Wagub Jihan Nurlela Minta SPIP Jadi Budaya Kerja di Lingkungan Pemprov Lampung

Tauriq Attala Gibran

Senin, 25 Mei 2026 - 15:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, menyoroti tajam kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.

Lampung (Netizenku.com): Jihan menegaskan bahwa seluruh program pemerintah harus berjalan efektif dan tepat sasaran, bukan sekadar formalitas untuk menggugurkan kewajiban administrasi.

Pernyataan tegas ini disampaikan saat membuka kegiatan Capacity Building Implementasi Sistem Pengendalian Intern Pemerintah Terintegrasi (SPIP-T) di Gedung Pusiban, Bandar Lampung, Senin (25/5/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di hadapan para kepala OPD, Jihan mengingatkan bahwa pemerintah saat ini berada di ruang terbuka. Setiap kebijakan dan serapan anggaran diawasi langsung oleh masyarakat luas.

“Kita hari ini sebagai pemerintah tidak boleh membuat suatu program yang penting buat program, tapi membuat program yang penting,” tegas Jihan.

Baca Juga  Soroti PAD Mandek, DPRD Lampung Desak Pembenahan Pajak dan Aset Daerah

Menurutnya, SPIP tidak boleh lagi dipandang sebagai beban administratif semata. Sistem pengendalian ini harus bertransformasi menjadi budaya kerja dan ideologi dalam tata kelola pemerintahan Provinsi Lampung. Momentum ini juga menjadi langkah strategis menyambut penilaian maturitas SPIP terintegrasi oleh BPKP.

Untuk memperkuat tata kelola birokrasi, Jihan Nurlela memberikan lima instruksi penting yang wajib dijalankan. Pertama, penguatan komitmen pimpinan di mana kepala OPD harus menjadi motor penggerak utama instansi. Kedua, menjaga integritas dalam perencanaan agar program kerja disusun secara jujur dan akurat. Ketiga, penerapan manajemen risiko yang berkelanjutan untuk memitigasi potensi kendala di lapangan. Keempat, optimalisasi peran APIP atau Inspektorat sebagai quality assurance dan mitra konsultasi yang aktif. Kelima, penanaman budaya akuntabilitas yang kuat bagi seluruh ASN dalam mengelola anggaran negara.

Baca Juga  Kantongi Dukungan 14 PK, Handitya Narapati Siap Pimpin Golkar Bandar Lampung

Pada kesempatan yang sama, Inspektur Provinsi Lampung, Bayana, memaparkan capaian riil pengawasan internal. Saat ini, tingkat maturitas SPIP Provinsi Lampung berada di Level 3 (Kategori Terdefinisi) dengan skor 3,200, sementara indeks manajemen risiko mencapai angka 3,073.

Kerja keras tim pengawasan internal terbukti membuahkan hasil nyata dalam menjaga keuangan daerah. Dalam dua bulan terakhir saja, Pemprov Lampung berhasil mengoptimalkan pengembalian kerugian keuangan negara hingga hampir Rp7 miliar.

Langkah bersih-bersih birokrasi terus dikebut. Pemprov Lampung kini mempercepat penyelesaian Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan (TLHP) BPK. Pemerintah juga fokus mendongkrak nilai Survei Penilaian Integritas (SPI) yang pada tahun lalu tertahan di angka 69.

Baca Juga  APPMBGI Lampung Dikukuhkan, Siap Kawal Program Makan Bergizi Gratis di 15 Kabupaten/Kota

Untuk menyelesaikan temuan-temuan lama yang sempat mandek, Inspektorat akan menggandeng BPK dan Asisten Datun Kejaksaan melalui mekanisme Sidang Tuntutan Ganti Rugi (TGR).

Kabar baiknya, zona integritas bebas korupsi di Lampung terus diperluas. Menyusul kesuksesan Rumah Sakit Jiwa (RSJD) Daerah Provinsi Lampung meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), sejumlah OPD pelayanan publik lain kini bersiap. Salah satu yang sedang diakselerasi adalah Dinas Pendidikan Provinsi Lampung, yang dijadwalkan maju penilaian pada awal Juni mendatang. (*)

Berita Terkait

Akademisi Unila Soroti Dampak Kenaikan Tarif Tol BTB
Gubernur Lampung Dorong POC dan Hilirisasi Demi Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Mirzani, Petani Harus Nikmati Hasil, Bukan Hanya Menanggung Risiko
Imelda Minta Publik Bijak Sikapi Informasi Gunung Anak Krakatau
Elly Wahyuni Minta Disdik Tegas terhadap Sekolah yang Paksa Siswa Beli Seragam
Wahrul Fauzi Siap Maju Pimpin Karang Taruna Lampung, Usung Pemberdayaan Pemuda dan 1.000 UMKM
Komisi IV DPRD Lampung Minta Tarif Tol BTB Dievaluasi
DPRD Lampung Panggil Pengelola Bahas Kenaikan Tarif Tol

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 20:54 WIB

PWI Lampung Selatan Kirim 14 Atlet Ikuti Seleksi Porwanas 2027

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:05 WIB

Tarif Tol Lampung Dinilai Belum Berpihak ke Warga

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:51 WIB

PB HMI Soroti Kenaikan Tarif Tol Bakter, Dinilai Bebani Ekonomi Masyarakat

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:51 WIB

Banggar DPRD Lamsel Lanjutkan Bahas Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

Minggu, 28 Juni 2026 - 10:12 WIB

LDK DEMA STAI Yasba Bekali Mahasiswa Keterampilan Jurnalistik

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:48 WIB

Zulhas Apresiasi IDS Sumatra 2026 Digelar Tanpa APBD

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:45 WIB

Petugas Kebersihan Tetap Siaga di Tengah Ramainya IDS Sumatra 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:43 WIB

IDS Sumatra 2026 Dongkrak Pendapatan Pedagang Kecil

Berita Terbaru

E-Paper

Lentera Swara Lampung | 163 | Rabu, 8 Juli 2026

Rabu, 8 Jul 2026 - 01:36 WIB

Lampung

Akademisi Unila Soroti Dampak Kenaikan Tarif Tol BTB

Selasa, 7 Jul 2026 - 18:07 WIB