Pemprov Lampung Perkuat SDM Desa Lewat Program Satu Desa Satu Sarjana dan Hafiz Quran

Tauriq Attala Gibran

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Provinsi Lampung memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM) hingga tingkat desa melalui program Satu Desa Satu Sarjana dan Satu Desa Satu Hafiz Quran.

Lampung (Netizenku.com): Kedua program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperluas akses pendidikan sekaligus membangun generasi muda yang memiliki kemampuan akademik, keterampilan, karakter, serta landasan moral dan spiritual.

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengatakan, pembangunan daerah membutuhkan generasi yang tidak hanya menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga memiliki akhlak serta nilai-nilai keagamaan yang kuat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal tersebut disampaikan dalam sambutan tertulis Gubernur yang dibacakan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan saat membuka Festival Seni Qasidah Bintang Vokalis dan Pop Islami Tingkat Provinsi Lampung 2026 di Balai Keratun, Kompleks Kantor Gubernur Lampung, Senin (5/10/2026).

Baca Juga  405 ASN Pemprov Lampung Dilantik, Gen Z Didorong Jadi Energi Baru Birokrasi

Menurut Mirza, melalui program Satu Desa Satu Sarjana, Pemprov Lampung ingin membuka kesempatan lebih luas bagi anak-anak desa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.

“Melalui Satu Desa Satu Sarjana, kita ingin memberikan kesempatan kepada anak-anak Lampung, khususnya yang berasal dari desa, untuk mendapatkan pendidikan tinggi dan memiliki ilmu serta keterampilan yang dapat menjadi bekal untuk membangun masa depan,” ujar Gubernur.

Sementara itu, program Satu Desa Satu Hafiz Quran diarahkan untuk memperkuat pembentukan karakter generasi muda melalui pendidikan keagamaan.

“Kita ingin membangun dua kekuatan sekaligus, kekuatan ilmu dan kekuatan iman,” katanya.

Ia menegaskan, penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi perlu berjalan seiring dengan pembentukan karakter. Pendidikan tinggi, kata dia, harus tetap dibarengi dengan nilai-nilai yang menjadi pedoman dalam kehidupan.

“Kita ingin anak-anak Lampung memiliki pendidikan yang tinggi, tetapi tetap memiliki akhlak yang kuat, mampu menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi tetap menjadikan agama sebagai pedoman dalam kehidupan,” lanjutnya.

Baca Juga  DPRD Lampung Kejar Penyelesaian 13 Raperda Sebelum 25 November

Pemprov Lampung juga berharap penerima manfaat kedua program tersebut dapat memberikan kontribusi bagi daerah asal setelah menyelesaikan pendidikan dan memperoleh pengalaman.

“Setelah mendapatkan ilmu dan pengalaman, kita ingin mereka kembali memberikan manfaat bagi desa dan kampung halamannya,” ujar Gubernur.

Penguatan karakter generasi muda juga dilakukan melalui pengembangan seni dan budaya Islami. Salah satunya melalui Festival Seni Qasidah Bintang Vokalis dan Pop Islami yang menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat sekaligus menyampaikan nilai-nilai keagamaan melalui seni.

Festival tahun ini mengusung tema “Melalui Musik Islami Kita Perkuat Syiar Islam, Lestarikan Budaya dan Bangun Generasi Lampung yang Berakhlak”.

Ketua DPW Lasqi Nusantara Jaya Provinsi Lampung Agnesia Bulan Marindo mengatakan, festival tersebut tidak hanya berorientasi pada pencarian pemenang, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menghidupkan, mengembangkan dan mewariskan seni Islami kepada generasi berikutnya.

Baca Juga  Mendes PDT Tegaskan KDMP Berjalan, Finalisasi 35 Ribu Gudang dan Gerai

Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Lampung Yuri Agustina Primasari mengatakan, festival berlangsung pada 5-6 Oktober 2026 dan melibatkan DPD Lasqi Nusantara Jaya dari kabupaten/kota se-Lampung.

Kategori Lomba Seni Qasidah diikuti enam grup dari Bandar Lampung, Metro, Lampung Tengah, Lampung Timur, Lampung Selatan dan Pesawaran.

Sementara kategori Bintang Vokalis diikuti 44 peserta dan Pop Islami sebanyak 27 peserta dari berbagai kabupaten/kota di Lampung.

Melalui perluasan akses pendidikan, pembinaan keagamaan dan pengembangan kreativitas, Pemprov Lampung menargetkan pembangunan SDM yang tidak hanya unggul secara akademik dan profesional, tetapi juga memiliki karakter serta nilai keagamaan yang kuat. (*)

Berita Terkait

Demokrat Lampung Siapkan Muscab, Edy Irawan Bidik Kursi Pimpinan DPRD
Gubernur Lampung Fokus Tangani Karhutla TNWK, Lima Hektare Dipadamkan per Hari
Tim Mini Soccer PWI Lampung Menang 7-1 dalam Tiga Laga Trofeo
RSUDAM Lampung Pertama Kali Lakukan Tindakan Neurointervensi DSA
Yusnadi Minta KNKT Investigasi Menyeluruh Insiden KMP Batumandi
Hadiri Wisuda ke-76 UBL, Gubernur Mirza Titip Pesan Kepada 539 Lulusan untuk Bangun Lampung
Jihan Nurlela Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Presiden Prabowo Salurkan Kredit Produktif Rp53,15 Triliun
Pemprov Lampung Arahkan APBD 2027 untuk Hilirisasi dan Pemerataan Pembangunan

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Demokrat Lampung Siapkan Muscab, Edy Irawan Bidik Kursi Pimpinan DPRD

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Gubernur Lampung Fokus Tangani Karhutla TNWK, Lima Hektare Dipadamkan per Hari

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:12 WIB

Tim Mini Soccer PWI Lampung Menang 7-1 dalam Tiga Laga Trofeo

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:52 WIB

RSUDAM Lampung Pertama Kali Lakukan Tindakan Neurointervensi DSA

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Hadiri Wisuda ke-76 UBL, Gubernur Mirza Titip Pesan Kepada 539 Lulusan untuk Bangun Lampung

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:45 WIB

Jihan Nurlela Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Presiden Prabowo Salurkan Kredit Produktif Rp53,15 Triliun

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:26 WIB

Pemprov Lampung Arahkan APBD 2027 untuk Hilirisasi dan Pemerataan Pembangunan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:22 WIB

Gubernur Lampung Dorong Hilirisasi Pertanian Berbasis Desa, Bed Dryer Hasilkan Nilai Tambah

Berita Terbaru