Kemendikdasmen Berencana ‘Hidupkan’ Kembali Jurusan SMA dan Kurangi Muatan Pelajaran SD-SMA

Suryani

Sabtu, 12 April 2025 - 22:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ist/ukmindonesia.id

Foto: Ist/ukmindonesia.id

Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) berencana melakukan sejumlah perubahan signifikan dalam sistem pendidikan, mulai dari menghidupkan kembali jurusan di jenjang SMA hingga pengurangan muatan pelajaran dari tingkat SD hingga SMA.

Jakarta (Netizenku.com): Rencana tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, dalam acara Halalbihalal bersama Forum Wartawan Pendidikan (Fortadikbud) di Perpustakaan Kemendikdasmen, Jakarta, Jumat (11/4/2025).

“Jurusan akan kita hidupkan lagi: IPA, IPS, Bahasa. Di Tes Kemampuan Akademik (TKA) nantinya akan ada tes wajib Bahasa Indonesia dan Matematika,” kata Mu’ti seperti dikutip dari detik.com, Sabtu (12/4/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mu’ti menjelaskan, jurusan yang dihidupkan kembali ini berkaitan dengan pelaksanaan TKA bagi siswa kelas 12 SMA yang akan dimulai pada November 2025. Hasil TKA tersebut dapat digunakan untuk mendaftar ke perguruan tinggi negeri tanpa melalui tes tambahan.

“Jika sebelumnya di SMA hanya dikenal jurusan IPA dan IPS, nanti siswa bisa memilih lebih spesifik, misalnya Fisika, Kimia, atau Biologi untuk IPA. Sementara untuk IPS, bisa memilih Akuntansi dan sebagainya,” paparnya.

Tak hanya itu, Mu’ti juga menegaskan muatan pelajaran di semua jenjang pendidikan akan disederhanakan. “Ingat, yang dikurangi adalah muatan setiap mata pelajaran, bukan jumlah mata pelajaran,” tegasnya.

Pengurangan ini menyasar pokok bahasan dalam setiap pelajaran, mulai dari SD hingga SMA. Langkah ini diambil untuk mendukung pendekatan deep learning, yakni pembelajaran yang menekankan pemikiran tingkat tinggi, bermakna, kontekstual, dan mendalam.

“Materi akan dikurangi, mata pelajaran tetap, bahkan ada penambahan materi seperti coding dan artificial intelligence (AI), meskipun sifatnya pilihan. Tapi saya menduga, yang menerapkan akan cukup banyak,” ujarnya.

Ia pun mengingatkan bahwa seluruh perubahan ini akan mulai diterapkan pada tahun ajaran baru 2025/2026. “Tunggu sampai Peraturan Menteri (Permen) terbit,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Refleksi Pendidikan Lampung 2025: Akses Hampir Universal, Kualitas Guru di Hulu Jadi Penentu
TPT SMK Lampung Tertinggi, Kolaborasi Pemprov–CSR Jadi Jalan Baru
Thomas Amirico Raih IWO Award 2025
Gubernur Mirza dan Jembatan Pendidikan Tampang Muda:  Gotong Royong Pemerintah untuk Masa Depan Anak Pelosok
Peminat Sekolah Negeri Menurun, Ini Kata Akademisi ITBA DCC
Satker Mitra Kerja Dilarang Berikan Gratifikasi ke Pegawai Kanwil DJPb Provinsi Lampung
Presiden Prabowo Wanti-wanti Mendikti Agar Mahasiswa Tidak Terhasut
Ada yang Beda pada Program Makan Bergizi Gratis Selama Ramadhan

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 22:16 WIB

Pemkab Tubaba Mulai Gembleng Calon Paskibraka HUT Ke-81 RI di Tubaba

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:59 WIB

Ny. Ana Nadirsyah: Perempuan Harus Pahami Hak dan Berani Tolak Kekerasan

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:49 WIB

Pemkab Tubaba Perkuat Perlindungan Hukum Perempuan dan Anak Lewat Kolaborasi Forum PUSPA

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:33 WIB

Pemkab Tubaba Matangkan Persiapan HUT ke-81 RI, Seluruh OPD Diminta Perkuat Koordinasi

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:23 WIB

Sekda Tubaba Tekankan OPD untuk Optimalisasi Program Prioritas, dan Stabilitas Fiskal

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:01 WIB

Damkar Tubaba Imbau Warga Waspada Kebakaran Saat Musim Kemarau

Senin, 3 Agustus 2026 - 09:10 WIB

Pembangunan Sekolah Rakyat di Tubaba Masuki Tahap Persiapan Teknis

Jumat, 31 Juli 2026 - 14:20 WIB

Pemkab Tubaba Identifikasi Kebutuhan SMP Karya Bhakti untuk Perbaikan Fasilitas Belajar

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

Pemkab Tubaba Mulai Gembleng Calon Paskibraka HUT Ke-81 RI di Tubaba

Senin, 3 Agu 2026 - 22:16 WIB

Tulang Bawang Barat

Ny. Ana Nadirsyah: Perempuan Harus Pahami Hak dan Berani Tolak Kekerasan

Senin, 3 Agu 2026 - 21:59 WIB