Iuran KPN Naik, PDAM Mandek, Sampah Membusuk, Warga Lambar Dipaksa Maklum

iwan

Minggu, 5 April 2026 - 19:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Di negeri kecil yang gemar merawat kata “kebersamaan”, ada tradisi yang terus lestari yakni beban dipikul ramai-ramai, hasilnya dinikmati sebagian.

Lampung Barat (Netizenku.com): Iuran KPN kembali naik. Sebuah kabar yang selalu dibungkus dengan bahasa penuh harapan seperti peningkatan layanan, penguatan organisasi, dan tentu saja kesejahteraan anggota. Kalimatnya terdengar seperti janji masa depan, tapi rasanya seperti cicilan yang tak pernah lunas.

Yang duduk di kursi pengurus tampak makin nyaman, sementara yang berdiri di barisan anggota hanya bisa menyesuaikan diri. Kalau tidak kuat, ya dianggap belum cukup ikhlas. Transparansi dibicarakan, tapi lebih sering terasa seperti kaca buram, ada bentuknya, tapi sulit dilihat isinya.

Baca Juga  Viral Jalan Rusak, Sepi Tanggung Jawab: Alarm Keras untuk Evaluasi Kabinet

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Air PDAM juga tak mau kalah memainkan peran. Ia hadir sebagai konsep, bukan kenyataan. Mengalirnya sporadis, hilangnya konsisten. Warga jadi terbiasa membuka keran dengan harapan, lalu menutupnya dengan pasrah. Yang mengalir justru tagihan. Lancar, tepat waktu, tanpa pernah absen. Sebuah ironi yang terlalu sering terjadi sampai kehilangan daya kejutnya.

Baca Juga  Pemkab Lambar Siap Terapkan WFH Setiap Jumat, Tunggu Aturan Resmi

Sampah? Ia barangkali satu-satunya yang benar-benar setia. Tidak pernah ingkar janji, selalu ada, dan bahkan bertambah. Di pinggir jalan, di selokan, di sudut-sudut yang dulu bersih semuanya kini jadi saksi bahwa urusan dasar saja bisa terasa terlalu rumit untuk diselesaikan. Bau yang menyengat bukan lagi sekadar gangguan, tapi semacam alarm yang terus berbunyi, meski tak banyak yang benar-benar bangun.

Semua ini seperti drama yang dipentaskan berulang-ulang. Alurnya bisa ditebak, tokohnya itu-itu saja, dan penontonnya ya masyarakat sendiri. Masyarakat diminta tetap duduk manis sampai akhir, meski tahu ceritanya tak pernah benar-benar selesai.

Baca Juga  Mukhlis Basri, Dapat Penugasan Baru Sebagai Ketua Ranting

Dan yang paling menarik, di tengah semua kejanggalan ini, selalu ada ajakan untuk memaklumi. Seolah-olah kritik adalah gangguan, dan diam adalah bentuk kedewasaan. Padahal, mungkin yang justru dibutuhkan bukan tambahan kesabaran, tapi sedikit keberanian untuk bilang, “ada yang salah, dan itu tidak seharusnya dibiarkan”. (*)

Berita Terkait

Saat Struktur Lebih Gemuk dari Kinerja: Lampung Barat Butuh Perombakan
KPN Sai Betik Lampung Barat: Tanpa Rapat, Tanpa Sepakat Iuran Naik Seenaknya
Pemkab Lambar Siap Terapkan WFH Setiap Jumat, Tunggu Aturan Resmi
SMAN 1 Liwa Ditarget Masuk Lima Besar Sekolah Unggulan di Lampung
Viral Jalan Rusak, Sepi Tanggung Jawab: Alarm Keras untuk Evaluasi Kabinet
Lampung Barat Banget: ASN Jadi ATM? TPP Dipotong, Iuran Koperasi Mau Dilipatgandakan
PD Aisyiyah Lampung Barat Gelar Pasar Murah dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis
Mukhlis Basri, Dapat Penugasan Baru Sebagai Ketua Ranting

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 16:53 WIB

Wagub Lampung Dorong Percepatan Penanganan TBC dan Renovasi Rumah Pasien

Selasa, 14 April 2026 - 12:35 WIB

Wagub Lampung Dampingi Wamenkes Tinjau Puskesmas, Perkuat Penanganan TBC

Senin, 13 April 2026 - 20:56 WIB

SPMB Lampung 2026 Dirombak, Jalur Domisili Kini Berbasis Akademik

Senin, 13 April 2026 - 15:35 WIB

DPRD Lampung Dalami Dugaan Kelalaian RSIA Puri Betik Hati

Senin, 13 April 2026 - 15:25 WIB

DPRD Lampung Dorong Pemerataan Ekonomi Daerah

Jumat, 10 April 2026 - 21:54 WIB

Ketua DPRD Lampung Tekankan Kualitas Proyek Jalan Jabung–Labuhan Maringgai

Jumat, 10 April 2026 - 21:49 WIB

Direktur BPJS Kesehatan Tinjau Layanan RSUD Abdul Moeloek

Jumat, 10 April 2026 - 14:01 WIB

Pemprov Lampung dan KLH Perkuat Pengelolaan Sampah Terpadu

Berita Terbaru

Pringsewu

Bupati Pringsewu Canangkan Desa Cantik

Rabu, 15 Apr 2026 - 12:03 WIB

Pringsewu

Pemkab Pringsewu Dukung Ranperda Fasilitasi Pesantren

Selasa, 14 Apr 2026 - 20:42 WIB

Pesawaran

BPS Pesawaran Canangkan Desa Cantik 2026

Selasa, 14 Apr 2026 - 18:14 WIB