Gubernur Lampung Dorong POC dan Hilirisasi Demi Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Tauriq Attala Gibran

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hasil panen petani di Desa Tebing, Kecamatan Melinting, Kabupaten Lampung Timur, menunjukkan peningkatan setelah memanfaatkan Pupuk Organik Cair (POC). Hal itu terungkap saat Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal meninjau langsung proses pembuatan, penerapan, hingga hasil penggunaan POC, Senin (6/7/2026).

Lampung (Netizenku.com): Dalam kunjungan tersebut, Gubernur berdialog dengan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), meninjau lahan pertanian, melihat hasil panen masyarakat, serta menyerap berbagai aspirasi petani terkait kebutuhan sarana dan prasarana pertanian.

Gubernur juga mencoba langsung pengaplikasian POC menggunakan drone pertanian. Teknologi tersebut mampu menyemprotkan pupuk cair pada lahan seluas satu hektare hanya dalam waktu sekitar 15 menit, sehingga dinilai lebih efisien, menghemat waktu, dan mendukung modernisasi sektor pertanian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Petani yang telah memanfaatkan POC mengaku merasakan peningkatan produktivitas sekaligus kualitas hasil panen. Selain memperbaiki kesuburan dan struktur tanah, penggunaan POC juga menghasilkan pertumbuhan tanaman yang lebih baik, kualitas buah yang meningkat, serta mendorong semakin banyak petani untuk menerapkannya pada berbagai komoditas.

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal mengatakan peningkatan kesejahteraan petani harus diawali dengan meningkatnya produktivitas pertanian yang diiringi terjaganya harga komoditas di tingkat petani.

“Tugas kita, Pak Kades, Pak Camat, menjaga harapan ini terus tumbuh dan terus hidup. Saya melihat di mata para petani sudah mulai ada semangat lagi,” ujar Mirzani.

Menurutnya, Pemerintah Provinsi Lampung terus mendorong penggunaan POC sebagai salah satu inovasi pertanian yang mampu meningkatkan produktivitas sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia.

Baca Juga  Pemprov Lampung Perkuat Sinergi Kementerian PKP Percepat Penanganan RTLH

“Saya membuat program Pupuk Organik Cair (POC). Insyaallah ini bisa meningkatkan produksi pertanian berbagai jenis tanaman sekitar 15 sampai 30 persen,” katanya.

Selain meningkatkan produktivitas, Mirzani menegaskan pentingnya memperkuat hilirisasi pertanian di tingkat desa agar nilai tambah hasil pertanian dapat dinikmati langsung oleh petani.

“Bagaimana hilirisasi itu ada di desa-desa, kemakmuran itu ada di desa-desa. Itu program Bapak Presiden. Saya bantu, saya dukung karena semuanya bertujuan memakmurkan petani,” tegasnya.

Sebagai bagian dari program hilirisasi, Pemerintah Provinsi Lampung mendorong pembangunan fasilitas pengering (dryer) di desa-desa agar hasil panen, khususnya jagung, tidak lagi dijual dalam kondisi basah. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan harga jual hasil panen sekaligus mengurangi kerugian petani akibat tingginya biaya angkut.

Baca Juga  Wagub Jihan Aktifkan Destana Hadapi Paparan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Selanjutnya, hasil pertanian yang telah dikeringkan diharapkan dapat diolah menjadi berbagai produk turunan, seperti pakan ternak dan pakan ikan. Dengan demikian, nilai tambah komoditas pertanian tetap berada di desa, membuka peluang usaha baru, serta meningkatkan pendapatan masyarakat.

“Harganya bagus, produksinya meningkat. Yang menikmati hasilnya siapa? Petani,” pungkasnya.

Melalui pengembangan POC, pemanfaatan teknologi pertanian modern, dan penguatan hilirisasi di tingkat desa, Pemerintah Provinsi Lampung berharap produktivitas pertanian terus meningkat, nilai tambah hasil pertanian tetap dinikmati di daerah, serta kesejahteraan petani dan masyarakat pedesaan semakin meningkat sebagai fondasi terwujudnya Lampung Maju. (*)

Berita Terkait

Kemenag Lampung Tegaskan Tanah 1,72 Hektare di Natar Berstatus Aset Negara
Pemprov Lampung Tangani Ruas Jalan Ketapang-Negara Ratu di Lampung Utara
DPRD Lampung Kejar Penyelesaian 13 Raperda Sebelum 25 November
Wagub Jihan Dorong Mahasiswa Jadi Versi Terbaik Diri di Era Digital
Komisi I DPRD Lampung Dorong Polisi Tingkatkan Pengusutan Kasus Narkoba
Pemprov Lampung Kantongi Rp12,3 Miliar dari Retribusi Pemanfaatan Rumija
Pemprov Lampung dan PTA Bandar Lampung Perkuat Sinergi Tekan Angka Perceraian
Hari Tani Nasional, Harga Singkong Lampung Mulai Menguat

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 11:06 WIB

Kemenag Lampung Tegaskan Tanah 1,72 Hektare di Natar Berstatus Aset Negara

Senin, 28 September 2026 - 20:10 WIB

Pemprov Lampung Tangani Ruas Jalan Ketapang-Negara Ratu di Lampung Utara

Senin, 28 September 2026 - 18:31 WIB

DPRD Lampung Kejar Penyelesaian 13 Raperda Sebelum 25 November

Senin, 28 September 2026 - 16:25 WIB

Komisi I DPRD Lampung Dorong Polisi Tingkatkan Pengusutan Kasus Narkoba

Sabtu, 26 September 2026 - 16:44 WIB

Pemprov Lampung Kantongi Rp12,3 Miliar dari Retribusi Pemanfaatan Rumija

Jumat, 25 September 2026 - 20:27 WIB

Pemprov Lampung dan PTA Bandar Lampung Perkuat Sinergi Tekan Angka Perceraian

Jumat, 25 September 2026 - 15:50 WIB

Hari Tani Nasional, Harga Singkong Lampung Mulai Menguat

Kamis, 24 September 2026 - 21:26 WIB

Kemah Bhakti Satya Linmas, Gubernur Mirza Dorong Penguatan Peran Satlinmas

Berita Terbaru

Pringsewu

Jambret Tas Berisi Rp1,6 Juta di Gadingrejo Terjatuh Saat Kabur

Senin, 28 Sep 2026 - 19:56 WIB