Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas menyerahkan Bantuan Pangan Pemerintah Tahun 2026 kepada masyarakat Pekon Rejosari, Kecamatan Pringsewu, Rabu (20/5/2026).
Pringsewu (Netizenku.com): Kegiatan tersebut dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Pringsewu, Inspektur Kabupaten Pringsewu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kepala Dinas Sosial, perwakilan Perum Bulog Kanwil Lampung, Camat Pringsewu, Kepala Pekon Rejosari, serta tokoh masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Riyanto Pamungkas mengatakan program bantuan pangan merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi di tengah berbagai tantangan ekonomi dan sosial.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, pangan merupakan kebutuhan mendasar masyarakat sehingga pemerintah terus berupaya menjaga ketersediaan, keterjangkauan, dan stabilitas pangan melalui berbagai program perlindungan sosial yang berkelanjutan.
“Program bantuan pangan ini bukan hanya membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat penerima manfaat, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan keluarga serta menjaga daya beli masyarakat,” ujarnya.
Riyanto juga mengapresiasi Perum Bulog Lampung serta seluruh pihak yang telah mendukung proses pendataan, verifikasi penerima, hingga distribusi bantuan sehingga penyaluran dapat berjalan tepat sasaran, tepat jumlah, dan tepat waktu.
Ia menegaskan kepada seluruh jajaran pelaksana agar proses penyaluran bantuan dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel serta menghindari segala bentuk penyimpangan yang dapat merugikan masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, bantuan pangan disalurkan kepada 693 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Pekon Rejosari. Riyanto berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga penerima manfaat.
Pemerintah Kabupaten Pringsewu, lanjutnya, berkomitmen terus menghadirkan berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, baik di bidang ekonomi, kesehatan, pendidikan, maupun ketahanan pangan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (*)








