DPRD Lampung Apresiasi Program Pupuk Organik Cair, Dinilai Tingkatkan Hasil Panen

Tauriq Attala Gibran

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Program bantuan pupuk organik cair yang diinisiasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung sukses menuai pujian. Komisi II DPRD Provinsi Lampung menilai program unggulan ini terbukti ampuh meningkatkan produktivitas pertanian di Bumi Ruwa Jurai.

Lampung (Netizenku.com): Melihat dampak positifnya yang nyata, legislatif mendorong agar jangkauan program ini segera diperluas ke berbagai komoditas unggulan lainnya.

Anggota Komisi II DPRD Lampung, Fauzi Heri, mengungkapkan bahwa bantuan pupuk organik cair ini disalurkan langsung kepada kelompok tani (poktan) maupun gabungan kelompok tani (gapoktan). Dalam kurun waktu hampir dua tahun anggaran, hasilnya sangat memuaskan.

Baca Juga  Gubernur dan DPRD Lampung Sepakati 11 Aspirasi Ojol untuk Disampaikan ke Pemerintah Pusat

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Program ini terbukti mampu membantu meningkatkan produktivitas pertanian. Hasil produksi petani yang sebelumnya rendah menjadi lebih baik. Sementara yang sudah baik, kini semakin meningkat,” ujar Fauzi, saat di wawancarai diruang kerjanya, Kamis (9/7/2026).

Mengingat keberhasilan tersebut, Komisi II DPRD Lampung berkomitmen untuk terus mengawal keberlanjutan program ini. Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Lampung sebagai mitra kerja dipastikan akan mendapat dukungan penuh.

Fauzi menegaskan, pihaknya selalu mendukung alokasi anggaran program ini dalam setiap pembahasan bersama pemerintah daerah.

Baca Juga  DPRD Lampung Kejar Penyelesaian 13 Raperda Sebelum 25 November

“Pada setiap momentum pembahasan anggaran, kami selalu mendukung agar program bantuan pupuk organik cair ini dapat terus dilanjutkan,” tegasnya.

Skema penyaluran bantuan ini juga dinilai mendidik. Pemerintah tidak sekadar memberi produk jadi, melainkan memberikan stimulan berupa bibit atau bahan awal pupuk organik cair.

Selanjutnya, bahan awal tersebut dikembangkan secara mandiri oleh kelompok tani. Setelah jumlahnya mencukupi, pupuk hasil pengembangan diproduksi dan dibagikan kepada seluruh anggota kelompok.

Fauzi mengakui ada tren positif pada realisasi program. Jika tahun lalu program ini masih bersifat uji coba (*trial*) dengan jumlah terbatas, tahun ini kapasitasnya sudah ditingkatkan signifikan.

Baca Juga  Fraksi PKB Soroti Penurunan PAD dan Minta Pemprov Lampung Optimalkan Pajak Air Permukaan

Ke depan, Komisi II DPRD Lampung berharap cakupan bantuan tidak hanya terbatas pada tanaman pangan utama saja. Keberhasilan pada sektor padi dan jagung diharapkan bisa menular ke sektor perkebunan.

“Harapan kami, karena program ini sudah terbukti memberikan hasil yang baik, cakupannya dapat diperluas ke berbagai jenis tanaman. Tidak hanya padi dan jagung, tetapi juga tanaman lain seperti kopi, karena terbukti mampu meningkatkan produktivitasnya,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Kemenag Lampung Tegaskan Tanah 1,72 Hektare di Natar Berstatus Aset Negara
Pemprov Lampung Tangani Ruas Jalan Ketapang-Negara Ratu di Lampung Utara
DPRD Lampung Kejar Penyelesaian 13 Raperda Sebelum 25 November
Wagub Jihan Dorong Mahasiswa Jadi Versi Terbaik Diri di Era Digital
Komisi I DPRD Lampung Dorong Polisi Tingkatkan Pengusutan Kasus Narkoba
Pemprov Lampung Kantongi Rp12,3 Miliar dari Retribusi Pemanfaatan Rumija
Pemprov Lampung dan PTA Bandar Lampung Perkuat Sinergi Tekan Angka Perceraian
Hari Tani Nasional, Harga Singkong Lampung Mulai Menguat

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 11:06 WIB

Kemenag Lampung Tegaskan Tanah 1,72 Hektare di Natar Berstatus Aset Negara

Senin, 28 September 2026 - 20:10 WIB

Pemprov Lampung Tangani Ruas Jalan Ketapang-Negara Ratu di Lampung Utara

Senin, 28 September 2026 - 18:31 WIB

DPRD Lampung Kejar Penyelesaian 13 Raperda Sebelum 25 November

Senin, 28 September 2026 - 16:25 WIB

Komisi I DPRD Lampung Dorong Polisi Tingkatkan Pengusutan Kasus Narkoba

Sabtu, 26 September 2026 - 16:44 WIB

Pemprov Lampung Kantongi Rp12,3 Miliar dari Retribusi Pemanfaatan Rumija

Jumat, 25 September 2026 - 20:27 WIB

Pemprov Lampung dan PTA Bandar Lampung Perkuat Sinergi Tekan Angka Perceraian

Jumat, 25 September 2026 - 15:50 WIB

Hari Tani Nasional, Harga Singkong Lampung Mulai Menguat

Kamis, 24 September 2026 - 21:26 WIB

Kemah Bhakti Satya Linmas, Gubernur Mirza Dorong Penguatan Peran Satlinmas

Berita Terbaru

Pringsewu

Jambret Tas Berisi Rp1,6 Juta di Gadingrejo Terjatuh Saat Kabur

Senin, 28 Sep 2026 - 19:56 WIB