MBG Lampung 2026 Diprediksi Datangkan Rp12 Triliun

Redaksi

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sarasehan Sekber konstituen Dewan Pers Provinsi Lampung. (Foto: Sekber)

Sarasehan Sekber konstituen Dewan Pers Provinsi Lampung. (Foto: Sekber)

Bila pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tahun 2025 telah memasukkan anggaran Rp9 triliun ke Lampung, maka tahun ini Kepala Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penyelenggaraan MBG, Saipul, memprediksi akan beredar anggaran Rp12 triliun pada satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) di Lampung.

(Netizenku.com): Pernyataan itu menanggapi pemaparan yang disampaikan salah satu Komisioner Sekber (Sekretariat Bersama) tiga konstituen Dewan Pers Provinsi Lampung, Hendri Std, pada Sarasehan bertajuk “Lampung Mau Dibawa Ke Mana?” Yang dihelat di Hotel Radisson, Senin (11 Mei 2026).

Dalam uraiannya Hendri mengomparasi antara anggaran Rp1 triliun hasil utang yang digunakan Pemprov Lampung untuk membangun infrastruktur jalan pada tahun ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain Gubernur dan Wakil Gubernur turun langsung memantau pelaksanaan pengerjaan pembangunannya, kepala daerah beserta perangkatnya juga harus memikirkan cara membayar utang tersebut beserta bunganya.

“Ini menjadi pekerjaan rumah (PR) tersendiri bagi Pemprov Lampung. Sementara ada anggaran besar dari MBG setiap bulan masuk ke Lampung melalui SPPG dan statusnya bukan hutang.

Baca Juga  Wagub Jihan Targetkan Lampung Jadi Pilot Project Eliminasi TBC Nasional

Lantas bagaimana upaya pemerintah daerah memanfaatkan aliran dana besar tersebut agar benar-benar bermanfaat bagi masyarakat dan daerah Lampung, bukan hanya sekadar numpang lewat lalu secara cepat uangnya ke luar lagi dari Lampung?” urai Hendri.

Dalam penjelasannya Saipul menyampaikan, Gubernur Mirza sudah bersurat kepada Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana, untuk melakukan MoU.

“Atas usulan Gubernur Lampung, MoU itu berisikan mewajibkan seluruh SPPG untuk bermitra dengan lembaga ekonomi setempat. Seperti koperasi, BumDes, gapoktan, dan UMKM. Ini baru Lampung yang pertama kali mengusulkan. Sekarang suratnya sudah masuk ke BGN,” kata Saipul.

Dengan terjalinnya kemitraan antara SPPG dengan berbagai lembaga ekonomi tersebut diharapkan uang dari MBG bisa juga dinikmati oleh pelaku ekonomi lokal.

Saipul mengungkapkan, tidak akan terjadi kemitraan serupa itu bila tidak diwajibkan. “Saya punya pengalaman langsung tentang itu. Sebagai ketua satgas saya pernah memfasilitasi upaya kemitraan di Lampung Timur. Saat itu ada BUMDes yang siap memasok kebutuhan pangan untuk MBG. Tetapi SPPG-nya menolak karena sudah menjalin kerja sama dengan pihak lain. Itu fakta di lapangan,” terangnya.

Baca Juga  Menelisik Jejak Kaki-Tangan Dadan Cs di MBG Lampung

Oleh karena itu, imbuh Saipul, melalui Satgas MBG Lampung yang berisikan berbagai OPD (organisasi perangkat daerah) nantinya akan aktif memberi pembinaan kepada lembaga-lembaga ekonomi setempat.

Tujuannya agar lembaga ekonomi lokal memiliki kemampuan memenuhi kebutuhan SPPG setelah kemitraan itu nantinya bisa terwujud. “Gubernur sangat konsen akan hal ini,” katanya.

Tiga ketua asosiasi media siber membacakan pakta integritas Sekretariatan Bersama. (Foto: Sekber)

Keberpihakan Ekonomi Lokal

Pada bagian lain Donny Irawan, yang juga Komisioner Sekber, menyoroti nasib para produsen telur lokal yang harus bersaing dengan membanjirnya telur dari luar Lampung.

