BERBAGI

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Seorang perempuan inisal S (63) warga Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan terkonfirmasi positif Covid-19 dan meninggal dunia pada 4 November 2020.

Sebelum meninggal, pasien S (P-29) dirujuk dari klinik Asih Medika Indraloka Jaya tanggal 28 Oktober 2020, sebelum dilakukan penanganan medis, pasien terlebih dahulu dilakukan rapid test dan hasilnya reaktif sehingga kembali dirujuk ke RSUD Tubaba.

“Sehubungan dengan KK dan KTP Sumatera Selatan, test swab dilaksanakan menunggu dokumen. Dan sample swab mulai diambil tanggal 2 dan 3 November 2020. Pada masa itu, pasien tetap dirawat di RSUD Tubaba atas permintaan keluarganya. Selama dirawat pasien ditunggu keluarganya asal Indraloka Jaya dan Indraloka II,” kata Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Tubaba, Eri Budi Santoso, Senin (9/11).

Setelah mendapatkan perawatan medis di RSUD Tubaba selama 8 hari, pada 4 November 2020 pasien S meninggal dunia. Sementara hasil swab belum keluar.

“Karena belum keluar hasil swabnya, almarhumah dimakamkan dengan prosesi normal di Tiyuh Indraloka II Kecamatan Way Kenanga. Prosesi pemakamannya dengan catatan dan perjanjian keluarga dengan RSUD Tubaba, yakni dilaksanakan oleh keluarga tanpa melibatkan orang luar. Dan ini pun sudah dilakukan koordinasi dengan kepalo tiyuh, keluarga dan masyarakat, mereka setuju,” ulasnya.

Berselang sehari dari meninggalnya pasien S, berdasarkan hasil swab Labkesda Provinsi Lampung tanggal 5 November 2020, pasien S dinyatakan konfirmasi positif Covid-19. Dan hasil swab tanggal 5 November ini baru diterima laporannya oleh Dinkes Tubaba pada 8 November 2020.

“Tim Satgas Covid-19 melalui Dinas Kesehatan akan melakukan tracking terhadap orang-orang yang mempunyai riwayat kontak erat dengan pasien,” tuturnya.

Selain ada penambahan kasus dari warga Indralaya Utara tersebut, Pemkab Tubaba juga menangani satu kasus baru Covid-19 inisial S (29) pasien 30 warga Tiyuh Makarti, Kecamatan Tumijajar Kabupaten Tubaba.

“Untuk pasien S dari Tiyuh Makarti, tim satgas Covid-19 tengah menelusuri riwayat/perjalanan pasien. Sebab hingga saat ini dari Puskemas setempat baru memberikan laporan kepada kami bahwa S adalah pelaku perjalanan,” tambah salah satu Kabid di Dinkes Tubaba saat dikonfirmasi riwayat perjalanan pasien S asal Makarti melalui sambungan ponselnya.

Hingga saat ini, total pasien terkonfirmasi positif di kabupaten yang tengah menjalani perawatan dan isolasi di rumah sakit sebanyak 3 orang.

“Saat ini total pasien yang sedang menjalani isolasi sebanyak 3 orang dengan rincian sebanyak 2 orang di RSUD Tubaba dan 1 orang di RS Immanuel Bandarlampung. (Arie/len)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here