Gubernur Lampung, Kemerdekaan Harus Dirasakan Masyarakat melalui Pembangunan yang Nyata

Tauriq Attala Gibran

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal memimpin Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Korpri, Kompleks Kantor Gubernur Lampung, Senin (17/8/2026).

Lampung (Netizenku.com): Upacara yang mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” tersebut diikuti Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela, jajaran kepala perangkat daerah, Forkopimda, organisasi, pelajar, serta tokoh masyarakat.

Dalam amanatnya, Mirza mengatakan kemerdekaan tidak cukup hanya diperingati dengan mengenang perjuangan para pendiri bangsa. Menurutnya, kemerdekaan harus diwujudkan melalui pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Delapan puluh satu tahun yang lalu, para pendiri bangsa mewariskan kepada kita sebuah negara yang merdeka. Hari ini, tugas kita bukan sekadar mengenang perjuangan itu, tetapi memastikan bahwa kemerdekaan benar-benar dirasakan oleh rakyat dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Mirza.

Ia menyebut kemerdekaan harus tercermin melalui pendidikan yang semakin baik, layanan kesehatan yang mudah dijangkau, pekerjaan yang layak, ekonomi yang kuat, ketahanan pangan, serta pembangunan yang memberikan kesempatan adil bagi seluruh masyarakat.

Mirza menilai tema HUT ke-81 Kemerdekaan RI memiliki makna penting dalam menentukan arah pembangunan. Kedaulatan, kata dia, berarti kemampuan untuk berdiri dengan kekuatan sendiri, mengelola kekayaan dan sumber daya bagi kepentingan masyarakat, memperkuat ketahanan pangan dan energi, serta membangun sumber daya manusia yang unggul.

Sementara keadilan harus diwujudkan melalui pembangunan yang membuka kesempatan setara bagi masyarakat di perkotaan hingga pelosok desa, termasuk generasi muda dan kelompok yang membutuhkan perhatian serta perlindungan.

Baca Juga  Fraksi PKB Soroti Struktur APBD, Dorong Anggaran Lebih Berpihak ke Masyarakat

Adapun kemakmuran, lanjutnya, harus tercermin dari meningkatnya kualitas hidup, terbukanya lapangan pekerjaan, meningkatnya pendapatan, dan membaiknya kesejahteraan masyarakat.

Dorong Hilirisasi Komoditas Lampung

Mirza menegaskan Lampung memiliki posisi strategis sebagai pintu gerbang Pulau Sumatera dengan potensi besar di sektor pertanian, perkebunan, perikanan, pariwisata, perdagangan, industri, UMKM, dan ekonomi kreatif.

Potensi tersebut, menurutnya, harus dikelola menjadi kekuatan ekonomi yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Lampung tidak boleh hanya menjadi daerah penghasil bahan mentah, tetapi harus memperkuat hilirisasi berbagai komoditas unggulan.

“Kita tidak ingin Lampung hanya menjadi daerah penghasil bahan mentah. Kita harus terus mendorong hilirisasi, sehingga hasil pertanian, perkebunan, perikanan dan berbagai komoditas unggulan Lampung dapat diolah di daerah, memiliki nilai tambah lebih tinggi, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Selain hilirisasi, Mirza menekankan pentingnya memperkuat perekonomian dari desa. Menurutnya, kekuatan ekonomi daerah berada di tengah masyarakat, mulai dari petani, nelayan, pelaku UMKM, perajin, perempuan, hingga anak muda yang membangun usaha di desa.

Karena itu, desa perlu didorong menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru. Koperasi, BUMDes, UMKM, dan kelembagaan ekonomi masyarakat harus diperkuat agar mampu menghubungkan produksi masyarakat dengan pasar sekaligus meningkatkan daya tawar petani dan nelayan.

Baca Juga  Pemprov Lampung Tindaklanjuti Aspirasi PPRL soal Konflik Agraria

“Kita ingin hasil bumi Lampung tidak hanya keluar dari daerah sebagai komoditas, tetapi terlebih dahulu memberikan nilai tambah, lapangan pekerjaan dan kesejahteraan di Lampung,” ujarnya.

Pembangunan Manusia Jadi Prioritas

Di sisi lain, Mirza menegaskan pembangunan manusia menjadi salah satu faktor penentu masa depan Lampung. Pembangunan daerah, kata dia, harus memastikan anak-anak tumbuh sehat, memperoleh gizi yang baik, mendapatkan pendidikan berkualitas, menguasai teknologi, memiliki keterampilan, serta mampu bersaing di tingkat nasional dan global.

Ia menilai Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan pangan anak, tetapi juga dapat menjadi penggerak ekonomi lokal karena kebutuhan pangan dapat dipenuhi dari petani, peternak, nelayan, dan UMKM di sekitar.

“Dengan demikian, pembangunan manusia dan pembangunan ekonomi harus berjalan bersama. Kita juga harus memastikan bahwa anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap memiliki kesempatan yang sama untuk belajar dan meraih masa depan,” ujarnya.

