Mikdar Ilyas, Liburnya Program MBG Berdampak pada Harga Hasil Pertanian di Lampung

Tauriq Attala Gibran

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penghentian sementara Program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama dua pekan terakhir mulai memicu dampak serius di Provinsi Lampung. Roda perekonomian daerah yang baru saja menggeliat kini justru melambat. Rantai pasok yang terputus langsung memukul para petani, peternak, hingga pelaku usaha lokal.

Lampung (Netizenku.com): Dampak nyata ini disorot oleh Anggota Komisi II DPRD Provinsi Lampung, Mikdar Ilyas. Menurutnya, jeda dua minggu ini menjadi bukti kuat betapa besarnya ketergantungan ekonomi masyarakat terhadap program nasional tersebut.

Selama program MBG berjalan, hasil bumi seperti sayur-sayuran dan buah-buahan lokal terserap optimal. Namun, begitu program diliburkan, stabilitas pasar langsung terguncang.

Baca Juga  Harlah Ke-28, PKB Lampung Gelar Pasar Murah di 100 Titik

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Inilah fakta yang ada di lapangan. Keberadaan MBG ini berkaitan langsung dengan pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Mikdar saat di wawancarai di ruang kerjanya, Kamis (9/7/2026).

Mikdar mengungkapkan, absennya program ini membuat harga komoditas pertanian terjun bebas. Keluhan tersebut didengarnya langsung saat turun ke lapangan dan berdialog dengan warga di dapur-dapur produksi.

“Harga-harga hasil pertanian menjadi hancur. Kami mendengar langsung keluhan dari para petani dan peternak, termasuk petani pisang. Mereka sangat merasakan dampaknya,” katanya.

Baca Juga  DPRD Lampung Dorong Polda Lampung Perketat Pengamanan Wilayah

Dampak negatif liburnya Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya berhenti pada sektor hulu. Sektor hilir, seperti UMKM penyedia makanan dan para pekerjanya, ikut terkena imbas besar.

Banyak pekerja yang terpaksa kehilangan pendapatan harian karena aktivitas dapur umum MBG berhenti beroperasi.

“Bukan hanya pemilik usaha yang kehilangan pendapatan, tetapi juga para pekerjanya. Ini menunjukkan bahwa dampak positif dari program tersebut sangat nyata bagi masyarakat bawah,” tegasnya.

Melihat realita tersebut, Mikdar Ilyas berharap program andalan Presiden ini segera berjalan normal kembali. Ia tidak menampik jika masih ada kekurangan dalam pelaksanaan awal, namun penghentian total bukanlah solusi.

Baca Juga  Sekber MBG Lampung Apresiasi Sorotan Wagub Jihan Terhadap SPPG Tak Berkomitmen Moral

“Kalaupun selama ini ada hal-hal yang dikeluhkan atau menjadi catatan, tentu itu harus diperbaiki. Kami sangat berharap agar MBG ke depannya tetap berjalan dan dikelola dengan cara yang benar,” pungkasnya.

Melalui pengelolaan yang tepat, Program Makan Bergizi Gratis di Lampung diyakini mampu menjadi motor penggerak ekonomi yang tangguh, membuka lapangan kerja baru, dan menyejahterakan petani lokal secara berkelanjutan. (*)

Berita Terkait

DPRD Lampung Apresiasi Program Pupuk Organik Cair, Dinilai Tingkatkan Hasil Panen
Temu Wilayah Pesantren Warnai Harlah ke-28 PKB, Perkuat Sinergi Ciptakan Lingkungan Aman
Akademisi Unila Soroti Dampak Kenaikan Tarif Tol BTB
Gubernur Lampung Dorong POC dan Hilirisasi Demi Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Mirzani, Petani Harus Nikmati Hasil, Bukan Hanya Menanggung Risiko
Imelda Minta Publik Bijak Sikapi Informasi Gunung Anak Krakatau
Elly Wahyuni Minta Disdik Tegas terhadap Sekolah yang Paksa Siswa Beli Seragam
Wahrul Fauzi Siap Maju Pimpin Karang Taruna Lampung, Usung Pemberdayaan Pemuda dan 1.000 UMKM

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:55 WIB

DPRD Lampung Apresiasi Program Pupuk Organik Cair, Dinilai Tingkatkan Hasil Panen

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:47 WIB

Mikdar Ilyas, Liburnya Program MBG Berdampak pada Harga Hasil Pertanian di Lampung

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:07 WIB

Akademisi Unila Soroti Dampak Kenaikan Tarif Tol BTB

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:14 WIB

Gubernur Lampung Dorong POC dan Hilirisasi Demi Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:05 WIB

Mirzani, Petani Harus Nikmati Hasil, Bukan Hanya Menanggung Risiko

Selasa, 7 Juli 2026 - 14:11 WIB

Imelda Minta Publik Bijak Sikapi Informasi Gunung Anak Krakatau

Senin, 6 Juli 2026 - 21:06 WIB

Elly Wahyuni Minta Disdik Tegas terhadap Sekolah yang Paksa Siswa Beli Seragam

Senin, 6 Juli 2026 - 15:32 WIB

Wahrul Fauzi Siap Maju Pimpin Karang Taruna Lampung, Usung Pemberdayaan Pemuda dan 1.000 UMKM

Berita Terbaru

Pringsewu

Wabup Pringsewu Gelar Penetrasi Pasar Kendalikan Inflasi

Kamis, 9 Jul 2026 - 11:16 WIB

Bandarlampung

Disdikbud Bandar Lampung Fasilitasi Siswa Tak Lolos PPDB

Kamis, 9 Jul 2026 - 00:05 WIB