Gubernur Lampung Siapkan Sistem Manajemen Talenta ASN Berbasis Kompetensi

Tauriq Attala Gibran

Rabu, 20 Mei 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Provinsi Lampung mulai menyiapkan sistem manajemen talenta (talent management) sebagai upaya meningkatkan kualitas aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov Lampung.

Lampung (Netizenku.com): Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengatakan, saat ini pemerintah tengah melakukan profiling database ASN yang akan menjadi dasar dalam pemetaan kompetensi dan pengembangan karier aparatur secara lebih objektif dan terukur.

Hal tersebut disampaikan Rahmat saat membuka Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan I Tahun 2026 di Kantor BPSDM Provinsi Lampung, Rabu (20/5/2026).

Baca Juga  Pemprov Lampung Segera Terapkan Kebijakan Bayar Pajak Kendaraan Tanpa KTP Sesuai STNK

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya,  manajemen talenta menjadi langkah strategis untuk mengetahui kapasitas individu setiap ASN sehingga penempatan jabatan, promosi, hingga rotasi dapat dilakukan berdasarkan kemampuan dan potensi yang dimiliki.

“Kita sedang melakukan profiling database. Ke depan kita siap mengukur kualitas ASN di lingkungan Pemprov Lampung. Kita cek IQ-nya, kecerdasannya, dan aspek lainnya. Tunggu waktunya,” ujar Mirzani.

Baca Juga  Menunggu Evaluasi Kemendagri, Perda WIUP Lampung Siap Atur Pertambangan Rakyat

Ia menjelaskan, sistem tersebut akan menjadi fondasi baru dalam membangun birokrasi yang lebih profesional dan adaptif. Penilaian ASN nantinya tidak hanya didasarkan pada rekam jejak birokrasi, tetapi juga kompetensi, karakter, serta kemampuan pengembangan diri.

Mirzani menegaskan, penerapan manajemen talenta juga bertujuan menghilangkan pola penempatan jabatan yang hanya didasarkan pada senioritas maupun pertimbangan subjektif lainnya.

Baca Juga  Gubernur Lampung Dorong Penataan Ulang UMKM Lampung, Stop Persaingan Tidak Sehat!

Dengan pendekatan tersebut, Pemprov Lampung menargetkan terciptanya birokrasi yang responsif terhadap tantangan pelayanan publik sekaligus mampu mendukung percepatan pembangunan daerah.

“Semua kita lakukan demi menciptakan ASN yang berkualitas dan mampu menjawab kebutuhan pembangunan daerah,” tegasnya. (*)

Berita Terkait

Sekber Konstituen Dewan Pers Sukses Gelar Sarasehan Jilid II Terkait Pajak
Momen Presiden Prabowo Naik Maung Garuda Sapa Pelajar Bandar Lampung
Antusiasme Warga dan Siswa Sambut Presiden Prabowo di Stadion Pahoman Bandar Lampung
BPK Lampung Siap Dukung HPN dan Porwanas 2027
Ketua MPR Ahmad Muzani Nikmati Pindang Salmon Khas Lampung
DPRD Lampung, Koperasi Merah Putih Harus Berpihak ke Petani
Lampung Siap Bangun 2 Pabrik Bioetanol, Harga Singkong Petani Bakal Melambung Tinggi
Lampung Jadi Pilot Project Bioetanol Nasional, Siap Pasok 10 Persen Kebutuhan E10 Indonesia

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:27 WIB

Sekber Konstituen Dewan Pers Sukses Gelar Sarasehan Jilid II Terkait Pajak

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:34 WIB

Momen Presiden Prabowo Naik Maung Garuda Sapa Pelajar Bandar Lampung

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:40 WIB

BPK Lampung Siap Dukung HPN dan Porwanas 2027

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:35 WIB

Ketua MPR Ahmad Muzani Nikmati Pindang Salmon Khas Lampung

Selasa, 9 Juni 2026 - 22:22 WIB

DPRD Lampung, Koperasi Merah Putih Harus Berpihak ke Petani

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:05 WIB

Lampung Siap Bangun 2 Pabrik Bioetanol, Harga Singkong Petani Bakal Melambung Tinggi

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:22 WIB

Lampung Jadi Pilot Project Bioetanol Nasional, Siap Pasok 10 Persen Kebutuhan E10 Indonesia

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:36 WIB

Kisruh Verifikasi Domisili SPMB Lampung 2026, Ribuan Calon Siswa Terancam Gagal Masuk SMAN

Berita Terbaru

Pringsewu

Wabup Pringsewu Pimpin Persiapan Gugus Tugas Reforma Agraria

Rabu, 10 Jun 2026 - 20:03 WIB

Pringsewu

Pemkab Pringsewu Percepat Implementasi Cek Kesehatan Gratis

Rabu, 10 Jun 2026 - 20:00 WIB

Tulang Bawang Barat

DPRD Tubaba Sidak Proyek Irigasi Rp48,35 Miliar yang Diduga Bermasalah

Rabu, 10 Jun 2026 - 14:46 WIB