Mirza menegaskan keterbatasan ekonomi keluarga tidak boleh menjadi penghalang bagi anak-anak Lampung untuk mendapatkan masa depan yang lebih baik.

“Ketidakmampuan tidak boleh menjadi warisan. Kesempatanlah yang harus kita wariskan. Tidak boleh ada anak Lampung yang kehilangan masa depan hanya karena keterbatasan ekonomi keluarganya,” tegasnya.

Menutup amanatnya, Mirza mengatakan pembangunan Lampung tidak dapat dilakukan pemerintah sendiri. Dibutuhkan kerja sama pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi, tokoh agama, tokoh adat, pemuda, komunitas, dan seluruh elemen masyarakat.

Baca Juga  Antrean Solar Meluas, DPRD Lampung Dorong Pembentukan Satgas Awasi Penyaluran BBM Subsidi

“Jika para pahlawan dahulu berjuang merebut kemerdekaan, maka tugas kita hari ini adalah mengisi kemerdekaan dengan kerja nyata, keberanian mengambil keputusan, inovasi, dan prestasi yang menjadi solusi dari persoalan yang dihadapi masyarakat kita,” ujarnya.

Ia mengajak masyarakat menjaga persatuan, memperkuat gotong royong, dan membangun optimisme untuk mewujudkan Lampung yang semakin maju.

“Mari kita jadikan 81 tahun kemerdekaan sebagai energi baru untuk bergerak lebih cepat, bekerja lebih keras, dan menghadirkan pembangunan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat. Dari Lampung, kita berkontribusi untuk Indonesia. Dari Lampung, kita melangkah bersama menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.

Dalam upacara tersebut, Letkol CPM Anjan Pama Setyawan, Dandenpom II/3 Lampung, bertindak sebagai komandan upacara.

Sementara itu, petugas pengibar Bendera Merah Putih merupakan putra-putri terbaik Provinsi Lampung yang berasal dari perwakilan sekolah kabupaten/kota.

Ni Kadek Amelia Putri dari SMAN 1 Pagar Dewa, Kabupaten Tulang Bawang, bertugas sebagai pembawa baki. Tiga pengibar bendera yakni Muhammad Siddiqy Awfa dari SMA Al-Kautsar Bandar Lampung, Mohammad Faizullah Annur dari SMK Negeri 3 Kotabumi, Lampung Utara, dan Muhyi Dermawan Agung dari SMA Negeri 3 Metro.

Rangkaian upacara juga diisi penyerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya X, XX, dan XXX Tahun serta penyerahan remisi umum dan pengurangan masa pidana bersama Kakanwil Ditjen Pemasyarakatan. (*)

Berita Terkait

DPRD Lampung Kejar Penyelesaian 13 Raperda Sebelum 25 November
Wagub Jihan Dorong Mahasiswa Jadi Versi Terbaik Diri di Era Digital
Pemprov Lampung Kantongi Rp12,3 Miliar dari Retribusi Pemanfaatan Rumija
Pemprov Lampung dan PTA Bandar Lampung Perkuat Sinergi Tekan Angka Perceraian
Hari Tani Nasional, Harga Singkong Lampung Mulai Menguat
Kemah Bhakti Satya Linmas, Gubernur Mirza Dorong Penguatan Peran Satlinmas
Gubernur Lampung: PKH Bukan untuk Ketergantungan, tapi Mendorong Keluarga Mandiri
Gubernur Lampung Dorong Petani Lampung Kembangkan Pupuk Hayati Secara Mandiri

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 15:34 WIB

Pemilihan OSIS SMAN 1 Liwa, Menjadi Pemimpin Tidak Harus Dengan Kampanye Hitam Dan Serangan Fajar

Rabu, 2 September 2026 - 15:47 WIB

Dari Senam Bareng Ribuan Warga hingga Bagikan Alsintan, Parosil Mabsus: Jangan Jadi Pajangan

Selasa, 1 September 2026 - 12:56 WIB

10 Pendaftar Lolos Seleksi Administrasi Calon Pimpinan BAZNAS Lampung Barat

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:25 WIB

Punya Golden Tiket ke Istana, Mukhlis Malah Pilih Upacara Bersama Rakyat

Minggu, 16 Agustus 2026 - 20:19 WIB

Dorong Kawasan Kuliner Makin Hidup, Bambang Kusmanto Usulkan Parkir Resmi

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:19 WIB

Reses di Pesisir Barat, Mukhlis Basri Kawal dan Awasi Program Pembangunan APBN

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:35 WIB

Henry Yosodiningrat Khawatir Keselamatan Tersangka Febri Adriansyah

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:06 WIB

Mukhlis Basri Perjuangkan Peningkatan Bandara M. Taufiq Kiemas dan Pelabuhan Kuala Stabas di DPR RI

Berita Terbaru

Lampung Selatan

Tim Domino PWI Lampung Juara Turnamen 101 Piala Panglima TNI

Senin, 28 Sep 2026 - 15:31 WIB