HAKORDIA 2025, Bupati Tubaba Minta ASN Fokus Tingkatkan Kinerja

ari

Selasa, 9 Desember 2025 - 20:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kampanye Anti Korupsi dalam rangka HAKORDIA 2025 di Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) menegaskan perlunya perubahan mindset aparatur dan penguatan integritas di lingkungan pemerintah daerah.

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Penekanan disampaikan sebagai upaya pemberantasan korupsi harus dibuktikan melalui kinerja nyata, bukan sekadar hadir memenuhi absensi.

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Bupati tersebut menjadi momentum penyampaian pesan moral serta dorongan perubahan budaya kerja bagi seluruh aparatur Pemkab Tubaba.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Tubaba, Ir. Novriwan Jaya, S.P., mengapresiasi Kejaksaan Negeri Tubaba atas sinergi dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih. Ia menegaskan integritas bukan lagi pilihan, melainkan kewajiban di tengah tuntutan efisiensi anggaran.

Baca Juga  Inovasi JLABAT, Warga Tubaba Antusias Borong Motor dan HP Murah di Kejari

“Peringatan hari antikorupsi ini mengingatkan kita bahwa sesungguhnya integritas itu bukan pilihan, tapi merupakan kewajiban kita,” ujar Bupati di hadapan Wakil Bupati Nadirsyah, Kajari Tubaba Mochamad Iqbal, S.H., M.H., serta pejabat tinggi pratama dan administrator, Selasa (9/12/2025).

Novriwan juga menyoroti perubahan konteks tata kelola pemerintahan dari era anggaran besar menuju kondisi efisiensi yang menuntut inovasi. Ia menekankan inovasi justru lahir saat anggaran terbatas.

“Dengan kondisi sekarang yang harus hebat itu apa? Yang harus hebat itu inovasi. Jadi kalau berinovasi itu duitnya nggak ada. Kalau duitnya ada, bukan inovasi namanya,” tegasnya. Ia meminta ASN tetap memberikan pelayanan optimal tanpa bergantung pada ketersediaan anggaran.

Bupati turut mengkritik pola pikir ASN yang hanya berorientasi “masuk kantor”. Ia menekankan pentingnya membangun budaya “masuk kerja” yang menghasilkan output.

Baca Juga  Program Tubaba Berkurban 2026 Himpun 7 Sapi dan 477 Kambing

“Selama ini, 80 persen ASN berangkat dari rumah tujuannya masuk kantor. Absen, duduk, tengok kanan kiri, aman, balik. Tetapi mindset ini harus dirubah. Kita harus budayakan itu masuk kerja. Kalau masuk kerja, harus ada output-nya,” ujarnya.

Ia kemudian mengaitkan kinerja dengan kehalalan pendapatan ASN, sembari menyerukan tiga poin refleksi diri: membiasakan diri benar-benar bekerja, menghalalkan pendapatan melalui kinerja yang dapat dipertanggungjawabkan, dan mengukur diri apakah sudah pantas menduduki jabatan serta pangkat yang diterima.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Tubaba menyatakan pesan Bupati telah mencakup inti peringatan HAKORDIA tahun ini. Ia mengajak ASN mengubah pola pikir menuju budaya kerja yang lebih bertanggung jawab.

Baca Juga  Tulang Bawang Barat Targetkan Siltap Aparatur Tiyuh Dibayar Sebelum Iduladha

“Saya ingin mengajak bapak-bapak, ibu-ibu, bagaimana tadi Pak Bupati ingin merubah mindset kita bersama,” ujarnya.

Iqbal juga mengingatkan di balik hak-hak yang diterima ASN dari negara yaitu gaji, tunjangan, jaminan sosial, hingga dana pensiun, terdapat kewajiban yang harus dipenuhi melalui kontribusi nyata.

“Kita mungkin sudah dapat gaji, tunjangan, dan kedudukan sosial yang terhormat. Tapi itu tadi, apa yang sudah kita berikan kepada negara, khususnya di Tubaba ini?” katanya.

Acara HAKORDIA 2025 ditutup dengan penegasan pemberantasan korupsi merupakan tanggung jawab bersama, termasuk melalui edukasi integritas yang kini mulai menyasar lingkungan pendidikan di tingkat sekolah. (*)

Berita Terkait

DPRD Tubaba Desak Pemkab Tuntaskan Siltap Aparatur Tiyuh dan Gaji ke-13 ASN
DPRD Tubaba Minta Pemkab Segera Cairkan Siltap Aparatur Tiyuh
DPRD Tubaba Soroti Proyek Irigasi Rp48,35 Miliar
Kwarcab Pramuka Tubaba Lantik Pengurus PAW, Fokus Kejar Program Strategis
SDN 14 Tulang Bawang Barat Terbakar, Ruang Kelas Hangus Dilalap Api
DPRD Tubaba Sidak Proyek Irigasi Rp48,35 Miliar yang Diduga Bermasalah
Proyek Irigasi Rp48 Miliar di Tubaba Diduga Mangkrak
Pemkab Tubaba Raih Opini WTP ke-15 Kali Berturut-turut

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:55 WIB

DPRD Lampung Apresiasi Program Pupuk Organik Cair, Dinilai Tingkatkan Hasil Panen

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:47 WIB

Mikdar Ilyas, Liburnya Program MBG Berdampak pada Harga Hasil Pertanian di Lampung

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:07 WIB

Akademisi Unila Soroti Dampak Kenaikan Tarif Tol BTB

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:14 WIB

Gubernur Lampung Dorong POC dan Hilirisasi Demi Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:05 WIB

Mirzani, Petani Harus Nikmati Hasil, Bukan Hanya Menanggung Risiko

Selasa, 7 Juli 2026 - 14:11 WIB

Imelda Minta Publik Bijak Sikapi Informasi Gunung Anak Krakatau

Senin, 6 Juli 2026 - 21:06 WIB

Elly Wahyuni Minta Disdik Tegas terhadap Sekolah yang Paksa Siswa Beli Seragam

Senin, 6 Juli 2026 - 15:32 WIB

Wahrul Fauzi Siap Maju Pimpin Karang Taruna Lampung, Usung Pemberdayaan Pemuda dan 1.000 UMKM

Berita Terbaru

Pringsewu

Wabup Pringsewu Gelar Penetrasi Pasar Kendalikan Inflasi

Kamis, 9 Jul 2026 - 11:16 WIB

Bandarlampung

Disdikbud Bandar Lampung Fasilitasi Siswa Tak Lolos PPDB

Kamis, 9 Jul 2026 - 00:05 WIB