Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Wakil Bupati Tulangbawang Barat (Tubaba), Fauzi Hasan, SE.MM, menerima kunjungan Kepala Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Kotabumi, Lampung Utara, Subur Baharyanto, di Rumah Dinas Wakil Bupati setempat, Selasa (1/12)
Pada acara konsolidasi penyaluran Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik dan Dana Desa (DD) tahun 2020 itu, Fauzi Hasan didampingi Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Mirza Irawan, dan Kabid PMD, Iwan Setiawan, menerima penyerahan atas Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2019 Kabupaten Tubaba yang ke-9 kalinya secara berturut-turut yang diterima sejak 2011 silam.
Fauzi Hasan mengatakan, semangat untuk meraih predikat WTP ini sudah dilakukan sejak Kabupaten Tubaba dipimpin Bupati Bachtiar Basri, hingga sekarang Bupati Umar Ahmad, SP. Predikat ini adalah suatu keharusan yang wajib diraih.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
\”Logikanya, WTP ini adalah opini yang terbaik, kita harus mengusahakan yang terbaik. Sebab, WTP merupakan salah satu indikator pelaksanaan administrasi pemerintahan yang baik,\” kata dia.
Ada tiga indikator yakni, perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan, yang kuncinya semuanya disitu. Diraihnya WTP patut disyukuri dan dapat dijadikan tradisi, motivasi untuk lebih baik lagi kedepannya dalam hal pengelolaan anggaran dan pertanggungjawabannya.
Umar Ahmad mengatakan, diraihnya WTP ini harus dimaknai sebagai suatu media untuk bisa lebih mengelola sistem keuangan daerah, kedepannya terus menjadi semakin baik dengan tolak ukur penggunaan anggaran yang efektif, efisien, dan akuntabel, serta dengan pendekatan kinerja.
\”Pengelolaan keuangan yang baik terutama bagi penanggungjawab keuangan daerah mampu mengelola sistem keuangan secara transparan, akuntabel, dan dapat dipertanggungjawabkan, sehingga seluruh pengelolaan keuangan yang termaktub dalam APBD dapat dikelola dengan baik serta memberi manfaat bagi seluas-luasnya kepentingan rakyat dan berorientasi pada kemajuan Tubaba peningkatan kesejahteraan masyarakat dan mampu berdaya saing dengan kabupaten lain,\” paparnya.
Keberhasilan Pemkab Tubaba dalam meraih Opini WTP lanjutnya, harus dijadikan sebuah komitmen bersama dalam pengelolaan keuangan daerah yang lebih baik secara berkesinabungan, dan pihaknya mengintruksikan kepada semua organisasi perangkat daerah (OPD) agar tidak menganggap sederhana dan gampang terkait pengelolaan keuangan di satuan kerjanya, meskipun plafon anggaran yang dikelolanya ada yang relatif sedikit.
\”Saya ucapkan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada seluruh pimpinan OPD dan jajaran yang telah mengelola keuangan daerah secara baik, transparan dan akuntabel, serta bertanggungjawab dan saya mengajak kita terus tingkatkan untuk lebih baik lagi dimasa-masa yang akan datang,\” pungkas Umar. (Arie/len)








