BERBAGI
Foto: Camat Sekincau, Agus Setiawan.

Liwa (Netizenku.com): Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, mengapresiasi masyarakat Kelurahan Sekincau, Kecamatan Sekincau, Lampung Barat, yang menerima jenazah Covid-19 dengan baik.

Camat Sekincau, Agus Setiawan, mengatakan bahwa perkembangan terakhir, pasien berinisial S, yang merupakan warga setempat meninggal dunia akibat Covid-19 di RS Abdul Moeloek. Rencana awal pemakaman akan dilakukan di Bandarlampung.

“Tetapi rencana tersebut berubah, bahwa S akan dimakamkan di pemakaman umum kelurahan Sekincau,” kata Agus.

Hal itu dikarenakan kesadaran masyarakat yang cukup tinggi. Dengan tangan terbuka jenazah almarhum diperbolehkan dimakamkan di kampung halaman. Pemakaman juga sudah mendapatkan restu keluarga, aparat Pekon, serta aparat kecamatan dan bupati.

“Karena semua unsur masyarakat menerima dan mendukung S dimakamkan di sini (Sekincau,red), maka akan kita terima dengan tangan terbuka, dan kami sudah menyiapkan lubang lahatnya,” jelasnya.

Sementara proses pemakaman akan tetap dilakukan oleh petugas dari Bandarlampung. Ia juga mengatakan keluarga dan masyarakat telah setuju untuk menyaksikan proses pemakaman dari jauh.

Sementara, Bupati Parosil Mabsus, memberikan apresiasi atas jiwa besar, rasa kekeluargaan, dan jiwa gotong-royong masyarakat Sekincau dan Lampung Barat secara umum. Mengingat kerapnya jenazah pasien covid-19 mendapatkan penolakan, keterbukaan sosial di Sekincau perlu diapresiasi.

“Ini fardhu kifayah, kita semua harus melakukan dan menerima semua ketentuan Allah SWT, dan apa yang ditunjukkan masyarakat saya, dengan hati besar menerima keluarganya yang tertimpa musibah, saya berikan apresiasi sebesar-besarnya kepada semu pihak,” kata Parosil.

Orang nomor satu di Lampung Barat tersebut meminta masyarakat untuk tetap tenang, tidak panik, dan tidak mudah terprovokasi dengan informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

“Saya mengajak kita untuk selalu berikhtiar dan berdoa, semoga wabah penyakit ini cepat sirna, jaga imunitas tubuh dengan tidak panik, dan jangan percaya dengan informasi yang tidak pasti kebenarannya,” tandas Parosil. (Iwan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here