oleh

Zaidirina Harap Pj Kepalo Tiyuh Baru Bawa Perubahan

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Penjabat (Pj) Bupati Tulangbawang Barat (Tubaba) Dr Zaidirina, meminta enam Pj kepalo tiyuh yang baru dilantik dapat membawa perubahan di tiyuh yang baru definitif tersebut.

Hal itu disampaikan Zaidirina saat memberikan sambutan pada kegiatan pelantikan 6 Pj kepalo tiyuh hasil pemekaran di 3 kecamatan yang telah diterbitkan kode register desa oleh Kemendagri, di Taman Kuliner Tiyuh Kagungan Ratu, Kecamatan Tulangbawang Udik, Kamis (25/8).

Pelantikan 6 Pj kepalo tiyuh definitif tersebut berdasarkan SK Bupati Tulang Bawang Barat nomor : B/196/II.13/HK/Tubaba/2022 tentang Pengangkatan Penjabat Kepalo Tiyuh Hasil Penataan Tiyuh.

Pj Kepalo Tiyuh yang dilantik yakni Rita Utari sebagai Pj Kepalo Tiyuh Karta Raya, Abdul Manaf sebagai Pj Kepalo Tiyuh Karta Tanjung Selamat, Zainal Abidin sebagai Pj Kepalo Tiyuh Kagungan Ratu Agung, Nurhamidah sebagai Pj Kepalo Tiyuh Gading Kencana dalam kecamatan Tulangbawang Udik, selanjutnya Asrofi sebagai Pj Kepalo Tiyuh Marga Asri kecamatan Tulangbawang Tengah serta Jupriadi sebagai Pj Kepalo Tiyuh Sido Agung Kecamatan Way Kenanga.

Baca Juga  Zaidirina Komitmen Lanjutkan Program Unggulan Tubaba

“Selamat kepada penjabat kepalo tiyuh yang baru dilantik, semoga dapat menjadi pemimpin yang amanah dalam mengemban selaku penjabat kepalo tiyuh dan membawa perubahan yang lebih baik di tiyuh yang saudara pimpin,” kata Zaidirina.

Zaidirina mengajak semua elemen masyarakat untuk bersyukur. Sebab penataan tiyuh sudah dilakukan dan disetujui Kemendagri bahkan telah dikeluarkan kode register desa yang mendasari menjadi tiyuh definitif, selanjutnya penjabat kepalo tiyuh dan masyarakat dapat mengisinya dengan pembangunan dan perubahan tiyuh kearah yang lebih baik.

“Isilah dengan pembangunan, karena ini juga menjadi evaluasi dan penilaian kemendagri, tiyuh -tiyuh yang sudah ditata ini bagus nggak, tambah bagus atau tambah jelek? Sehingga kita bertanggungjawab untuk supaya tambah bagus,” ajaknya.

Ia juga mengapresiasi pihak-pihak baik kepala dinas PMT, para asisten, sekda, para camat, dan semua pihak yang telah membantu sehingga 6 tiyuh di Tubaba dapat definitif setelah menunggu hingga 7 tahunan.

Baca Juga  Siap Tangani Pasien Covid-19, Tubaba Tidak Rujuk S ke RS Lain

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu hingga tiyuh ini definitif. Dan selamat atas definitif 6 tiyuh ini, semoga dengan definitifnya tiyuh ini akan membawa kemajuan dan keberkahan bagi tiyuh dan masyarakat,” tuturnya.

Dalam moment itu, Zaidirina juga mengingatkan para Pj Kepalo tiyuh yang dilantik bahwa dirinya mengangkat menjadi Pj kepalo tiyuh tersebut berdasarkan usulan dari masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat tiyuh setempat. Bahkan, pihaknya mengaku tidak mengenal secara pribadi dengan 6 Pj kepalo yang baru dilantik.

“Saya serahkan pemilihan Pj kepalo kepada masyarakat, artinya yang mengevaluasi bagaimana kinerjanya nanti juga masyarakat. Saya juga minta Kadis DPMT juga mengevaluasi tiga bulan kedepan, jadi para Pj Kepalo harus membuat laporan apa yang telah dilakukan di tiyuhnya masing masing baik di bidang pembangunan, kemasyarakatan, sosial, budaya, keamanan, ketentraman, dan ketertiban. Sehingga nanti akan kelihatan evaluasinya,” ungkapnya.

Baca Juga  Bupati Tubaba Lantik 125 Pejabat Eselon di Lingkungannya

Dia menambahkan, para Pj Kepalo tiyuh harus aktif, tidak mengenal jam kerja, kapan pun dibutuhkan masyarakat harus siap dan kontak harus selalu aktif. Benar-benar siap mengabdi untuk masyarakat.

Jabatan Pj kepalo tiyuh, lanjut Zaidirina, maksimalnya satu tahun akan tetapi dalam satu tahun di hasil evaluasinya baik itu bisa ditambah sampai dengan kepalo tiyuh definitif hasil Pilkati dilantik. Oleh karena itu, evaluasi ini berjalan dan masyarakat menjadi penilai.

“Pelihara ketentraman, ketertiban masyarakat, berindak adil dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, melaksanakan prinsip tata kelola pemerintahan yang bersih dan bebas dari KKN, jalin hubungan kerja dengan mitra kerja yang harmonis, taati segala peraturan perundang-undangan, dan dapat menyelenggarakan administrasi tiyuh yang baik, membina, mengayomi dan melestarikan nilai-nilai sosial budaya dan adat istiadat, mengembangkan dan melestarikan lingkungan hidup, menjaga persatuan dan kesatuan, melaksanakan semua ketentuan yang berlaku bagi kepalo tiyuh,” tutupnya. (Arie/Leni)