyat
Dorong Kawasan Kuliner Makin Hidup, Bambang Kusmanto Usulkan Parkir Resmi
Reses di Pesisir Barat, Mukhlis Basri Kawal dan Awasi Program Pembangunan APBN
Henry Yosodiningrat Khawatir Keselamatan Tersangka Febri Adriansyah
Mukhlis Basri Perjuangkan Peningkatan Bandara M. Taufiq Kiemas dan Pelabuhan Kuala Stabas di DPR RI
Anak Kembar dari Keluarga Kurang Mampu Asal Krui Lolos ke UI, Mukhlis Basri Berikan Apresiasi Langsung
POP III Lampung Barat Jadi Ajang Persiapan Porprov 2026
Hapkido Lampung Barat Borong 14 Medali pada Try Out Porprov

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:19 WIB

HUT Ke-81 RI, Pemkot Bandar Lampung Gelar Upacara dan Lomba Bersama Forkopimda

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:32 WIB

Bandar Lampung Peroleh Bantuan 300 Bedah Rumah BSPS

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:30 WIB

Pemkot Ajak Warga Jaga Kerukunan, Rawat Perbedaan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 22:51 WIB

Pemkot Perkuat Tata Kelola Program

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:19 WIB

1,19 Juta Wisatawan Datang ke Bandar Lampung

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:17 WIB

292 Alat Bantu untuk Warga Bandar Lampung

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:26 WIB

PSEL Lampung Raya Mulai Dimatangkan

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:23 WIB

Kodam XXI/Radin Inten Genap Satu Tahun

Berita Terbaru

Pringsewu

Polisi Tetapkan FD Tersangka Kasus Pelajar di Kos

Selasa, 25 Agu 2026 - 20:02 WIB