Zulfah, Bocah 4 Tahun yang Berani Unjuk Gigi di FESI UIN

Redaksi

Rabu, 9 Mei 2018 - 14:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku): Vokalis group hadroh perwakilan Pondok Pesantren Bustanul Muttaqin (PPBM), Da\’iyatuz Zulfa Shidqiya menjadi peserta termuda di ajang perlombaan Festival Seni Islam (FESI) 2018, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Hiqma Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung.

Ayah Zulfah, Ustadz Mahmudin mengatakan hobi Zulfah sejak kecil memang memegang michropon. \”Bahkan saat ia tertidur, kemudian ia mendengar sholawat, maka ia akan terbangun dan langsung mengambil michropon serta ikut melantunkan sholawat, Zulfah dilahirkan tepat pada saat acara di TPA dimulai, mungkin itu sebabnya ia menjadi pemberani saat tampil,\” ujar Mahmudin.

Usia zulfah baru genap 4 tahun pada 25 Mei mendatang, tetapi ia sudah dibekali rasa percaya diri yang tinggi. Terbukti saat ia beraholawat di depan umum, dengan percaya diri ia melantunkan sholawat dengan suaranya yang melengking.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Zulfa adalah anak pertama dari pasangan Mahmudin dan Siti Nur Asiyah, kedua orangtuanya merupakan pengurus di Ponpes Bustanul Muttaqin.

Saat ditemui netizenku.com ayah Zulfah Ustadz mahmudin mengaku bahwa ia mengharapkan anaknya menjadi anak yang shalihah serta kelak dapat melanjutkan impian sang ibu, yaitu menjadi penghafal Qur\’an. \”Ibunya dulu adalah penghafal Qur\’an, namun terhenti karna faktor biaya, ia menghafal hanya sampai 10 juz pertama, sementara kakek Zulfah, Yunus Mursyid mengharapkan cucunya menjadi seorang daiyah, maka dari itu nama Zulfah di depannya ditambah Da\’iyah, hal ini berbeda dengan pendapat Zulfah , karena ketika ditanya ingin menjadi apa, Zulfah menjawab ingin menjadi penyanyi,\” ucapnya.

\”Untuk saat ini, Zulfah memang masih asyik dengan dunianya, tetapi saat nanti tiba waktunya ia akan kami arahkan sesuai dengan apa yang ia harapkan,\” tambahnya.  (Yesi)

Berita Terkait

Refleksi Pendidikan Lampung 2025: Akses Hampir Universal, Kualitas Guru di Hulu Jadi Penentu
TPT SMK Lampung Tertinggi, Kolaborasi Pemprov–CSR Jadi Jalan Baru
Thomas Amirico Raih IWO Award 2025
Gubernur Mirza dan Jembatan Pendidikan Tampang Muda:  Gotong Royong Pemerintah untuk Masa Depan Anak Pelosok
Peminat Sekolah Negeri Menurun, Ini Kata Akademisi ITBA DCC
Kemendikdasmen Berencana ‘Hidupkan’ Kembali Jurusan SMA dan Kurangi Muatan Pelajaran SD-SMA
Satker Mitra Kerja Dilarang Berikan Gratifikasi ke Pegawai Kanwil DJPb Provinsi Lampung
Presiden Prabowo Wanti-wanti Mendikti Agar Mahasiswa Tidak Terhasut

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 20:54 WIB

PWI Lampung Selatan Kirim 14 Atlet Ikuti Seleksi Porwanas 2027

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:05 WIB

Tarif Tol Lampung Dinilai Belum Berpihak ke Warga

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:51 WIB

PB HMI Soroti Kenaikan Tarif Tol Bakter, Dinilai Bebani Ekonomi Masyarakat

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:51 WIB

Banggar DPRD Lamsel Lanjutkan Bahas Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

Minggu, 28 Juni 2026 - 10:12 WIB

LDK DEMA STAI Yasba Bekali Mahasiswa Keterampilan Jurnalistik

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:48 WIB

Zulhas Apresiasi IDS Sumatra 2026 Digelar Tanpa APBD

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:45 WIB

Petugas Kebersihan Tetap Siaga di Tengah Ramainya IDS Sumatra 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:43 WIB

IDS Sumatra 2026 Dongkrak Pendapatan Pedagang Kecil

Berita Terbaru

E-Paper

Lentera Swara Lampung | 163 | Rabu, 8 Juli 2026

Rabu, 8 Jul 2026 - 01:36 WIB

Lampung

Akademisi Unila Soroti Dampak Kenaikan Tarif Tol BTB

Selasa, 7 Jul 2026 - 18:07 WIB