KPN Sai Betik Lampung Barat: Tanpa Rapat, Tanpa Sepakat Iuran Naik Seenaknya

iwan

Kamis, 2 April 2026 - 15:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Iwan Setiawan, NK.

Iwan Setiawan, NK.

Di koperasi yang katanya milik bersama, rasa memiliki itu memang unik. Berlaku saat setor iuran, hilang saat bicara hak. Jadi anggota serasa punya rumah … tapi cuma boleh bayar listriknya saja.

Lampung Barat (Netizenku.com): Koperasi Pegawai Negeri (KPN) Sai Betik Lampung Barat kembali unjuk gigi. Tanpa rapat anggota, tanpa diskusi, iuran wajib langsung dinaikkan 100 persen mulai April 2026. Keputusan kilat ini membuktikan satu hal: musyawarah itu penting … tapi tampaknya tidak wajib.

Rapat anggota yang katanya jadi “kekuasaan tertinggi” mungkin sekarang sudah berubah fungsi. Bukan lagi tempat mengambil keputusan, tapi sekadar legenda organisasi, sering disebut, jarang terjadi.

Baca Juga  Bau Ikan Busuk dari Dapur MBG

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selama ini anggota juga belum pernah merasakan yang namanya bagi hasil. Jadi alurnya sederhana: setor jalan terus, hasilnya jalan di tempat. Kalau pun ada yang butuh dana dan meminjam, bunganya malah lebih tinggi dari bank. Ini koperasi rasa pinjol, tapi tanpa notifikasi harian, langsung kerasa di kantong.

Dan yang paling bikin geleng-geleng kepala, saat anggota memutuskan berhenti, yang harusnya jadi momen panen setelah puluhan tahun “menanam”, yang terjadi malah sebaliknya. Uang yang disetor bertahun-tahun bukannya berkembang, setoran wajib saja tidak kembali utuh 100 persen. Ibarat nabung di celengan, pas dipecah, isinya bukan nambah … malah berkurang. Ini konsep baru dalam dunia keuangan: investasi rasa ilusi.

Baca Juga  Gubernur Mirza Sepatutnya “Bantu” Presiden Prabowo

Jadi posisi anggota ini sebenarnya apa? Pemilik? Penyumbang tetap? Atau donatur tanpa plakat penghargaan?

Logika sederhananya begini: kalau iuran naik, pelayanan dan manfaat juga harus ikut naik. Tapi di sini, yang naik cuma angka setoran. Hak anggota? Masih setia di posisi “segera hadir”. Bahkan mungkin masih loading.

Kadang rasanya seperti langganan layanan premium yang fiturnya tidak pernah dibuka. Bayar terus, nikmatnya nanti dulu. Dan “nanti”-nya itu entah kapan—mungkin menunggu koperasi ini benar-benar ingat bahwa mereka punya anggota, bukan cuma saldo.

Baca Juga  Henry Yosodiningrat Khawatir Keselamatan Tersangka Febri Adriansyah

Pada akhirnya, koperasi ini mengajarkan kita satu hal penting: transparansi itu bukan sekadar slogan di spanduk. Dan kepercayaan, sekali retak, susah ditambal, meskipun iurannya sudah dinaikkan dua kali lipat.

Ya semoga saja ke depan ada perubahan. Minimal, kalau uang anggota belum bisa bertambah, jangan sampai logikanya ikut berkurang. Karena kalau itu yang terjadi, yang tersisa dari koperasi ini tinggal satu: kewajiban … tanpa kejelasan. (*)

Berita Terkait

Henry Yosodiningrat Khawatir Keselamatan Tersangka Febri Adriansyah
Mukhlis Basri Perjuangkan Peningkatan Bandara M. Taufiq Kiemas dan Pelabuhan Kuala Stabas di DPR RI
Anak Kembar dari Keluarga Kurang Mampu Asal Krui Lolos ke UI, Mukhlis Basri Berikan Apresiasi Langsung
POP III Lampung Barat Jadi Ajang Persiapan Porprov 2026
Gubernur Mirza Sepatutnya “Bantu” Presiden Prabowo
Menelisik Jejak Kaki-Tangan Dadan Cs di MBG Lampung
Bau Ikan Busuk dari Dapur MBG
Hapkido Lampung Barat Borong 14 Medali pada Try Out Porprov

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:14 WIB

Guru PPPK Keluhkan Penempatan, DPRD Lampung Minta Pemerintah Bertindak

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:58 WIB

Gibran, Teknologi dan Budaya Harus Berjalan Selaras

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:49 WIB

Soroti Hibah Rp35 Miliar untuk Kejati, DPRD Lampung Desak Pemprov Utamakan Kepentingan Masyarakat

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:28 WIB

DPRD Lampung, Jalan Mulus Dorong Wisata Lampung Makin Kompetitif

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:04 WIB

Komisi II DPRD Lampung Minta Praktik Meracun Ikan dengan Putas Ditindak Tegas

Rabu, 15 Juli 2026 - 15:13 WIB

Warga Bangun Swadaya Jembatan Waykubu, DPRD Lampung Desak Pembangunan Permanen

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:07 WIB

Wagub Jihan Lepas Dua Paskibraka Nasional Asal Lampung

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:04 WIB

Gubernur Lampung, SDM Kunci Kemajuan Lampung

Berita Terbaru

Pringsewu

Pemkab Pringsewu dan Ainet Gelar Nobar Piala Dunia 2026

Kamis, 16 Jul 2026 - 18:26 WIB

Tulang Bawang Barat

Pemkab Tubaba Targetkan Pendapatan Daerah Rp1,758 Triliun pada 2027

Kamis, 16 Jul 2026 - 18:18 WIB

Tulang Bawang Barat

DPRD Tubaba Terima KUA-PPAS APBD 2027, Pendapatan Diproyeksi Rp1,75 Triliun

Kamis, 16 Jul 2026 - 18:04 WIB