Jaga Identitas Daerah, Gubernur Lampung Komit Lestarikan Kebudayaan Lampung

Tauriq Attala Gibran

Senin, 8 Juni 2026 - 19:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Provinsi Lampung terus memperkuat komitmennya dalam menjaga dan mengembangkan kebudayaan Lampung. Langkah ini dinilai krusial sebagai pilar utama identitas masyarakat di tengah arus modernisasi.

Lampung (Netizenku.com): Salah satu kebijakan nyata yang telah berjalan adalah kewajiban menggunakan bahasa Lampung setiap hari Kamis di lingkungan pemerintahan. Selain itu, pemprov juga tengah mematangkan program penguatan desa budaya.

Komitmen tersebut ditegaskan oleh Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, saat menghadiri prosesi adat Timbang Marga di Desa Kesugihan, Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan, Senin (8/6/2026).

Baca Juga  Mikdar Ilyas Minta Bulog dan Dinas Terkait Bergerak Cepat Kendalikan Harga Beras

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Acara sakral ini digelar bersamaan dengan resepsi pernikahan Ahmad Ridho (putra Azhar Marzuki bergelar Pengikhan Tihang Makhga Saibatin Makhga Legun) dan Frety Septiani.

“Hari ini bukan semata momentum penyatuan dua insan. Ini adalah peristiwa adat budaya yang sangat berharga melalui peresmian gelar adat tertinggi pewaris takhta kepemimpinan,” ujar Mirzani.

Menurutnya, pelestarian adat Lampung adalah tanggung jawab bersama. Kebijakan wajib berbahasa daerah setiap hari Kamis kini mulai menunjukkan hasil yang menggembirakan.

Baca Juga  Bapenda Baru Siapkan 45 Water Meter, Munir Minta Seluruh Wajib Pajak Air Permukaan Terukur

Menariknya, tren positif ini tidak hanya diikuti oleh masyarakat lokal. Banyak warga pendatang yang kini tertarik dan mulai mempelajari bahasa asli daerah berjuluk Sai Bumi Ruwa Jurai ini.

“Alhamdulillah, banyak masyarakat pendatang mulai belajar. Bahkan sekarang sudah ada kursus dan les privat bahasa Lampung. Ini bukti budaya kita sangat dihargai,” tegasnya.

Tidak berhenti pada penguatan bahasa, Pemprov Lampung juga berencana menghidupkan kembali 15 desa budaya serta kawasan wisata berbasis kearifan lokal.

Program strategis ini akan difokuskan pada pengembangan kampung budaya asli Lampung, pemeliharaan cagar budaya daerah, dan rekonstruksi ekosistem dan perilaku masyarakat seperti ratusan tahun lalu.

Baca Juga  Kadin Lampung Dorong Gubernur BI Baru Perkuat Sektor Riil dan Pembiayaan UMKM

Mirzani berharap, revitalisasi ini mampu mendongkrak daya tarik pariwisata Lampung berbasis tradisi dan sejarah.

“Kami ingin setiap orang yang datang ke sini merasa bangga dengan Lampung,” pungkasnya.

Prosesi Timbang Marga di Kalianda ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Lampung Selatan, tokoh adat, serta ratusan masyarakat setempat. Acara berlangsung khidmat sebagai simbol keberlanjutan kepemimpinan adat di era modern. (*)

Berita Terkait

Fraksi PKB DPRD Lampung Rotasi Penugasan Anggota di AKD
Dugaan Pengeroyokan dan Pembakaran Motor di Lampung Tengah Dilaporkan ke Polda Lampung
Pendapatan Turun, Belanja Daerah Lampung Naik dalam Perubahan APBD 2026
Ismet Roni Desak Pertamina Pastikan Pasokan Solar di Lampung, Antrean SPBU Masih Mengular
BPK Periksa Pemprov Lampung, Lima Aspek Jadi Fokus Semester II 2026
Wagub Jihan Aktifkan Destana Hadapi Paparan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau
Abu Vulkanik Anak Krakatau Berpotensi Meluas, Komisi II DPRD Lampung Minta Mitigasi Diperkuat
Pemprov Lampung Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 19:27 WIB

Fraksi PKB DPRD Lampung Rotasi Penugasan Anggota di AKD

Selasa, 8 September 2026 - 18:06 WIB

Dugaan Pengeroyokan dan Pembakaran Motor di Lampung Tengah Dilaporkan ke Polda Lampung

Selasa, 8 September 2026 - 17:36 WIB

Pendapatan Turun, Belanja Daerah Lampung Naik dalam Perubahan APBD 2026

Senin, 7 September 2026 - 16:04 WIB

BPK Periksa Pemprov Lampung, Lima Aspek Jadi Fokus Semester II 2026

Senin, 7 September 2026 - 16:02 WIB

Wagub Jihan Aktifkan Destana Hadapi Paparan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Senin, 7 September 2026 - 14:59 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Berpotensi Meluas, Komisi II DPRD Lampung Minta Mitigasi Diperkuat

Senin, 7 September 2026 - 13:49 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

Minggu, 6 September 2026 - 18:30 WIB

PDI Perjuangan Lampung Selatan Bagikan Masker dan Bentuk Tim Mitigasi Gunung Anak Krakatau

Berita Terbaru

Lampung

Fraksi PKB DPRD Lampung Rotasi Penugasan Anggota di AKD

Selasa, 8 Sep 2026 - 19:27 WIB