Pemkab Tubaba Gelar Deklarasi ODF Stop BABS

Redaksi

Selasa, 27 Oktober 2020 - 21:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Pemerintah Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) melalui Dinas Kesehatan setempat mengadakan Dekralasi Open Deficationd Free (ODF) Stop Buang Air Besar Sembarangan (Stop BABS) kabupaten, berlangsung di ruang rapat bupati, Selasa (27/10).

Bupati, Umar Ahmad SP, melalui Pj Sekdakab, Novriwan Jaya SP, mengatakan Kabupaten Tubaba siap menyukseskan gerakan ODF/Stop BABS secara berkelanjutan didukung oleh 103 tiyuh (desa) di 9 kecamatan yang telah mendeklarasikan Stop BABS sesuai dengan Program Nasional Universal Acces dan SDGS 2030.

\”Salah satu isu terpenting dari program Kementerian Kesehatan dengan mencanangkan Universal Acces di tahun 2020, yaitu 100% acces sarana air bersih 0 kawasan pemukiman kumuh 100% sarana sanitasi layak yang dilanjutkan dengan Program Nasional SDGS (Substainable Development Goals) dengan melibatkan atau memberdayakan seluruh komponen masyarakat, tanpa terkecuali guna pencapaian kondisi sanitasi total berbasis masyarakat, melalui perubahan perilaku higienis,\” kata dia, saat mendeklarasikan ODF di ruang rapat bupati, dan dihadiri Kementerian Kesehatan RI diwakili oleh Eli Setiawan S.Km.M.Kes, dan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, diwakili oleh Kabid Kesmas, Uki Basuki S.Km.M.Kes secara virtual.

Baca Juga  TP-PKK Tubaba Perkuat Pemberdayaan Keluarga, Program Unggulan Jadi Rujukan Kabupaten OKI

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Umar, tujuan STBM adalah terwujudnya kondisi sanitasi total melalui pemberdayaan masyarakat, di mana seluruh komponen masyarakat mampu melaksanakan 5 pilar, yaitu tidak buang air besar sembarangan (Stop BABS), mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir (CTPS), mengelola air minum dan makanan aman  mengelola sampah rumah tangga dengan aman, dan mengelola limbah cair rumah tangga dengan aman.

\”Perilaku BABS dapat mempengaruhi kejadian penyakit berbasis lingkungan diantaranya penyakit diare, thypoid dan lain-lain. Dengan Stop BABS dapat memutuskan rantai penularan penyakit, dan dengan menerapkan pilar sanitasi total berbasis masyarakat dapat mewujudkan Kabupaten Tubaba menjadi kabupaten yang sehat,\” tuturnya.

Baca Juga  Maknai Kemerdekaan dengan Cara Berbeda, Tubaba Gerakkan Korve Serentak Bersihkan Lingkungan

Mewujudkan program Stop BABS, lanjut Umar memang bukan sesuatu yang mudah untuk dilaksanakan apalagi di situasi dan kondisi pandemi Covid-19 yang tengah melanda, khususnya di Kabupaten Tubaba dan umumnya di dunia. Akan tetapi kondisi ini tidak menyurutkan semangat untuk bekerja dan berkarya, atas dukungan dari semua pihak termasuk masyarakat itu sendiri, program Stop BABS dapat terlaksana dengan baik di tahun 2020.

\”Saya berharap tiyuh-tiyuh yang sudah ODF dengan status sanitasi layak berkelanjutan ke akses sanitasi aman, agar memanfaatkan Dana Desa yang salah satu programnya jambanisasi sekaligus bersinergi dengan OPD terkait, PMD, PUPR, PKK, camat, kepala tiyuh, kader STBM dan semua pihak supaya berperan aktif agar terwujudnya penghargaan STBM Awards di 2021,\” mintanya.

Dalam kegiatan Deklarasi ODF dihadiri Pj Sekda Novriwan Jaya, SP, Sekretaris Dinas Kesehatan Kaizar, MH, Camat Tulangbawang Tengah, Achmad Nazaruddin, serta kepalo tiyuh, dan beberapa kepala OPD terkait.

Baca Juga  Tak Mau Kecolongan, PMT Tubaba Periksa Ketat Berkas Balon Kepalo Tiyuh

\”Komitmen bersama dalam mendukung dan mencanangkan program sehat ODF ini yakni dengan tidak ada lagi yang melakukan perilaku Buang Air Besar Sembarangan, semoga ini dapat terus dilaksanakan oleh semua masyarakat di Tubaba yang didukung oleh pemerintah dan stakeholder terkait,\” katanya.

Uki Basuki berharap dengan situasi pandemi Covid-19, Kabupaten Tubaba tetap bergerak dalam melakukan program ODF sebagai salah satu pilar STBM dalam rangka menuju Universal Acces di bidang sanitasi.

\”Dengan dilakukannya Deklarasi ODF ini, kami dari Pemprov Lampung Mengucapkan terima kasih dan ucapan selamat, karena Tubaba kabupaten ODF ke-5 di Lampung. Kami berharap Kabupaten Tubaba pada 2021 mendatang dapat mengikuti STBM Award Kabupaten Sehat 2021,\” singkatnya. (Arie/len)

Berita Terkait

Pengurus Baru Pramuka Tulang Bawang Udik Resmi Dilantik, Ini Pesan Tegas Ketua Kwarcab Tubaba
Sekda Tubaba Tekankan Ketelitian Belanja Hibah dalam Penyusunan APBD 2027
DPRD Tubaba Sahkan Raperda APBD-P 2026, Busroni Tegaskan Pengawasan Tak Berhenti di Paripurna
Pramuka Tubaba Diminta Jadi Teladan, Bupati Novriwan Soroti Pangan, Disiplin, dan Penanganan Sampah Plastik
Kapolres Tubaba Ajak Pers Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas
PAD Tubaba Digenjot, Aset Daerah dan Pajak Mulai Dioptimalkan
HUT ke-25, Demokrat Tubaba Hadir Lewat Aksi Nyata di Tengah Masyarakat
Bupati Tubaba: Hilangkan Sekat, Satukan Komando untuk Percepat Pembangunan

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 14:39 WIB

Antrean Solar Meluas, DPRD Lampung Dorong Penambahan Kuota BBM Bersubsidi

Sabtu, 12 September 2026 - 17:15 WIB

Gubernur Mirza: Pemimpin Harus Pahami Pasal 33 UUD 1945 untuk Sejahterakan Rakyat

Jumat, 11 September 2026 - 19:03 WIB

Pemprov Lampung Bentuk FKLPID, Perkuat Sinergi Dunia Industri dan Pendidikan

Jumat, 11 September 2026 - 18:53 WIB

98 Kepala Sekolah di Lampung Resmi Dilantik, Sejumlah Jabatan Dirotasi

Jumat, 11 September 2026 - 01:50 WIB

APBD Perubahan 2026 Lampung Difokuskan Perkuat Program Prioritas dan Pertumbuhan Ekonomi

Jumat, 11 September 2026 - 01:48 WIB

Gubernur Mirza Dorong KDMP Pangkas Rantai Distribusi Beras di Lampung

Jumat, 11 September 2026 - 01:45 WIB

Pemprov Lampung Lepas 57 Kafilah MTQ Nasional XXXI ke Jawa Tengah

Jumat, 11 September 2026 - 01:43 WIB

Pemprov Lampung Gelar Salat Istisqa di Tengah Kemarau dan Erupsi Gunung Anak Krakatau

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

Sekda Tubaba Tekankan Ketelitian Belanja Hibah dalam Penyusunan APBD 2027

Jumat, 11 Sep 2026 - 20:41 WIB