“Banyak produsen telur di Lampung mengeluhkan masifnya distribusi telur dari luar, contohnya Palembang. Kalau SPPG cenderung membuka kerja sama dengan pihak luar, akhirnya produsen telur lokal yang dirugikan. Padahal dari segi harga produsen lokal sangat bisa bersaing. Sebenarnya juga telur dari kita sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan SPPG di Lampung,” terangnya.

Baca Juga  Porsi Menu MBG Lampung Jauh Panggang dari Api

Dirinya juga menyambut baik niatan Pemprov Lampung yang mendorong terwujudnya kemitraan antara SPPG dan lembaga ekonomi setempat, sehingga pada akhirnya akan terbentuk ekosistem ekonomi lokal.

Sementara Ahmad Novriwan, selaku Komisioner Sekber, mengungkapkan bahwa Sekber yang mewadahi ketiga asosiasi media siber konstituen Dewan Pers di Lampung ini, akan memberi perhatian terhadap banyak hal yang menyangkut kepentingan publik secara luas.

“Fokus kami ke MBG ini sebagai langkah awal. Sekber juga nantinya akan menyoroti berbagai topik, semisal perkara tambang liar, kebijakan pemerintah dan persoalan publik lainnya,” paparnya.

Dia menegaskan pemerintah atau pihak lain tidak perlu merisaukan langkah yang akan diambil Sekber. “Kalau kebijakan dan pembangunan sudah sesuai ketentuan ya tidak perlu resah.

Karena kami hanya ingin mendudukkan persoalan pada tempatnya. Kecuali yang bersangkutan memang merasa sudah melenceng dari jalurnya. Tentu kami akan bersikap,” pungkas wartawan senior ini, sambil berharap masyarakat dapat turut berpartisipasi dalam melakukan kontrol sosial. (*)

Berita Terkait

Sekber Konstituen Dewan Pers Sukses Gelar Sarasehan Jilid II Terkait Pajak
Momen Presiden Prabowo Naik Maung Garuda Sapa Pelajar Bandar Lampung
Antusiasme Warga dan Siswa Sambut Presiden Prabowo di Stadion Pahoman Bandar Lampung
BPK Lampung Siap Dukung HPN dan Porwanas 2027
Ketua MPR Ahmad Muzani Nikmati Pindang Salmon Khas Lampung
DPRD Lampung, Koperasi Merah Putih Harus Berpihak ke Petani
Lampung Siap Bangun 2 Pabrik Bioetanol, Harga Singkong Petani Bakal Melambung Tinggi
Lampung Jadi Pilot Project Bioetanol Nasional, Siap Pasok 10 Persen Kebutuhan E10 Indonesia

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:27 WIB

Sekber Konstituen Dewan Pers Sukses Gelar Sarasehan Jilid II Terkait Pajak

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:34 WIB

Momen Presiden Prabowo Naik Maung Garuda Sapa Pelajar Bandar Lampung

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:40 WIB

BPK Lampung Siap Dukung HPN dan Porwanas 2027

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:35 WIB

Ketua MPR Ahmad Muzani Nikmati Pindang Salmon Khas Lampung

Selasa, 9 Juni 2026 - 22:22 WIB

DPRD Lampung, Koperasi Merah Putih Harus Berpihak ke Petani

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:05 WIB

Lampung Siap Bangun 2 Pabrik Bioetanol, Harga Singkong Petani Bakal Melambung Tinggi

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:22 WIB

Lampung Jadi Pilot Project Bioetanol Nasional, Siap Pasok 10 Persen Kebutuhan E10 Indonesia

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:36 WIB

Kisruh Verifikasi Domisili SPMB Lampung 2026, Ribuan Calon Siswa Terancam Gagal Masuk SMAN

Berita Terbaru

Pringsewu

Wabup Pringsewu Pimpin Persiapan Gugus Tugas Reforma Agraria

Rabu, 10 Jun 2026 - 20:03 WIB

Pringsewu

Pemkab Pringsewu Percepat Implementasi Cek Kesehatan Gratis

Rabu, 10 Jun 2026 - 20:00 WIB

Tulang Bawang Barat

DPRD Tubaba Sidak Proyek Irigasi Rp48,35 Miliar yang Diduga Bermasalah

Rabu, 10 Jun 2026 - 14:46 WIB